Arus Balik Lebaran 2026: Puncak Diprediksi Dua Gelombang
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
- visibility 120
- comment 0 komentar
- print Cetak

Juru Bicara Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026 Komisaris Besar Polisi Marupa Sagala.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (duasatunews.com) — Arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat kenaikan volume kendaraan di sejumlah ruas tol utama.
Juru Bicara Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026, Komisaris Besar Polisi Marupa Sagala, menyebut tren kendaraan terus meningkat. Ia juga mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak awal.
“Arus balik meningkat secara bertahap. Kami mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik,” ujar Marupa.
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terjadi Dua Tahap
Polri memperkirakan puncak arus balik berlangsung dalam dua tahap, yaitu pada 24 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.
Marupa menilai pembagian waktu ini dapat mengurangi kepadatan di jalur utama. Karena itu, masyarakat sebaiknya mengatur waktu perjalanan agar tidak berangkat bersamaan.
Data Lalu Lintas Arus Balik Tunjukkan Kenaikan
Petugas mencatat 122.994 kendaraan masuk ke Jakarta pada Minggu (22/3) pukul 06.00–22.00 WIB. Angka ini turun 3,66 persen dari kondisi normal. Namun, jumlah tersebut lebih tinggi 3,73 persen dibanding Lebaran tahun lalu.
Di sisi lain, petugas mencatat 168.159 kendaraan keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama. Angka ini naik 65,79 persen dari kondisi normal. Jumlah tersebut juga meningkat 2,06 persen dibanding Lebaran 2025.
Data ini menunjukkan mobilitas masyarakat tetap tinggi selama arus balik.
Polri Perkuat Pengawasan Arus Balik
Polri memantau lalu lintas melalui CCTV di berbagai titik. Petugas juga menghitung volume kendaraan secara real time.
Selain itu, Polri bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja. Kerja sama ini menjaga kelancaran perjalanan di lapangan.
Marupa menegaskan bahwa Polri terus meningkatkan pengamanan dan pelayanan.
Rekayasa Lalu Lintas untuk Arus Balik Lebaran 2026
Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Petugas akan menerapkan contraflow dan sistem one way sesuai kondisi di lapangan.
Polri menjadwalkan penerapan one way nasional mulai 24 Maret 2026 dari KM 414 hingga KM 70.
Jalur Alternatif untuk Hindari Kepadatan
Polri menyarankan masyarakat menggunakan jalur alternatif. Salah satu opsi adalah ruas Tol Jakarta–Cikampek II Selatan.
Jalur ini membantu membagi arus kendaraan dari jalur utama. Pada beberapa segmen, pengguna dapat melintas tanpa biaya selama Operasi Ketupat 2026.
Polri berharap arus balik berjalan lancar. Masyarakat pun dapat menempuh perjalanan dengan aman dan nyaman.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
