Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

  • account_circle Afs
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 899
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dana Jamrek tambang kembali menjadi sorotan publik. Dana Jaminan Reklamasi tambang bernilai triliunan rupiah yang tersimpan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dinilai belum memberi manfaat nyata bagi daerah penghasil tambang.

Sorotan ini menguat setelah mahasiswa dan aktivis lingkungan menuntut transparansi pengelolaan dana Jamrek tambang yang seharusnya digunakan untuk pemulihan lingkungan pascatambang.

Daerah Menanggung Dampak, Pusat Kuasai Dana

Dr. Eni menegaskan bahwa Jamrek seharusnya menjamin pemulihan lingkungan pascatambang di wilayah terdampak. Namun, menurutnya, mekanisme saat ini justru menjauhkan daerah dari akses dana tersebut.

“Logika Jamrek jelas. Dana ini harus memulihkan lingkungan di lokasi tambang. Ketika pusat mengendalikan penuh tanpa kejelasan pencairan, daerah hanya menjadi penonton,” ujar Dr. Eni, Selasa (17/9).

Ia menambahkan, masyarakat lokal langsung menanggung dampak sosial dan lingkungan akibat aktivitas tambang. Karena itu, daerah seharusnya berperan aktif dalam pengelolaan Jamrek.

Regulasi Sudah Jelas, Implementasi Dipertanyakan

Dr. Eni mengingatkan bahwa regulasi telah mengatur fungsi Jamrek secara tegas. Pemerintah mewajibkan perusahaan tambang menyediakan dana untuk reklamasi dan pascatambang.

Ia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 serta Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2018. Aturan tersebut menegaskan bahwa Jamrek berfungsi sebagai jaminan pemulihan lingkungan di wilayah operasi tambang.

“Secara hukum, dana Jamrek harus kembali ke daerah. Jika pusat menguasai penuh tanpa melibatkan daerah, kebijakan ini berpotensi melanggar semangat desentralisasi,” tegasnya.

Dorong Transparansi dan Pengawasan Publik

Dr. Eni meminta pemerintah pusat membuka ruang koordinasi yang lebih luas dengan pemerintah daerah. Ia menilai transparansi menjadi kunci agar Jamrek tidak sekadar tercatat sebagai angka administratif.

“Kita perlu membuka data. Publik harus tahu berapa dana yang terkumpul, di mana posisinya, dan bagaimana penggunaannya,” katanya.

Ia juga mendorong keterlibatan akademisi, masyarakat sipil, dan media dalam pengawasan Jamrek. Menurutnya, pengawasan publik dapat mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran.

Desakan Kebijakan Berbasis Otonomi Daerah

Lebih lanjut, Dr. Eni mendesak Presiden dan Kementerian ESDM merumuskan skema kebijakan baru. Skema tersebut, kata dia, harus memberi porsi lebih besar kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan Jamrek.

“Jika pusat tetap ingin mengendalikan, maka harus ada pertanggungjawaban publik yang jelas. Namun solusi terbaik tetap mengembalikan Jamrek ke daerah,” ujarnya.

Isu pengelolaan Jamrek diperkirakan terus menjadi sorotan. Tekanan dari mahasiswa dan aktivis lingkungan juga semakin kuat. Mereka menuntut transparansi dan keadilan bagi daerah penghasil tambang yang selama ini menanggung dampak kerusakan lingkungan.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejagung Tetapkan Petinggi BGN dalam kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis

    Kejagung Tetapkan Petinggi BGN, Brigjen Pol Jadi Tersangka MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Kejagung Tetapkan Petinggi BGN sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyidik menetapkan Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI) sebagai tersangka. LMI merupakan polisi aktif yang kini menjabat Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama pada Badan Gizi Nasional (BGN). Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan […]

  • Banjir Jakarta Hari Ini Rendam Enam RT dan Empat Ruas Jalan

    Banjir Jakarta Hari Ini Rendam Enam RT dan Empat Ruas Jalan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Banjir Jakarta hari ini merendam enam rukun tetangga (RT) dan empat ruas jalan di Jakarta Selatan serta Jakarta Utara. Akibatnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat curah hujan tinggi sebagai pemicu utama genangan di sejumlah wilayah ibu kota dan sekitarnya. Berdasarkan pemantauan lapangan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan […]

  • Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membahas upaya meredakan ketegangan kawasan melalui sambungan telepon pada Selasa (28/1/2026). Pembicaraan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengedepankan jalur diplomasi. Sumber di Kementerian Luar Negeri Turki menyebutkan bahwa kedua menlu fokus pada langkah konkret penurunan eskalasi. Mereka menilai […]

  • Kondisi polusi udara di Jakarta dengan kabut tebal di area perkotaan sebagai gambaran pengendalian polusi Jakarta.

    Jakarta Percepat Penanganan Polusi, Andalkan PLTSa dan Bus Listrik

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta,(Duasatunews.com) -Pengendalian polusi Jakarta menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah kualitas udara ibu kota kembali masuk kategori tidak sehat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan pemerintah mengambil langkah lintas sektor untuk menekan emisi dan meningkatkan kualitas udara secara bertahap. Pemerintah mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi jangka panjang. Fasilitas ini […]

  • lulusan Sekolah Rakyat membaca buku bersama di lingkungan belajar

    Lulusan Sekolah Rakyat Dipastikan Terserap, Mensos Tekankan Nol Pengangguran

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pemerintah memastikan lulusan Sekolah Rakyat tidak menganggur dengan membuka akses kerja dan pendidikan. Saifullah Yusuf menyampaikan pernyataan itu dalam acara evaluasi program Sekolah Rakyat di Jakarta, Rabu. Ia menekankan lulusan harus berperan sebagai agen perubahan di masyarakat. Pemerintah menyediakan dua jalur utama bagi lulusan. Lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan […]

  • Proyek pengendali banjir Jakarta dipercepat. Pemprov DKI menargetkan 20 proyek pompa, waduk, dan normalisasi sungai selesai pada 2027.

    Jakarta Percepat 20 Proyek Pengendali Banjir, Ditargetkan Tuntas pada 2027

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 20 proyek pengendali banjir selesai pada 2027. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas infrastruktur menghadapi curah hujan ekstrem yang semakin sering terjadi. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin, mengatakan perubahan iklim memicu peningkatan intensitas hujan dalam beberapa tahun terakhir. Curah hujan bahkan dapat mencapai 150 […]

expand_less