Putin Ucapkan Selamat Mojtaba atas Kepemimpinan Iran
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar
- print Cetak

Vladimir Putin memberi ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei yang terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOSKOW, (duasatunews.com) — Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei setelah ia mengambil alih jabatan Pemimpin Tertinggi Iran dari ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.
Putin menyampaikan pesan tersebut melalui telegram resmi pada Senin (9/3/2026). Istana Kremlin kemudian merilis isi telegram itu kepada media internasional.
Dalam pesannya, Putin menilai Mojtaba Khamenei akan menghadapi tantangan besar sebagai pemimpin Iran. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah juga menambah tekanan terhadap kepemimpinan baru di Teheran.
“Sekarang, ketika Iran menghadapi agresi bersenjata, tidak diragukan lagi tugas Anda di jabatan tinggi ini akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang tinggi,” kata Putin.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Mojtaba dapat melanjutkan kepemimpinan ayahnya sekaligus menjaga persatuan rakyat Iran.
Rusia Tegaskan Dukungan untuk Iran
Melalui telegram tersebut, Putin menegaskan komitmen Rusia untuk mempertahankan hubungan strategis dengan Iran.
Ia menyatakan Moskow akan terus memperkuat kerja sama dengan Teheran di bidang politik, ekonomi, dan keamanan.
“Saya yakin Anda akan melanjutkan tugas-tugas ayah Anda dengan terhormat serta menyatukan rakyat Iran dalam menghadapi cobaan berat ini,” ujar Putin.
Putin juga menyampaikan solidaritas Rusia kepada Iran di tengah meningkatnya ketegangan internasional.
“Saya ingin menegaskan dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk Teheran. Rusia telah dan akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Republik Islam,” katanya.
Mojtaba Khamenei Pimpin Iran
Kini Mojtaba Khamenei memimpin Iran sebagai Pemimpin Tertinggi ketiga sejak berdirinya Republik Islam Iran pada 1979.
Ayatollah Ali Khamenei memimpin Iran selama sekitar 37 tahun hingga ia meninggal dunia pada usia 86 tahun pada 28 Februari 2026.
Serangan militer Amerika Serikat dan Israel memicu kematian Ali Khamenei dan meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut pengangkatan Mojtaba sebagai langkah penting untuk memperkuat persatuan nasional.
Ia berharap kepemimpinan Mojtaba mampu menjaga stabilitas politik Iran serta menghadapi dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.
Sumber : iNews.id
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
