Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Kolaborasi Chip Elon Musk: Tesla dan SpaceX Siapkan Terafab

Kolaborasi Chip Elon Musk: Tesla dan SpaceX Siapkan Terafab

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Kolaborasi chip Elon Musk menjadi sorotan setelah ia mengumumkan rencana kerja sama antara Tesla dan SpaceX untuk membangun fasilitas produksi chip.

Pebisnis teknologi Elon Musk menyampaikan rencana tersebut dalam sebuah acara di Austin. Laporan TechCrunch yang mengutip Bloomberg menyebutkan, Musk memaparkan proyek itu pada Sabtu malam.

Ia menjelaskan bahwa Tesla dan SpaceX akan berkolaborasi membangun fasilitas produksi chip bernama Terafab. Musk berencana membangun fasilitas tersebut di dekat kantor pusat Tesla di Austin.

Menurut Musk, industri semikonduktor saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan komputasi yang terus meningkat. Ia menilai pengembangan kecerdasan buatan dan robotika membutuhkan chip dengan performa lebih tinggi.

“Kami membangun Terafab atau kami tidak memiliki chip. Kami membutuhkan chip, jadi kami membangunnya,” ujar Musk.

Kolaborasi Chip Elon Musk dan Proyek Terafab

Kolaborasi chip Elon Musk melalui proyek Terafab bertujuan memperkuat kemandirian teknologi perusahaan. Fasilitas ini ditargetkan mampu menghasilkan 100 hingga 200 gigawatt daya komputasi per tahun di Bumi.

Selain itu, Musk juga menyiapkan kapasitas hingga satu terawatt untuk mendukung kebutuhan komputasi di luar angkasa. Target ini menunjukkan ambisi besar dalam pengembangan teknologi lintas sektor.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada produsen chip eksternal, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap semikonduktor.

Tantangan dan Prospek Industri Chip

Meski ambisius, rencana ini menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah pengalaman terbatas Musk dalam manufaktur semikonduktor.

Namun, Musk memiliki rekam jejak dalam membangun perusahaan teknologi besar seperti Neuralink. Hal ini memberi keyakinan bahwa proyek tersebut memiliki peluang berkembang.

Di sisi lain, kebutuhan chip terus meningkat, terutama untuk AI, kendaraan otonom, dan eksplorasi luar angkasa. Kondisi ini membuka peluang besar bagi proyek tersebut.

Selain itu, tren global menunjukkan banyak perusahaan mulai mengembangkan chip secara mandiri untuk menjaga stabilitas pasokan. Hal ini memperkuat relevansi proyek yang dirancang Musk.

Ke depan, keberhasilan proyek ini akan bergantung pada eksekusi teknis, kolaborasi industri, serta dukungan sumber daya yang memadai.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan Komunikasi Publik di Tengah Tren Positif Kendaraan Listrik

    Tantangan Komunikasi Publik di Tengah Tren Positif Kendaraan Listrik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 434
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan penjualan. Namun, seiring meningkatnya minat masyarakat, muncul persoalan yang berdampak langsung pada publik. Komunikasi industri dan kebijakan belum sepenuhnya menggambarkan realitas penggunaan kendaraan listrik di lapangan. Kendaraan Listrik Masuk Fase Konsumen Arus Utama Saat ini, kendaraan listrik tidak lagi menyasar segmen terbatas. Pemerintah mendorong adopsi […]

  • Ketua PWI Minta Negara Hadir Perkuat Industri Media

    Ketua PWI Minta Negara Hadir Perkuat Industri Media

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir, meminta negara mengambil peran lebih aktif dalam memperkuat industri media nasional. Ia menilai industri pers tengah menghadapi tekanan berat, baik dari sisi keberlanjutan usaha maupun percepatan perubahan teknologi. Pers Butuh Perlindungan Negara Munir menyampaikan pandangan tersebut dalam diskusi “Kaleidoskop Media Massa 2025” di Gedung […]

  • Trump tunda kunjungan China karena perang Iran

    Trump Tunda Kunjungan China karena Perang Iran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) — Trump tunda kunjungan China selama sekitar satu bulan karena fokus pada perang yang sedang berlangsung dengan Iran. Keputusan ini membuat agenda pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping harus dijadwal ulang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump awalnya merencanakan kunjungan ke Beijing pada 31 Maret hingga 2 April. Namun, situasi konflik membuatnya memilih tetap […]

  • desain chip Indonesia melalui kerja sama Arm Limited

    Desain Chip Indonesia Didorong lewat Kerja Sama Danantara–Arm

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah Indonesia menargetkan 15 ribu insinyur dapat mempelajari dan menguasai teknologi desain chip melalui kerja sama strategis antara Danantara dan Arm Limited. Kedua pihak menandatangani perjanjian kerja sama tersebut di London, Inggris, pada Senin (23/2). Pemerintah mengarahkan kemitraan ini untuk mempercepat peningkatan kapasitas dan kemandirian nasional dalam pengembangan teknologi strategis, khususnya di […]

  • Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

    Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) kembali menetapkan Agus Jabo Priyono sebagai ketua umum periode 2025–2029. Keputusan tersebut lahir melalui Kongres ke-2 PRIMA yang berlangsung di Jakarta. Kongres ini digelar bertepatan dengan Hari Lahir ke-4 PRIMA pada Minggu, 1 Juni 2025. Dalam momentum tersebut, PRIMA mengusung tema Bersama Prabowo–Gibran Bangun Persatuan Nasional Menuju […]

  • “Komisi ojol GoTo turun menjadi 8 persen sesuai aturan pemerintah”

    GoTo Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen, Pendapatan Mitra Diklaim Tetap Stabil

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Kebijakan baru terkait komisi ojol GoTo mulai berlaku setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026. Aturan itu mengatur pembagian pendapatan antara perusahaan aplikasi dan mitra pengemudi ojek online. PT GoTo menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Perusahaan memastikan mitra pengemudi tetap menerima porsi pendapatan yang lebih besar dari setiap perjalanan layanan roda […]

expand_less