Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Dunia di Ambang Krisis Nuklir, AS Tuding China Gelar Uji Coba Rahasia

Dunia di Ambang Krisis Nuklir, AS Tuding China Gelar Uji Coba Rahasia

  • account_circle Darman
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Ketegangan keamanan global kembali meningkat ketika Amerika Serikat menuding China melakukan uji coba nuklir rahasia. Tuduhan ini langsung memicu kekhawatiran internasional karena muncul di tengah melemahnya sistem pengendalian senjata nuklir dunia.

Pada saat yang sama, dunia kehilangan salah satu pilar stabilitas strategis. Perjanjian pengendalian senjata terakhir antara AS dan Rusia telah berakhir. Akibatnya, dua negara dengan arsenal nuklir terbesar kini bergerak tanpa batasan formal.

Situasi Kritis Pasca Berakhirnya New START

Pemerintahan Presiden Donald Trump memilih tidak melanjutkan kepatuhan terhadap Perjanjian New START. Washington menilai perjanjian tersebut tidak lagi mencerminkan realitas geopolitik terkini.

Karena itu, AS mendorong kesepakatan baru yang melibatkan China dan Rusia. Selain itu, Trump juga membuka opsi melanjutkan uji coba senjata nuklir AS. Langkah ini menandai perubahan besar dalam kebijakan pengendalian senjata Amerika.

Tuduhan Uji Coba Nuklir Tahun 2020

Dalam forum internasional di Wina, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Pengendalian Senjata dan Keamanan Internasional, Thomas DiNanno, menyampaikan tuduhan tersebut secara terbuka.

Ia menyatakan China melakukan uji coba nuklir pada 22 Juni 2020 dengan daya ledak ratusan ton TNT. Menurutnya, pemerintah AS telah mendeklasifikasi informasi terkait peristiwa itu. Namun demikian, ia tidak memaparkan rincian teknis secara terbuka.

Dugaan Upaya Menyembunyikan Aktivitas Nuklir

Lebih lanjut, DiNanno menuding militer China berusaha menyamarkan ledakan tersebut. Ia menyebut Beijing menggunakan teknik “decoupling” untuk melemahkan sinyal seismik.

Teknik ini, menurut para ahli, melibatkan pembangunan ruang bawah tanah besar. Tujuannya untuk menekan getaran ledakan. Dengan cara itu, sistem pemantauan internasional menjadi lebih sulit mendeteksi aktivitas nuklir berskala kecil.

Data Pemantauan Internasional Berbeda

Di sisi lain, Organisasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif menyampaikan temuan berbeda. Organisasi tersebut menyatakan sistem pemantauan global tidak mencatat data yang mendukung tudingan AS.

Sekretaris Eksekutif CTBTO, Rob Floyd, menegaskan analisis lanjutan tidak mengubah kesimpulan awal. Menurutnya, sistem internasional mampu mendeteksi ledakan setara 500 ton TNT atau lebih.

Sebagai perbandingan, sistem yang sama berhasil merekam seluruh uji coba nuklir Korea Utara. Oleh karena itu, perbedaan klaim ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pengamat.

Perdebatan Soal Ambang Deteksi

AS tidak menyebutkan angka pasti daya ledak uji coba yang dituduhkan. Karena itu, para pakar menilai kemungkinan uji coba berdaya sangat rendah tetap terbuka.

Namun, para ahli juga menekankan pentingnya transparansi. Tanpa data terbuka, tudingan semacam ini berisiko memicu ketegangan politik alih-alih klarifikasi ilmiah.

Bantahan Resmi dari China

Sementara itu, pemerintah China membantah seluruh tuduhan tersebut. Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington menegaskan Beijing tetap mematuhi moratorium uji coba nuklir.

China juga menyatakan konsisten dengan kebijakan tidak menggunakan senjata nuklir lebih dulu. Selain itu, Beijing menyatakan kesiapan bekerja sama menjaga sistem pelucutan senjata dan pencegahan proliferasi nuklir global.

Dampak bagi Keamanan Internasional

Perseteruan ini menambah ketidakpastian global. Tanpa perjanjian yang mengikat, risiko perlombaan senjata nuklir kembali meningkat.

Bagi kawasan Asia Pasifik, situasi ini berpotensi memicu ketegangan strategis baru. Negara-negara non nuklir pun ikut menanggung dampak instabilitas tersebut.

Tudingan AS terhadap China mencerminkan rapuhnya arsitektur pengendalian senjata nuklir saat ini. Karena itu, komunitas internasional menghadapi kebutuhan mendesak untuk memulihkan dialog, memperkuat transparansi, dan mencegah eskalasi yang dapat merugikan generasi mendatang.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atalanta lolos setelah eksekusi penalti dalam laga Liga Champions melawan Borussia Dortmund

    Atalanta Bangkit Dramatis, Libas Dortmund 4-1 dan Luncur ke 16 Besar Liga Champions

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 76
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Atalanta memastikan tempat di babak 16 besar Liga Champions UEFA setelah menundukkan Borussia Dortmund 4-1 pada leg kedua playoff di Gewiss Stadium, Kamis dini hari WIB. Hasil ini membawa wakil Italia itu unggul agregat 4-3 setelah sebelumnya tertinggal dua gol pada leg pertama. Kemenangan tersebut menegaskan kebangkitan Atalanta yang tampil agresif sejak […]

  • Prabowo dikawal F-16 Yordania saat memasuki wilayah udara Amman

    Prabowo Dikawal F-16 Yordania, Ucapkan Ramadhan Mubarak

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo dikawal F-16 Yordania saat pesawat kepresidenan memasuki wilayah udara Kerajaan Yordania Hasyimiah, Selasa (24/2) malam. Dari dalam pesawat, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengucapkan “Ramadhan Mubarak” kepada pilot jet tempur Yordania melalui komunikasi udara. Dua pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Yordania mengawal pesawat kepresidenan dari sisi kanan dan kiri. Jet tempur […]

  • Prabowo bertemu pengusaha nasional membahas penciptaan lapangan kerja

    Prabowo Panggil Pengusaha, Dorong Pembukaan Lapangan Kerja Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 242
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Prabowo panggil pengusaha nasional untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja dan memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Presiden terpilih Prabowo Subianto menilai peran dunia usaha sangat menentukan dalam menyerap tenaga kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam pertemuan bersama kalangan pengusaha, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah dan sektor swasta harus berjalan seiring. Ia menyebut pengusaha sebagai […]

  • Formasi desak KPK periksa RB terkait dugaan korupsi

    Formasi Kembali Desak KPK Periksa Oknum Anggota DPR RI Dapil Sultra Inisial RB, Terkait Kasus Korupsi Proyek Rel Kereta Api dan P3 TGAI

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu (14/1/2026). Melalui aksi tersebut, Formasi mendesak KPK RI segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara berinisial RB. Massa aksi menilai RB diduga terlibat dalam kasus korupsi proyek jalur […]

  • Modus OTT KPK berubah saat Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan pola pelapisan dana korupsi dalam rapat DPR.

    Modus OTT KPK Berubah, Ketua KPK Ungkap Pola Baru

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Modus OTT KPK berubah seiring perkembangan praktik korupsi yang semakin kompleks. Seiring dengan itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melihat pelaku tidak lagi mengandalkan penyerahan uang tunai. Sebaliknya, mereka kini aktif menyamarkan aliran dana melalui transaksi berlapis. Jakarta, duasatunews.com  — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa modus OTT KPK berubah secara nyata. Saat […]

  • penggalangan dana Pemuda 21 di Jakarta Timur

    PEMUDA 21 Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Banjir Sumatera–Aceh

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com – Pemuda 21 galang dana sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini berlangsung pada Minggu (30/11/2025) dan terpusat di sejumlah titik keramaian Jakarta Timur. Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk terlibat langsung membantu korban bencana alam. Banjir merusak rumah warga, merendam fasilitas umum, serta mengganggu […]

expand_less