Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

  • account_circle Afs
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 1.033
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dana Jamrek tambang kembali menjadi sorotan publik. Dana Jaminan Reklamasi tambang bernilai triliunan rupiah yang tersimpan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dinilai belum memberi manfaat nyata bagi daerah penghasil tambang.

Sorotan ini menguat setelah mahasiswa dan aktivis lingkungan menuntut transparansi pengelolaan dana Jamrek tambang yang seharusnya digunakan untuk pemulihan lingkungan pascatambang.

Daerah Menanggung Dampak, Pusat Kuasai Dana

Dr. Eni menegaskan bahwa Jamrek seharusnya menjamin pemulihan lingkungan pascatambang di wilayah terdampak. Namun, menurutnya, mekanisme saat ini justru menjauhkan daerah dari akses dana tersebut.

“Logika Jamrek jelas. Dana ini harus memulihkan lingkungan di lokasi tambang. Ketika pusat mengendalikan penuh tanpa kejelasan pencairan, daerah hanya menjadi penonton,” ujar Dr. Eni, Selasa (17/9).

Ia menambahkan, masyarakat lokal langsung menanggung dampak sosial dan lingkungan akibat aktivitas tambang. Karena itu, daerah seharusnya berperan aktif dalam pengelolaan Jamrek.

Regulasi Sudah Jelas, Implementasi Dipertanyakan

Dr. Eni mengingatkan bahwa regulasi telah mengatur fungsi Jamrek secara tegas. Pemerintah mewajibkan perusahaan tambang menyediakan dana untuk reklamasi dan pascatambang.

Ia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 serta Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2018. Aturan tersebut menegaskan bahwa Jamrek berfungsi sebagai jaminan pemulihan lingkungan di wilayah operasi tambang.

“Secara hukum, dana Jamrek harus kembali ke daerah. Jika pusat menguasai penuh tanpa melibatkan daerah, kebijakan ini berpotensi melanggar semangat desentralisasi,” tegasnya.

Dorong Transparansi dan Pengawasan Publik

Dr. Eni meminta pemerintah pusat membuka ruang koordinasi yang lebih luas dengan pemerintah daerah. Ia menilai transparansi menjadi kunci agar Jamrek tidak sekadar tercatat sebagai angka administratif.

“Kita perlu membuka data. Publik harus tahu berapa dana yang terkumpul, di mana posisinya, dan bagaimana penggunaannya,” katanya.

Ia juga mendorong keterlibatan akademisi, masyarakat sipil, dan media dalam pengawasan Jamrek. Menurutnya, pengawasan publik dapat mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran.

Desakan Kebijakan Berbasis Otonomi Daerah

Lebih lanjut, Dr. Eni mendesak Presiden dan Kementerian ESDM merumuskan skema kebijakan baru. Skema tersebut, kata dia, harus memberi porsi lebih besar kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan Jamrek.

“Jika pusat tetap ingin mengendalikan, maka harus ada pertanggungjawaban publik yang jelas. Namun solusi terbaik tetap mengembalikan Jamrek ke daerah,” ujarnya.

Isu pengelolaan Jamrek diperkirakan terus menjadi sorotan. Tekanan dari mahasiswa dan aktivis lingkungan juga semakin kuat. Mereka menuntut transparansi dan keadilan bagi daerah penghasil tambang yang selama ini menanggung dampak kerusakan lingkungan.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Kementerian PKP 2026 untuk Program BSPS dan percepatan renovasi rumah tidak layak huni

    Realisasi Anggaran Kementerian PKP 2026 Capai Rp2,60 Triliun, Fokus Percepat Program Bedah Rumah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Realisasi Anggaran Kementerian PKP 2026 mencapai Rp2,60 triliun hingga 1 Juli 2026. Nilai tersebut setara 25,27 persen dari pagu anggaran sebesar Rp10,31 triliun. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas, terutama Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel, menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi […]

  • LINK PENDAFTARAN MAHASISWA BARU Ayoo Buruan

    LINK PENDAFTARAN MAHASISWA BARU Ayoo Buruan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 3.309
    • 3Komentar

    Beasiswa Kuliah LP2D Pemuda 21 resmi dibuka untuk jenjang S1, S2, dan S3 melalui jalur prestasi. Program ini memberi peluang luas bagi pemuda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Jakarta, duasatunews.com – Beasiswa LP2D Pemuda resmi hadir melalui kolaborasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) dan Pemuda 21. Program ini membuka kesempatan kuliah jenjang […]

  • protes Trump No Kings di Washington DC dipenuhi massa

    Protes Trump No Kings: Jutaan Warga AS Turun ke Jalan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 385
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Protes Trump No Kings terjadi di Amerika Serikat ketika jutaan warga turun ke jalan dalam aksi bertajuk “No Kings” untuk menentang berbagai kebijakan Presiden Donald Trump pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat. Aksi ini menjadi gelombang demonstrasi ketiga dalam skala nasional. Massa memenuhi berbagai kota besar dan memengaruhi aktivitas di sejumlah pusat ekonomi. […]

  • HP Pimpinan KPK Disorot, MAKI Minta Dibuka Terkait Yaqut

    HP Pimpinan KPK Disorot, MAKI Minta Dibuka Terkait Yaqut

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 532
    • 4Komentar

    Jakarta,(dmuasatunews.com)//HP pimpinan KPK jadi sorotan setelah Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, mendesak Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa ponsel para pimpinan. Ia menyampaikan usulan tersebut saat menjalani klarifikasi terkait polemik penahanan Yaqut Cholil Qoumas. Menurut Boyamin, pembukaan data komunikasi pimpinan penting untuk memastikan tidak ada intervensi dalam pengambilan keputusan. Selain itu, transparansi dinilai penting agar […]

  • banjir Sumatra tak jadi bencana nasional di Aceh

    Prabowo Tegaskan Negara Masih Mampu Tangani Banjir Sumatra, Tak Tetapkan Bencana Nasional

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 588
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Banjir Sumatra tak jadi bencana nasional menjadi keputusan pemerintah pusat setelah menilai kapasitas negara dalam menangani dampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan negara masih memiliki sumber daya yang memadai. Prabowo menyatakan pemerintah pusat tetap mampu menangani bencana tersebut tanpa harus menaikkan status kebencanaan. […]

  • Donald Trump dan Vladimir Putin berjabat tangan membahas New START nuklir

    New START di Ujung Masa Berlaku, Stabilitas Nuklir Global Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 442
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Ketidak pastian masa depan New START nuklir kembali memicu kekhawatiran dunia. Jika perjanjian ini benar-benar berakhir tanpa pengaturan lanjutan, Amerika Serikat dan Rusia tidak lagi terikat batas hukum dalam mengelola senjata nuklir strategis. Situasi tersebut berisiko memicu perlombaan senjata baru. Risiko ini meningkat di tengah konflik Ukraina dan memburuknya stabilitas keamanan global […]

expand_less