Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

  • account_circle Darman
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Pencabutan izin tambang menjadi sorotan publik setelah pemerintah menilai praktik pertambangan ilegal masih menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas tambang yang melanggar aturan tidak hanya menekan penerimaan negara, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan dan konflik di daerah.

Pemerintah menilai langkah penertiban ini perlu dilakukan segera demi menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas.

Isu Menguat di Tengah Target Pertumbuhan 8 Persen

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada 2029. Target ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi satu dekade terakhir yang bertahan di kisaran 5 persen.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menempatkan perbaikan iklim usaha sebagai prioritas. Sektor pertambangan masuk dalam fokus utama karena dinilai rawan pelanggaran izin dan tata kelola.

Purbaya: Pencabutan Izin Tambang Demi Kepastian Hukum

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tengah membersihkan praktik buruk di sektor pertambangan. Salah satu langkah yang ditempuh ialah pencabutan izin perusahaan yang beroperasi secara ilegal, termasuk di kawasan tambang emas Martabe.

Menurut Purbaya, kebijakan ini bertujuan menciptakan iklim investasi yang sehat. Pemerintah, kata dia, tidak menolak kegiatan pertambangan, tetapi menindak tegas aktivitas yang melanggar hukum.

Ia menegaskan perusahaan tetap memiliki hak menempuh jalur hukum. Pengusaha dapat mengajukan keberatan selama menjalankan usaha secara sah dan transparan.

Polemik Sentralisasi dan Respons Pemerintah

Kebijakan pencabutan izin tambang memunculkan kekhawatiran soal potensi sentralisasi kewenangan. Sebagian pihak menilai pemerintah pusat terlalu dominan dalam pengelolaan sumber daya alam.

Purbaya membantah anggapan tersebut. Ia menyebut pemerintah hanya memperbaiki sistem yang selama ini rawan korupsi di daerah. Pemerintah pusat, kata dia, akan mengelola kewenangan tertentu secara sementara sebelum mengembalikannya ke daerah dengan standar tata kelola yang lebih baik.

Dampak Pencabutan Izin Tambang bagi Daerah

Pengamat menilai pencabutan izin tambang dapat memperbaiki tata kelola industri ekstraktif. Namun, mereka mengingatkan pemerintah agar menjaga stabilitas ekonomi daerah dan melindungi tenaga kerja lokal.

Tanpa koordinasi yang matang, kebijakan ini berpotensi memicu ketidakpastian usaha di wilayah penghasil tambang.

Penutup: Penertiban Tambang Jadi Ujian Konsistensi

Penataan izin pertambangan menjadi ujian konsistensi pemerintah dalam menegakkan hukum tanpa mengorbankan kepentingan ekonomi. Keberhasilan kebijakan ini bergantung pada transparansi, kepastian regulasi, dan perlindungan terhadap masyarakat terdampak.

Pemerintah berharap pembenahan iklim usaha dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara bertahap hingga mendekati target 8 persen pada 2029.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPPMI Konsel menyampaikan desakan pencabutan IUP PT Wijaya Inti Nusantara di Konawe Selatan

    Nikel, Negara, dan Luka yang Tak Terobati: Ketika Sumber Daya Menjadi Sumber Derita

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Nikel, Negara, dan Luka yang Tak Terobati: Ketika Sumber Daya Menjadi Sumber Derita Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom. aktivis Komunikasi Sosial dan Pemerhati Isu Hukum & Lingkungan Pengantar: Emas Baru, Luka Lama Dalam dua dekade terakhir, Indonesia mengalami lonjakan besar dalam industri pertambangan nikel. Nikel, sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik dan komponen penting […]

  • Wakil BEM UIC Mendukung Penyegelan Kantor Perwakilan SULTRA

    Wakil BEM UIC Mendukung Penyegelan Kantor Perwakilan SULTRA

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta-duasatunews. Ratusan Mahasiswa yang berasal dari Sulawesi tenggara memboikot kantor perhubungan sultra dijakarta untuk meminta kebijakan pemerintah terkait realisasi pengadaan asrama untuk mahasiswa yang sedang melanjutkan pendidikan di Ibukota Jakarta. Feny Tri Indah Kasim Menegaskan ini adalah salah bentuk kekecawaan kami melakukan aksi pemboikotan di kantor Perhubungan sultra di Jakarta karena, Seolah-olah kami ini di […]

  • Uji materi Pasal 218 KUHP di Mahkamah Konstitusi

    Uji Materi Pasal 218 KUHP Masuk Mahkamah Konstitusi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejumlah mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Terbuka mengajukan uji materi Pasal 218 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ke Mahkamah Konstitusi. Pasal tersebut mengatur tindak pidana penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden. Melalui permohonan ini, para mahasiswa menggunakan hak konstitusional mereka. Selain itu, mereka menuntut kepastian hukum […]

  • Presiden Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese saat konferensi pers Traktat Keamanan RI Australia di Istana Negara Jakarta

    Traktat Keamanan RI–Australia: Perwira Indonesia Berpeluang Dinas di Militer Australia

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 174
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Traktat Keamanan RI–Australia membuka fase baru kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia. Melalui perjanjian ini, kedua negara memberi ruang bagi perwira senior TNI untuk bertugas di lingkungan militer Australia, sebuah langkah yang jarang muncul dalam hubungan bilateral di kawasan. Kebijakan tersebut langsung menyita perhatian publik karena menyangkut pertukaran personel militer, kepercayaan […]

  • tambang emas ilegal Sekotong Lombok Barat NTB

    Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 162
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menyedot perhatian publik. Kerusakan lingkungan tampak nyata di perbukitan wilayah tersebut. Lubang bekas galian, jalur kendaraan berat, serta endapan cairan kimia di sekitar aliran air menjadi bukti langsung dampak aktivitas tambang tanpa izin. Praktik pertambangan ilegal masih marak […]

  • Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar oleh TNI

    Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar Dipercepat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar terus dipercepat untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat banjir di sejumlah daerah. Pemerintah bersama TNI memprioritaskan konektivitas antarwilayah agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Personel TNI Angkatan Darat melalui Bekang Kodam XX/Tanjungpura mengerjakan berbagai jenis jembatan di kabupaten terdampak. Tim lapangan membangun jembatan armco, jembatan Bailey, […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas