Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Dipakai AS Serang Iran

Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Dipakai AS Serang Iran

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Spanyol tolak pangkalan AS yang diminta Washington untuk operasi militer terhadap Iran di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Keputusan ini memicu ketegangan diplomatik antara Madrid dan Washington.

Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat yang ingin menggunakan pangkalan militer di wilayahnya sebagai basis serangan terhadap Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump langsung merespons keputusan tersebut. Ia bahkan mengancam akan memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol.

Spanyol Tolak Pangkalan AS dan Tegaskan Sikap

Wakil Perdana Menteri Spanyol Maria Jesus Montero menegaskan pemerintahnya tidak akan tunduk pada tekanan dari pihak mana pun, termasuk sekutu dekat seperti Amerika Serikat.

“Kami tentu saja tidak akan menjadi bawahan siapa pun. Kami tidak akan menoleransi ancaman apa pun dan kami akan mempertahankan prinsip-prinsip kami,” kata Montero kepada wartawan.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga menegaskan bahwa negaranya tidak akan terlibat dalam konflik yang berpotensi memperluas perang di Timur Tengah.

Ia memperingatkan bahwa konflik yang semakin meluas dapat memicu krisis global jika lebih banyak negara ikut terlibat secara langsung.

Trump Ancam Putus Perdagangan

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan pemerintahannya dapat memutus seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol.

“Kita akan memutus seluruh perdagangan. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,” kata Trump di Gedung Putih.

Namun Trump belum menjelaskan secara rinci bagaimana kebijakan tersebut akan dijalankan. Ia hanya menyebut pemerintah AS bisa menghentikan hubungan bisnis dengan Spanyol kapan saja.

Trump bersama Menteri Keuangan Scott Bessent juga menyatakan pemerintah AS memiliki dasar hukum untuk memberlakukan embargo terhadap produk impor dari Spanyol.

Meski demikian, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer belum memastikan apakah pemerintah akan benar-benar menjalankan kebijakan tersebut.

Dampak Kebijakan terhadap Uni Eropa

Banyak pengamat menilai rencana pembatasan perdagangan terhadap Spanyol tidak mudah diterapkan.

Uni Eropa menerapkan sistem pergerakan bebas barang di antara 27 negara anggotanya. Jika Amerika Serikat menekan satu negara anggota, langkah tersebut berpotensi memicu konflik dagang yang lebih luas dengan Uni Eropa.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayatollah Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran

    Operasi Intelijen Presisi Ungkap Jejak Terakhir Ayatollah Khamenei

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 184
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Amerika Serikat dan Israel mengumumkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Minggu, setelah militer kedua negara melancarkan serangan presisi ke pusat kepemimpinan Iran di Teheran. Media pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi kabar tersebut. Serangan itu menewaskan Khamenei bersama sejumlah anggota keluarga dan pengawalnya. Pemerintah Iran langsung menunjuk Presiden Masoud Pezeshkian serta dua pejabat […]

  • debut Dion Markx Persib Bandung di Super League

    Debut Dion Markx Persib Warnai Kemenangan atas Persita

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bandung, (duasatunews.com) — Debut Dion Markx Persib Bandung akhirnya terjadi ketika Pangeran Biru mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 pada lanjutan Super League 2025–2026. Laga ini sekaligus menjadi penampilan perdana pemain muda berlabel Timnas Indonesia tersebut bersama klub barunya. Persib menjamu Persita di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2). Sejak awal laga, Persib tampil […]

  • Sidang Nadiem Disoroti Pakar Hukum UGM: Memperkaya Itu Bisa Diri Sendiri, Orang Lain, atau Korporasi

    Sidang Nadiem Disoroti Pakar Hukum UGM: Memperkaya Itu Bisa Diri Sendiri, Orang Lain, atau Korporasi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 307
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook kembali memantik perhatian publik. Perkara ini menyangkut penggunaan anggaran pendidikan yang bersumber dari uang negara, sehingga hasilnya berdampak langsung pada kualitas layanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Perhatian menguat setelah terdakwa Nadiem Makarim menyampaikan nota keberatan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/2026). Dalam eksepsinya, […]

  • Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kebijakan pemberian bonus besar kepada atlet peraih medali SEA Games kembali mengundang perhatian publik. Di tengah kebutuhan pembenahan pembinaan olahraga nasional, pemerintah menyiapkan insentif hingga Rp1 miliar bagi atlet peraih emas. Kebijakan ini dinilai berdampak langsung pada masa depan atlet dan arah prioritas anggaran negara. Isu ini menguat karena Indonesia baru menutup […]

  • Jepang bangun sistem rudal di Pulau Yonaguni Okinawa

    Jepang Tetap Bangun Rudal Dekat Taiwan Meski Diperingatkan China

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 223
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Pemerintah Jepang tetap melanjutkan rencana penguatan pertahanan udara di pulau terpencil dekat Taiwan. Meski demikian, langkah ini menuai peringatan keras dari China. Namun, Tokyo menegaskan kebijakan tersebut akan terus berjalan. Kementerian Pertahanan Jepang menargetkan penempatan sistem rudal itu pada awal dekade 2030-an. Dengan demikian, pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi menegaskan arah penguatan postur […]

  • Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Krisis identitas pers Indonesia semakin menguat seiring derasnya arus digitalisasi dan dominasi media sosial. Perubahan ekosistem informasi menekan peran jurnalis dalam menjaga kebenaran dan kepentingan publik. Akibat tekanan tersebut, pers nasional kini menghadapi pilihan krusial: mempertahankan idealisme jurnalistik atau mengikuti logika kecepatan, klik, dan kepentingan pasar. (5/01/2026) Krisis Identitas Pers Indonesia dan […]

expand_less