Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Dunia di Ambang Krisis Nuklir, AS Tuding China Gelar Uji Coba Rahasia

Dunia di Ambang Krisis Nuklir, AS Tuding China Gelar Uji Coba Rahasia

  • account_circle Darman
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 345
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Ketegangan keamanan global kembali meningkat ketika Amerika Serikat menuding China melakukan uji coba nuklir rahasia. Tuduhan ini langsung memicu kekhawatiran internasional karena muncul di tengah melemahnya sistem pengendalian senjata nuklir dunia.

Pada saat yang sama, dunia kehilangan salah satu pilar stabilitas strategis. Perjanjian pengendalian senjata terakhir antara AS dan Rusia telah berakhir. Akibatnya, dua negara dengan arsenal nuklir terbesar kini bergerak tanpa batasan formal.

Situasi Kritis Pasca Berakhirnya New START

Pemerintahan Presiden Donald Trump memilih tidak melanjutkan kepatuhan terhadap Perjanjian New START. Washington menilai perjanjian tersebut tidak lagi mencerminkan realitas geopolitik terkini.

Karena itu, AS mendorong kesepakatan baru yang melibatkan China dan Rusia. Selain itu, Trump juga membuka opsi melanjutkan uji coba senjata nuklir AS. Langkah ini menandai perubahan besar dalam kebijakan pengendalian senjata Amerika.

Tuduhan Uji Coba Nuklir Tahun 2020

Dalam forum internasional di Wina, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Pengendalian Senjata dan Keamanan Internasional, Thomas DiNanno, menyampaikan tuduhan tersebut secara terbuka.

Ia menyatakan China melakukan uji coba nuklir pada 22 Juni 2020 dengan daya ledak ratusan ton TNT. Menurutnya, pemerintah AS telah mendeklasifikasi informasi terkait peristiwa itu. Namun demikian, ia tidak memaparkan rincian teknis secara terbuka.

Dugaan Upaya Menyembunyikan Aktivitas Nuklir

Lebih lanjut, DiNanno menuding militer China berusaha menyamarkan ledakan tersebut. Ia menyebut Beijing menggunakan teknik “decoupling” untuk melemahkan sinyal seismik.

Teknik ini, menurut para ahli, melibatkan pembangunan ruang bawah tanah besar. Tujuannya untuk menekan getaran ledakan. Dengan cara itu, sistem pemantauan internasional menjadi lebih sulit mendeteksi aktivitas nuklir berskala kecil.

Data Pemantauan Internasional Berbeda

Di sisi lain, Organisasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif menyampaikan temuan berbeda. Organisasi tersebut menyatakan sistem pemantauan global tidak mencatat data yang mendukung tudingan AS.

Sekretaris Eksekutif CTBTO, Rob Floyd, menegaskan analisis lanjutan tidak mengubah kesimpulan awal. Menurutnya, sistem internasional mampu mendeteksi ledakan setara 500 ton TNT atau lebih.

Sebagai perbandingan, sistem yang sama berhasil merekam seluruh uji coba nuklir Korea Utara. Oleh karena itu, perbedaan klaim ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pengamat.

Perdebatan Soal Ambang Deteksi

AS tidak menyebutkan angka pasti daya ledak uji coba yang dituduhkan. Karena itu, para pakar menilai kemungkinan uji coba berdaya sangat rendah tetap terbuka.

Namun, para ahli juga menekankan pentingnya transparansi. Tanpa data terbuka, tudingan semacam ini berisiko memicu ketegangan politik alih-alih klarifikasi ilmiah.

Bantahan Resmi dari China

Sementara itu, pemerintah China membantah seluruh tuduhan tersebut. Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington menegaskan Beijing tetap mematuhi moratorium uji coba nuklir.

China juga menyatakan konsisten dengan kebijakan tidak menggunakan senjata nuklir lebih dulu. Selain itu, Beijing menyatakan kesiapan bekerja sama menjaga sistem pelucutan senjata dan pencegahan proliferasi nuklir global.

Dampak bagi Keamanan Internasional

Perseteruan ini menambah ketidakpastian global. Tanpa perjanjian yang mengikat, risiko perlombaan senjata nuklir kembali meningkat.

Bagi kawasan Asia Pasifik, situasi ini berpotensi memicu ketegangan strategis baru. Negara-negara non nuklir pun ikut menanggung dampak instabilitas tersebut.

Tudingan AS terhadap China mencerminkan rapuhnya arsitektur pengendalian senjata nuklir saat ini. Karena itu, komunitas internasional menghadapi kebutuhan mendesak untuk memulihkan dialog, memperkuat transparansi, dan mencegah eskalasi yang dapat merugikan generasi mendatang.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR Forkopimda Cilacap: KPK Sebut Kapolresta Masuk Daftar

    THR Forkopimda Cilacap: KPK Sebut Kapolresta Masuk Daftar

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 327
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — THR Forkopimda Cilacap menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap rencana pemberian tunjangan hari raya kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan, penyidik menemukan bahwa Kapolresta Cilacap masuk dalam daftar pihak yang direncanakan menerima dana tersebut. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep […]

  • pesan mudik Gibran kepada pemudik Lebaran 2026

    Pesan Mudik Gibran: Pemudik Lebaran 2026 Diminta Hati-hati

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 329
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Pesan mudik Gibran disampaikan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung pada Lebaran 2026. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengingatkan para pemudik agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman. Ia meminta masyarakat berhati-hati di jalan serta memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh. “Bagi Bapak, Ibu, […]

  • KPK tangani kasus korupsi restitusi pajak

    Korupsi Restitusi Pajak: Kepala KPP Banjarmasin Jadi Tersangka KPK

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono, sebagai tersangka korupsi restitusi pajak. Penetapan ini muncul setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Banjarmasin pada 4 Februari 2026. Dalam OTT tersebut, penyidik KPK menangkap Mulyono bersama satu pihak swasta. Selanjutnya, penyidik langsung melakukan pemeriksaan […]

  • Jokowi Hadir Sidang Ijazah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

    Jokowi Siap Hadir Sidang Ijazah, Bawa Dokumen SD hingga S1

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Jokowi Hadir Sidang Ijazah menjadi sorotan setelah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), memastikan kesiapannya menghadiri persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait ijazahnya. Sidang tersebut menghadirkan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menyampaikan kepastian tersebut usai menghadiri […]

  • Derita Banjir Memakan Korban: Alarm Kegagalan Kolektif Menjaga Lingkungan

    Derita Banjir Memakan Korban: Alarm Kegagalan Kolektif Menjaga Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com – Derita banjir memakan korban kembali terjadi setiap musim hujan. Peristiwa ini terus berulang dan hingga kini belum menemukan penyelesaian nyata. Padahal, di balik data dan statistik, terdapat manusia yang kehilangan keluarga, masa depan, serta harapan. Oleh karena itu, banjir tidak sekadar merendam wilayah, tetapi juga menghancurkan mimpi banyak orang. Warga di Wilayah […]

  • Bunuh Ibu Tiri Tangerang: Pria Emosi karena Tak Dipinjami Ponsel

    Tak Dipinjami Ponsel, Pria di Tangerang Tega Habisi Ibu Tiri

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Kasus bunuh ibu tiri Tangerang menggegerkan warga Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (18/4/2026) dan melibatkan seorang pria berinisial NS (25) yang menghabisi nyawa ibu tirinya, W (45). Polisi mengungkap pelaku melakukan aksi tersebut setelah emosi karena korban tidak meminjamkan ponsel. Pelaku ingin menggunakan ponsel itu untuk bermain gitar. […]

expand_less