Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Dana Asing Keluar dari Pasar Modal RI, OJK Ungkap Penyebabnya

Dana Asing Keluar dari Pasar Modal RI, OJK Ungkap Penyebabnya

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 386
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (duasatunews.com) – Dana asing keluar dari pasar modal RI masih terjadi di tengah tekanan ekonomi global. Otoritas Jasa Keuangan menilai kondisi geopolitik dan geoekonomi dunia menjadi faktor utama yang mendorong arus modal asing meninggalkan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi mengatakan ketidakpastian global membuat investor asing lebih berhati-hati dalam menempatkan dana investasi. Kondisi tersebut memicu arus modal keluar dari sejumlah pasar keuangan di kawasan Asia.

Dana Asing Keluar Dipicu Suku Bunga Tinggi The Fed

Menurut Friderica, kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan Federal Reserve ikut memperbesar tekanan terhadap pasar modal Indonesia. Investor global memilih menempatkan dana di Amerika Serikat karena menawarkan tingkat imbal hasil lebih tinggi dan risiko lebih rendah.

“Kalau teman-teman lihat terjadi outflow karena memang saat ini kondisi dari faktor geopolitik dan geoekonomi secara global. Namun selama kita yakini fundamental kita baik, ya kita harapkan ini akan bisa berbalik,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

OJK Perkuat Transparansi dan Likuiditas Pasar

Meski arus modal asing masih berlangsung, OJK terus memperkuat daya tarik pasar modal Indonesia. Regulator meningkatkan transparansi data investor dan memperbaiki tata kelola pasar agar investor global semakin percaya terhadap kondisi pasar domestik.

OJK kini membuka informasi pemegang saham di atas 1 persen serta mewajibkan pengungkapan Ultimate Beneficial Owner (UBO). Selain itu, regulator juga menyajikan data investor secara lebih rinci untuk meningkatkan transparansi pasar.

Di sektor likuiditas, OJK mendorong kebijakan free float minimum di atas 15 persen. Langkah tersebut bertujuan memperdalam pasar modal sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan saham di Indonesia.

Investor Domestik Redam Dampak Dana Asing Keluar

Friderica menambahkan kebijakan itu juga menjawab perhatian dari lembaga indeks global MSCI. Menurutnya, perubahan aturan memang dapat memicu penyesuaian indeks dalam jangka pendek. Namun, langkah tersebut akan memperkuat fundamental pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.

Sementara itu, investor domestik mulai memegang peran lebih besar dalam menjaga stabilitas pasar. Dalam satu tahun terakhir, jumlah investor pasar modal Indonesia naik sekitar 5 juta single investor identification (SID).

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • kerusakan mangrove Konawe akibat pembangunan jetty

    KLHK Tindaklanjuti Laporan Dugaan Kerusakan Mangrove Akibat Jetty PT. DMS

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 1.151
    • 1Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – 19 September 2025 Pergerakan Mahasiswa Nusantara (PANTARA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (18/9/2025). Aksi tersebut menyoroti dugaan kerusakan hutan mangrove akibat pembangunan jetty PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Dalam aksi itu, massa mahasiswa mendesak […]

  • peran Kadin Sulawesi Tenggara di bawah Anton Timbang di tengah tudingan yang beredar

    Mahasiswa Institut Stiami: Tudingan terhadap Anton Timbang Cederai Praduga Tak Bersalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 801
    • 1Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Sejumlah pihak mengaitkan Anton Timbang dengan dugaan kejahatan penambangan nikel di Kabupaten Konawe Utara. Namun, tudingan tersebut dinilai tidak berdasar dan bersifat spekulatif. Selain itu, narasi yang beredar mengabaikan asas praduga tak bersalah. Saat ini, Anton Timbang menjabat sebagai Ketua Kadin Sulawesi Tenggara. Meski demikian, sejumlah isu menyebut namanya tanpa menyertakan bukti hukum yang […]

  • “Xi Jinping dan Vladimir Putin membahas tata kelola global baru di Beijing”

    Xi dan Putin Sepakat Perkuat Tata Kelola Global Baru di Tengah Gejolak Dunia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 213
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Presiden China Xi Jinping mengajak Rusia memperkuat kerja sama strategis untuk membangun tata kelola global yang lebih adil dan setara. Ajakan itu disampaikan Xi saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, Rabu (20/5). Xi menilai situasi global saat ini semakin kompleks akibat meningkatnya hegemoni sepihak. Meski begitu, ia menegaskan perdamaian dan kerja sama […]

  • Pulau Greenland dalam isu akuisisi oleh Amerika Serikat

    Trump Kembali Tegaskan Keinginan Akuisisi Greenland, Bantah Gunakan Kekuatan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Trump akuisisi Greenland kembali menarik perhatian internasional setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan sikapnya secara terbuka di forum global. Isu Trump akuisisi Greenland kembali menguat seiring meningkatnya persaingan geopolitik di kawasan Arktik. Trump menyampaikan pernyataan itu saat berpidato dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Rabu (21/1). Dalam forum tersebut, […]

  • Menlu RI Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Aspirasi Turki di ASEAN

    Menlu RI Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Aspirasi Turki di ASEAN

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmen dukung Turki ASEAN untuk mendorong peningkatan status hubungan Ankara menjadi mitra wicara penuh. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menyampaikan sikap tersebut usai Dialog 2+2 RI–Turki di Ankara, Jumat. Sugiono menilai peningkatan status kemitraan Turki dengan ASEAN akan memperkuat kerja sama kawasan. Oleh karena itu, Indonesia aktif […]

  • tambang ilegal di hutan Indonesia merusak lingkungan

    Tambang Ilegal di Hutan: Prabowo Perintahkan Penindakan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Subianto memerintahkan penindakan tegas terhadap tambang ilegal di hutan. Presiden meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia segera menindak aktivitas pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan. Perintah itu muncul setelah Bahlil melaporkan hasil evaluasi izin usaha pertambangan (IUP) dalam rapat di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Pemerintah […]

expand_less