Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kemarau 2026 Diprediksi Mulai April, BMKG Jelaskan Perbedaan Pola Musim RI

Kemarau 2026 Diprediksi Mulai April, BMKG Jelaskan Perbedaan Pola Musim RI

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Musim kemarau 2026 Indonesia diperkirakan mulai berlangsung bertahap sejak April, terutama di wilayah selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prediksi tersebut setelah memantau tren penurunan curah hujan di sejumlah wilayah.

Wilayah selatan seperti Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara diproyeksikan mengakhiri musim hujan pada periode Februari hingga Maret 2026. Setelah fase tersebut, wilayah ini memasuki masa peralihan sebelum kemarau berlangsung penuh hingga sekitar September.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa kondisi geografis Indonesia memengaruhi perbedaan pola musim. Karena itu, BMKG tidak menetapkan satu jadwal musim yang sama untuk seluruh daerah.

“Wilayah selatan umumnya mulai masuk musim kemarau sejak April dan berlanjut sampai September,” kata Faisal saat ditemui di Jakarta.

BMKG juga memprediksi musim hujan kembali datang pada Oktober 2026. Pergeseran angin monsun dan meningkatnya aktivitas atmosfer mendorong pembentukan awan hujan pada periode tersebut.

Perbedaan Musim Kemarau 2026 Indonesia di Wilayah Ekuator

Wilayah dekat garis ekuator menunjukkan pola musim yang berbeda. Daerah seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mengalami dua kali musim hujan dan dua kali musim kemarau dalam satu tahun.

Saat ini, beberapa wilayah di Sumatra bagian utara mulai memasuki fase awal kemarau. Kondisi ini belum memicu kekeringan ekstrem. BMKG masih melihat potensi hujan muncul kembali pada April hingga Juni sebelum fase kering berikutnya.

BMKG menilai letak geografis, topografi wilayah, dan sirkulasi angin regional memengaruhi perbedaan musim antarwilayah. Perbedaan ini berdampak langsung pada sektor pertanian, pengelolaan air, serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, BMKG mengingatkan bahwa awal musim kemarau tidak selalu identik dengan cuaca panas ekstrem. Beberapa daerah masih berpotensi mengalami hujan lokal akibat pengaruh kelembapan udara dan kondisi atmosfer setempat.

BMKG mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk rutin memantau prakiraan cuaca resmi. Informasi tersebut membantu perencanaan aktivitas dan mitigasi risiko selama musim kemarau 2026 Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda NTB ungkap kasus narkoba dan sita sabu serta uang Rp3 miliar

    Polda NTB Narkoba Rilis Sabu dan Uang Tunai Kasus AKBP Didik

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Mataram, (duasatunews.com) — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menampilkan barang bukti sabu dan uang tunai hasil sitaan dari pengungkapan sejumlah kasus narkoba, termasuk perkara yang melibatkan AKBP Didik Putra Kuncoro. Dengan demikian, publik dapat melihat secara langsung hasil kerja aparat penegak hukum. Pengungkapan Ratusan Kasus Narkotika Awal 2026 Kapolda NTB Edy Murbowo menjelaskan bahwa jajaran […]

  • pejabat nyaris telanjang China di tengah pengawasan antikorupsi pemerintah Beijing

    China Kunci Karier Pejabat Berkoneksi Luar Negeri, Kategori “Nyaris Telanjang” Jadi Target Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BEIJING,Duasatunews.com — Pemerintah China memperketat pengawasan terhadap pejabat negara yang memiliki anggota keluarga di luar negeri. Kebijakan ini tidak lagi hanya menyasar “pejabat telanjang”, tetapi juga menargetkan kategori baru yang disebut “quasi-naked officials” atau pejabat nyaris telanjang. Langkah ini menutup peluang promosi dan memicu pencopotan jabatan. Otoritas China dalam setahun terakhir melakukan inspeksi langsung ke lembaga […]

  • Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Rawamangun Jakarta Timur

    Ruang Tumbuh dan Kiprah Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Ibu Kota

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, berkembang sebagai ruang hidup mahasiswa dari berbagai daerah. Selain berfungsi sebagai kawasan hunian, wilayah ini juga menjadi pusat aktivitas akademik dan organisasi mahasiswa perantauan, termasuk mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra). Mahasiswa Sulawesi Tenggara yang berasal dari 17 kabupaten dan kota memilih Rawamangun sebagai tempat berproses. Mereka datang untuk […]

  • aksi nyata Pemuda 21 bangun SDM Sulawesi Tenggara melalui sosialisasi pendidikan

    Aksi Nyata Pemuda 21 Bangun SDM Sulawesi Tenggara Lewat Sosialisasi Pendidikan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 275
    • 0Komentar

    KONAWE, duasatunews.com – Pemuda 21 bangun SDM Sulawesi Tenggara melalui langkah konkret di bidang pendidikan. Organisasi kepemudaan ini kembali menggelar sosialisasi pendaftaran mahasiswa baru bagi pelajar SMA di Kabupaten Konawe. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada pertengahan Februari dan menyasar siswa kelas akhir. Program ini berada di bawah koordinasi Sarini Abdullah, kader Pemuda 21. Ia memimpin […]

  • Bupati Tapsel Bongkar 11 Nama Bos Penebang Pohon, Kemenhut Segel Empat Lokasi Ilegal

    Bupati Tapsel Bongkar 11 Nama Bos Penebang Pohon, Kemenhut Segel Empat Lokasi Ilegal

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 368
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN,Duasatunews.com — Isu pembalakan liar di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan terus menyedot perhatian publik. Bupati Tapanuli Selatan secara terbuka mengungkap sedikitnya 11 nama yang diduga terlibat dalam penebangan pohon ilegal. Sejalan dengan itu, Kementerian Kehutanan mencatat 12 subjek hukum yang terindikasi terlibat dalam aktivitas serupa. Temuan tersebut memperkuat […]

  • pemuda Indonesia dan harapan masa depan

    Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 352
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Masa depan terus memanggil kita—pelan, tetapi pasti. Ia bukan sekadar waktu yang belum tiba, melainkan ruang harapan yang menunggu untuk kita perjuangkan. Di sanalah impian-impian yang belum terwujud bersembunyi, menanti keberanian kita untuk menjemputnya. Namun, masa depan tidak pernah menawarkan jalan yang mudah. Sering kali ia tampak jauh, terasa menakutkan, bahkan terlihat […]

expand_less