Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Dana Asing Keluar dari Pasar Modal RI, OJK Ungkap Penyebabnya

Dana Asing Keluar dari Pasar Modal RI, OJK Ungkap Penyebabnya

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 288
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (duasatunews.com) – Dana asing keluar dari pasar modal RI masih terjadi di tengah tekanan ekonomi global. Otoritas Jasa Keuangan menilai kondisi geopolitik dan geoekonomi dunia menjadi faktor utama yang mendorong arus modal asing meninggalkan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi mengatakan ketidakpastian global membuat investor asing lebih berhati-hati dalam menempatkan dana investasi. Kondisi tersebut memicu arus modal keluar dari sejumlah pasar keuangan di kawasan Asia.

Dana Asing Keluar Dipicu Suku Bunga Tinggi The Fed

Menurut Friderica, kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan Federal Reserve ikut memperbesar tekanan terhadap pasar modal Indonesia. Investor global memilih menempatkan dana di Amerika Serikat karena menawarkan tingkat imbal hasil lebih tinggi dan risiko lebih rendah.

“Kalau teman-teman lihat terjadi outflow karena memang saat ini kondisi dari faktor geopolitik dan geoekonomi secara global. Namun selama kita yakini fundamental kita baik, ya kita harapkan ini akan bisa berbalik,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

OJK Perkuat Transparansi dan Likuiditas Pasar

Meski arus modal asing masih berlangsung, OJK terus memperkuat daya tarik pasar modal Indonesia. Regulator meningkatkan transparansi data investor dan memperbaiki tata kelola pasar agar investor global semakin percaya terhadap kondisi pasar domestik.

OJK kini membuka informasi pemegang saham di atas 1 persen serta mewajibkan pengungkapan Ultimate Beneficial Owner (UBO). Selain itu, regulator juga menyajikan data investor secara lebih rinci untuk meningkatkan transparansi pasar.

Di sektor likuiditas, OJK mendorong kebijakan free float minimum di atas 15 persen. Langkah tersebut bertujuan memperdalam pasar modal sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan saham di Indonesia.

Investor Domestik Redam Dampak Dana Asing Keluar

Friderica menambahkan kebijakan itu juga menjawab perhatian dari lembaga indeks global MSCI. Menurutnya, perubahan aturan memang dapat memicu penyesuaian indeks dalam jangka pendek. Namun, langkah tersebut akan memperkuat fundamental pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.

Sementara itu, investor domestik mulai memegang peran lebih besar dalam menjaga stabilitas pasar. Dalam satu tahun terakhir, jumlah investor pasar modal Indonesia naik sekitar 5 juta single investor identification (SID).

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Malang Kota tangani kasus Yai Mim

    Penyebab Kematian Yai Mim Terungkap, Polisi Soroti Asfiksia

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 210
    • 4Komentar

    Fakta Awal Terungkap Jakarta, (duasatunews.com)-Kasus penyebab kematian Yai Mim mulai menemukan titik terang. Selain itu, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, diduga meninggal karena asfiksia atau kekurangan oksigen. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menyampaikan hasil pemeriksaan tim dokter dari RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Lebih lanjut, […]

  • BYD Salip Tesla, Jadi Raja Mobil Listrik Dunia

    BYD Salip Tesla, Jadi Raja Mobil Listrik Dunia

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – BYD geser Tesla EV pada 2025 setelah produsen otomotif asal China tersebut mencatat penjualan kendaraan listrik tertinggi secara global. Pergeseran ini mengubah peta persaingan industri otomotif dunia yang sebelumnya dikuasai produsen Amerika Serikat. Keberhasilan BYD mencerminkan pergeseran kekuatan industri EV global menuju Asia, seiring meningkatnya kapasitas produksi dan efisiensi biaya. Dominasi Produsen […]

  • hubungan AS Inggris memanas antara Trump dan Starmer

    Hubungan AS Inggris Memanas, Trump Kritik Starmer

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 307
    • 0Komentar

    London, (duasatunews.com) – Hubungan AS Inggris memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik sikap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terkait penggunaan pangkalan militer Inggris dalam operasi terhadap Iran. Dalam wawancara telepon dengan tabloid Inggris The Sun, Trump menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi hubungan kedua negara yang menurutnya tidak lagi seerat sebelumnya. “Ini dunia yang berbeda. […]

  • aksi nyata Pemuda 21 bangun SDM Sulawesi Tenggara melalui sosialisasi pendidikan

    Aksi Nyata Pemuda 21 Bangun SDM Sulawesi Tenggara Lewat Sosialisasi Pendidikan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 998
    • 0Komentar

    KONAWE, duasatunews.com – Pemuda 21 bangun SDM Sulawesi Tenggara melalui langkah konkret di bidang pendidikan. Organisasi kepemudaan ini kembali menggelar sosialisasi pendaftaran mahasiswa baru bagi pelajar SMA di Kabupaten Konawe. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada pertengahan Februari dan menyasar siswa kelas akhir. Program ini berada di bawah koordinasi Sarini Abdullah, kader Pemuda 21. Ia memimpin […]

  • KPK tahan pejabat Bea Cukai di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Sita Rp5,19 Miliar Uang Tunai

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 300
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – KPK tahan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berinisial BBP yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) pada Jumat (27/2/2026). Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan BBP sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait kegiatan importasi barang. KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Selama 20 Hari Deputi Penindakan dan […]

  • Salip Apple, Alphabet Jadi Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar Kedua Dunia

    Salip Apple, Alphabet Jadi Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar Kedua Dunia

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Alphabet salip Apple dan menempati posisi sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia. Induk Google ini kini berada tepat di bawah Nvidia, yang masih memimpin daftar perusahaan teknologi global. Pencapaian ini memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang Alphabet Inc., terutama pada pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sejumlah […]

expand_less