Investasi Rp380 Triliun Jepang Masuk ke Indonesia
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
- visibility 85
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto dalam forum bisnis investasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tokyo (duasatunews.com) – Komitmen investasi Rp380 triliun Jepang mengalir ke Indonesia dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang. Nilai tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap prospek ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kawasan Asia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menilai capaian ini menunjukkan Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan investasi global. Selain itu, ia menegaskan hubungan ekonomi kedua negara terus berkembang secara konsisten dari waktu ke waktu.
“Itu adalah bukti bahwa Indonesia menjadi magnet investasi dunia,” kata Teddy di Tokyo, Senin.
Forum bisnis dorong investasi Rp380 triliun Jepang
Forum Bisnis Indonesia-Jepang mempertemukan pemerintah dan pelaku usaha kedua negara. Dalam forum tersebut, investor Jepang menyampaikan minat untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis, termasuk energi, manufaktur, dan infrastruktur.
Menurut Teddy, komitmen tersebut berasal dari pemerintah dan sektor swasta Jepang. Sementara itu, Presiden juga menjadwalkan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi.
Selain agenda resmi itu, Presiden akan berdialog langsung dengan sekitar 12 pengusaha besar Jepang. Menteri Investasi Rosan Roeslani dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memfasilitasi pertemuan tersebut guna mempercepat realisasi investasi.
Kerja sama bilateral semakin erat
Di sela agenda ekonomi, Presiden juga menemui Kaisar Jepang Naruhito dan Putra Mahkota Fumihito.
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis. Secara khusus, kedua pihak menyoroti kerja sama di bidang lingkungan, termasuk perlindungan hutan, pengurangan emisi, dan pelestarian alam sebagai komitmen bersama menghadapi tantangan global.
Dampak investasi bagi ekonomi nasional
Masuknya investasi Rp380 triliun Jepang diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, pemerintah berharap realisasi investasi ini dapat meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
Tidak hanya itu, investasi juga berpotensi membuka lapangan kerja baru, meningkatkan transfer teknologi, serta mempercepat hilirisasi sumber daya alam. Dengan demikian, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan utama investasi global.
Pada akhirnya, kerja sama ini diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi pembangunan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
