Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bulog Hampir Capai Target, Serapan Gabah Petani Tembus 2,96 Juta Ton Setara Beras

Bulog Hampir Capai Target, Serapan Gabah Petani Tembus 2,96 Juta Ton Setara Beras

  • account_circle Reski
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Perum Bulog telah menyerap sekitar 2,96 juta ton setara beras hingga akhir Mei 2026. Angka itu mencapai 74 persen dari target penyerapan 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah tahun ini.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif dalam penguatan cadangan beras nasional.

“Realisasi penyerapan saat ini sudah mencapai 74 persen atau hampir 3 juta ton setara beras,” kata Rizal di Jakarta, Jumat.

Kolaborasi Dorong Penyerapan Gabah

Rizal menjelaskan Bulog menggandeng berbagai pihak untuk mempercepat penyerapan gabah petani. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan (PPL), TNI, dan Polri ikut mendukung program tersebut.

Kerja sama itu membantu Bulog menjangkau sentra produksi padi di berbagai daerah. Melalui langkah tersebut, Bulog dapat membeli hasil panen petani secara optimal.

Utamakan Kualitas Hasil Panen

Bulog juga menerapkan standar kualitas dalam pembelian gabah dan beras. Perusahaan hanya membeli hasil panen yang telah mencapai tingkat kematangan optimal.

Kebijakan itu menjaga mutu beras selama proses pengolahan. Langkah tersebut juga membantu menjaga kualitas beras saat penyimpanan di gudang.

Selain itu, Bulog menjalankan strategi pentahelix. Strategi ini melibatkan pemerintah, akademisi, media, pelaku usaha, dan masyarakat.

Peran Petani Sangat Penting

Rizal menilai petani memiliki peran besar dalam keberhasilan program penyerapan gabah. Produksi gabah dan beras yang baik memudahkan Bulog mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

Bulog membeli gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan itu bertujuan menjaga kesejahteraan petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional.

Saat ini, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai sekitar 5,3 juta ton. Bulog akan terus meningkatkan penyerapan hasil panen petani untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika global.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mojtaba Khamenei Iran calon pemimpin tertinggi

    Mojtaba Khamenei Iran: Calon Kuat Pemimpin Tertinggi Baru Iran

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Moskow, (duasatunews.com) – Mojtaba Khamenei calon pemimpin Iran menjadi sorotan setelah laporan menyebut namanya muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei. Ayahnya dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir pekan lalu. Menurut laporan The New York Times, para ulama dan tokoh agama Iran menggelar musyawarah pada Selasa untuk membahas […]

  • emas batangan sebagai instrumen investasi jangka panjang

    Strategi Investasi Emas untuk Keuangan Jangka Panjang

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Banyak orang kini menyadari pentingnya investasi untuk menjaga kestabilan keuangan jangka panjang. Dari berbagai pilihan yang ada, emas menarik minat luas karena investor mudah memahaminya dan menilainya relatif aman. Selain itu, masyarakat dapat membeli emas dalam bentuk fisik maupun digital dengan nominal terjangkau. Namun, investor tidak bisa sekadar membeli emas lalu menyimpannya. […]

  • kapal selam wisata Jiaozi saat uji bawah air di Chongqing China.

    Kapal Selam Wisata China Siap Beroperasi di Indonesia, Bali Jadi Lokasi Awal

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 439
    • 1Komentar

    Chongqing, duasatunews.com — Sebuah perusahaan teknologi asal China bersiap mengirim kapal selam wisata Jiaozi ke Indonesia setelah tim teknis menyelesaikan pengujian bawah air di Chongqing, China barat daya. Teknologi ini membuka peluang baru bagi pengembangan wisata bahari, khususnya di Bali. Pengujian Bawah Air Dilakukan di Chongqing Tim teknis menjalankan uji bawah air di Danau Shuanglong, […]

  • Prabowo Subianto membahas hilirisasi Rp100 triliun di Hambalang

    Prabowo Terima CEO Danantara di Hambalang, Bahas Hilirisasi Rp100 Triliun dan Proyek Sampah Jadi Energi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 355
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/1) sore. Dalam pertemuan itu, Presiden membahas agenda strategis penguatan industri nasional dan pengelolaan lingkungan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden menyoroti perkembangan proyek hilirisasi Rp100 triliun […]

  • evakuasi warga Iran akibat konflik militer

    Evakuasi Warga Iran Tembus 1 Juta Orang

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Evakuasi warga Iran kini melampaui satu juta orang seiring meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat. Ancaman operasi darat mendorong warga meninggalkan wilayah yang berpotensi terdampak konflik. Kantor berita Mehr melaporkan perkembangan ini pada Kamis (26/3). Laporan itu menunjukkan warga bergerak untuk menghindari risiko konfrontasi militer. Evakuasi Warga Iran Dipicu Ancaman Operasi Militer Harian […]

  • Kisah suku Nomaden di pusat pembangunan Papua yang harus gotong orang sakit lewati hutan belantara – “Mengapa negara tidak melihat kami?

    Kisah suku Nomaden di pusat pembangunan Papua yang harus gotong orang sakit lewati hutan belantara – “Mengapa negara tidak melihat kami?

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Warga adat Elseng Kampung Omon di Kabupaten Jayapura, Papua, telah lebih dari tiga dekade meninggalkan pola hidup nomaden atas permintaan pemerintah. Namun hingga kini, warga masih hidup terisolasi tanpa akses listrik, pendidikan, layanan kesehatan, dan jaringan komunikasi. Jakarta, duasatunews.com — Komunitas adat Elseng telah lebih dari tiga dekade meninggalkan pola hidup nomaden setelah pemerintah meminta […]

expand_less