Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Putin Ucapkan Selamat Mojtaba atas Kepemimpinan Iran

Putin Ucapkan Selamat Mojtaba atas Kepemimpinan Iran

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOSKOW, (duasatunews.com) — Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei setelah ia mengambil alih jabatan Pemimpin Tertinggi Iran dari ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Putin menyampaikan pesan tersebut melalui telegram resmi pada Senin (9/3/2026). Istana Kremlin kemudian merilis isi telegram itu kepada media internasional.

Dalam pesannya, Putin menilai Mojtaba Khamenei akan menghadapi tantangan besar sebagai pemimpin Iran. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah juga menambah tekanan terhadap kepemimpinan baru di Teheran.

“Sekarang, ketika Iran menghadapi agresi bersenjata, tidak diragukan lagi tugas Anda di jabatan tinggi ini akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang tinggi,” kata Putin.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Mojtaba dapat melanjutkan kepemimpinan ayahnya sekaligus menjaga persatuan rakyat Iran.

Rusia Tegaskan Dukungan untuk Iran

Melalui telegram tersebut, Putin menegaskan komitmen Rusia untuk mempertahankan hubungan strategis dengan Iran.

Ia menyatakan Moskow akan terus memperkuat kerja sama dengan Teheran di bidang politik, ekonomi, dan keamanan.

“Saya yakin Anda akan melanjutkan tugas-tugas ayah Anda dengan terhormat serta menyatukan rakyat Iran dalam menghadapi cobaan berat ini,” ujar Putin.

Putin juga menyampaikan solidaritas Rusia kepada Iran di tengah meningkatnya ketegangan internasional.

“Saya ingin menegaskan dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk Teheran. Rusia telah dan akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Republik Islam,” katanya.

Mojtaba Khamenei Pimpin Iran

Kini Mojtaba Khamenei memimpin Iran sebagai Pemimpin Tertinggi ketiga sejak berdirinya Republik Islam Iran pada 1979.

Ayatollah Ali Khamenei memimpin Iran selama sekitar 37 tahun hingga ia meninggal dunia pada usia 86 tahun pada 28 Februari 2026.

Serangan militer Amerika Serikat dan Israel memicu kematian Ali Khamenei dan meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut pengangkatan Mojtaba sebagai langkah penting untuk memperkuat persatuan nasional.

Ia berharap kepemimpinan Mojtaba mampu menjaga stabilitas politik Iran serta menghadapi dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.

Sumber : iNews.id

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • “DKI Jakarta pengelolaan sampah dan penertiban parkir ilegal tahun 2026”

    DKI Jakarta Percepat Penanganan Sampah hingga Tertibkan Parkir Liar di Blok M

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat pelayanan publik di berbagai sektor. Pemerintah fokus pada pengelolaan sampah, kesehatan lingkungan, penataan parkir, dan antisipasi cuaca ekstrem. DKI Dorong Warga Pilah Sampah dari Rumah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan pemerintah segera menyiapkan sarana dan prasarana pendukung gerakan pilah sampah. Program ini menyasar rumah tangga […]

  • pemakaman militer Try Sutrisno di TMP Kalibata

    Pemakaman Militer Try Sutrisno Dipimpin Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 257
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Pemakaman militer Try Sutrisno dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Senin siang. Upacara militer tersebut menjadi bentuk penghormatan negara atas dedikasi almarhum kepada bangsa dan negara sepanjang hayatnya. Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dan menerima laporan dari Komandan Upacara Kolonel Inf. Benny Angga. Setelah […]

  • Penyerapan Gabah Bulog mencapai 2,96 juta ton setara beras pada 2026

    Bulog Hampir Capai Target, Serapan Gabah Petani Tembus 2,96 Juta Ton Setara Beras

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Perum Bulog telah menyerap sekitar 2,96 juta ton setara beras hingga akhir Mei 2026. Angka itu mencapai 74 persen dari target penyerapan 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah tahun ini. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif dalam penguatan cadangan beras nasional. “Realisasi penyerapan saat ini sudah […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa jelaskan pencabutan izin tambang ilegal

    Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pencabutan izin tambang menjadi sorotan publik setelah pemerintah menilai praktik pertambangan ilegal masih menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas tambang yang melanggar aturan tidak hanya menekan penerimaan negara, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan dan konflik di daerah. Pemerintah menilai langkah penertiban ini perlu dilakukan segera demi menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas. […]

  • Stop Impor Solar, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi

    Stop Impor Solar, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Stop impor solar menjadi kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Melalui langkah ini, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada pasokan bahan bakar dari luar negeri sekaligus mengoptimalkan potensi energi dalam negeri secara bertahap dan berkelanjutan. (17/02/2026). Pemerintah menegaskan kebijakan stop impor solar, sebagai bagian dari reformasi sektor energi nasional. Menteri Energi […]

  • Aksi pemuda Sulawesi Tenggara menjaga lingkungan

    Cerita Pemuda Sulawesi Tenggara: Dari Tanah Anoa untuk Keadilan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pemuda di Sultra tumbuh berdampingan dengan alam yang kaya dan masyarakat yang hidup sederhana. Sejak lama, dari pesisir hingga pegunungan Tanah Anoa, mereka menyaksikan langsung bagaimana tanah, laut, dan hutan menopang kehidupan sehari-hari. Namun demikian, di balik kekayaan alam tersebut, persoalan ketidakadilan dan kerusakan lingkungan terus menguji harapan generasi muda. Tumbuh dari […]

expand_less