30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Bertugas Awal Agustus 2026
- account_circle Reski
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto:Pelatihan calon Manajer Kopdes Merah Putih sebagai persiapan penempatan di seluruh Indonesia mulai Agustus 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta,(duasatunews.com) – Kementerian Koperasi akan menempatkan sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mulai awal Agustus 2026. Para manajer saat ini mengikuti pelatihan sebelum bertugas di koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengatakan pemerintah menyiapkan penempatan secara bertahap. Jadwal tersebut mengikuti penyelesaian pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung Kopdes Merah Putih.
“Insya Allah awal Agustus mereka selesai mengikuti pelatihan. Kami langsung menempatkan mereka di Kopdes Merah Putih yang fasilitasnya sudah siap,” ujar Ferry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Pemerintah menempatkan para manajer di daerah asal masing-masing. Langkah itu bertujuan agar mereka lebih memahami kondisi wilayah sekaligus mempercepat pengelolaan koperasi.
Pelatihan Berlanjut hingga Akhir Juli
Saat ini para calon manajer mengikuti latihan bela negara. Setelah itu, mereka akan mengikuti pelatihan manajerial yang diselenggarakan Kementerian Koperasi pada 17–31 Juli 2026.
Pelatihan tersebut memuat 12 modul. Materinya meliputi filosofi koperasi, regulasi, tata kelola, manajemen operasional, kelembagaan, hingga digitalisasi Kopdes Merah Putih.
Kementerian Koperasi menyusun kurikulum dan menunjuk para pengajar. Pelatihan tetap berlangsung di pusat pendidikan dan pelatihan yang sebelumnya digunakan untuk program bela negara.
Skema Pelatihan Mengalami Penyesuaian
Pemerintah mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya. Hasil evaluasi mendorong perubahan skema pelatihan yang semula dikenal sebagai program komponen cadangan (Komcad).
Pemerintah juga memangkas durasi latihan bela negara. Waktu pelatihan berubah dari satu bulan menjadi dua pekan. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya.
Peserta Ikuti Uji Kompetensi
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan seluruh peserta akan mengikuti uji kompetensi setelah pelatihan selesai.
Peserta yang memenuhi syarat akan memperoleh sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut bertujuan memastikan Kopdes Merah Putih memiliki manajer yang profesional dan kompeten.
Berdasarkan data Simkopdes per 2 Juli 2026, sekitar 35 ribu titik pembangunan gerai koperasi telah terverifikasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 ribu unit masih dalam proses pembangunan.
- Penulis: Reski
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar