Desain Chip Indonesia Didorong lewat Kerja Sama Danantara–Arm
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pertemuan kerja sama antara Danantara Indonesia dan mitra internasional membahas penguatan ekosistem desain chip Indonesia di London, Inggris.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah Indonesia menargetkan 15 ribu insinyur dapat mempelajari dan menguasai teknologi desain chip melalui kerja sama strategis antara Danantara dan Arm Limited. Kedua pihak menandatangani perjanjian kerja sama tersebut di London, Inggris, pada Senin (23/2).
Pemerintah mengarahkan kemitraan ini untuk mempercepat peningkatan kapasitas dan kemandirian nasional dalam pengembangan teknologi strategis, khususnya di bidang semikonduktor. Teknologi ini menjadi fondasi utama berbagai inovasi digital, mulai dari otomotif hingga kecerdasan buatan.
Airlangga: Indonesia Siapkan SDM Chip Design
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah ingin memastikan talenta nasional mampu masuk langsung ke ekosistem global Arm.
“Dengan kerja sama ini, Indonesia bisa melatih 15 ribu engineer dalam ekosistem Arm agar mereka menguasai teknologi chip design,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut akan berlanjut ke pengembangan generasi chip berikutnya. Pemerintah menargetkan Indonesia memiliki kemampuan mandiri di bidang semikonduktor dan desain chip.
Dana Awal US$150 Juta Bangun Ekosistem Nasional
Dalam kemitraan ini, Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana awal sebesar 150 juta dolar AS untuk membangun ekosistem semikonduktor nasional. Pemerintah menempatkan langkah ini sebagai bagian dari transformasi Indonesia dari konsumen teknologi menjadi produsen bernilai tambah tinggi dalam rantai pasok global.
Arm sendiri dikenal sebagai perusahaan yang mendominasi desain chip untuk sektor otomotif, pusat data, dan kecerdasan buatan di pasar global.
Enam Desain Chip Nasional Berbasis IP Indonesia
Pemerintah juga menyiapkan pengembangan enam desain chip nasional berbasis intellectual property (IP) yang akan dimiliki Indonesia. Fokus IP tersebut mencakup otomotif, internet of things, pusat data, peralatan rumah tangga, kendaraan otonom, hingga komputasi kuantum.
“IP ini akan dipegang oleh Indonesia dan kami masih membahas detailnya bersama Danantara,” kata Airlangga.
Libatkan ITB, UGM, dan UI
Selain pengembangan chip, kerja sama ini juga mendorong penguatan kapabilitas perangkat lunak nasional. Pemerintah menggandeng Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Indonesia untuk menyiapkan talenta sejak dini.
Ke depan, pemerintah berharap kemitraan ini membuka peluang investasi manufaktur chip di Indonesia dan menarik perusahaan global masuk ke ekosistem semikonduktor nasional.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: DUASATUNEWS.COM
