Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Tambang nikel Konawe Selatan Disorot

Tambang nikel Konawe Selatan Disorot

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 725
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Tambang nikel Konawe Selatan kembali menarik perhatian warga dan pemerhati lingkungan. Aktivitas pertambangan di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, berpotensi memengaruhi kondisi ekologis di sekitar wilayah operasi.

Pemegang izin, PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN), mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas sekitar 1.932 hektare hingga 2029. Namun, warga menilai metode penambangan terbuka mendorong pembukaan lahan berskala besar dan mengubah tutupan vegetasi. Isu ini juga berkaitan dengan laporan pengawasan tambang di Sulawesi Tenggara yang sebelumnya menjadi sorotan publik.

Dampak Tambang Nikel Konawe Selatan pada Perubahan Lanskap

Warga setempat melaporkan perubahan signifikan pada area yang sebelumnya berfungsi sebagai penyangga ekologis. Aktivitas pembukaan lahan menghilangkan vegetasi dan melemahkan kemampuan tanah menahan erosi serta menjaga keseimbangan air.

Selain itu, sejumlah warga menyampaikan dugaan aktivitas pertambangan melampaui batas Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP). Aparat terkait saat ini menelusuri informasi tersebut.

Aktivitas Tambang Nikel Konawe Selatan Dekat Permukiman

Warga juga menyoroti jarak lokasi tambang yang berdekatan dengan permukiman dan fasilitas umum, termasuk area sekitar SD Negeri 12 Laeya. Kedekatan ini, menurut warga, meningkatkan risiko dampak lingkungan dan sosial.

Catatan pengangkutan material nikel menunjukkan volume ore sekitar 7.140 metrik ton pada Maret 2023 dan meningkat menjadi sekitar 21.947 metrik ton pada April 2023. Pemerhati lingkungan menilai lonjakan ini mencerminkan intensitas produksi yang tinggi.

Dampak Tambang terhadap Kualitas Air

Perubahan kondisi daratan memengaruhi sistem hidrologi lokal. Warga melaporkan sungai menjadi keruh saat hujan, sementara kualitas air di beberapa mata air menurun.

Limpasan air hujan dari area terbuka membawa sedimen ke sungai dan pesisir. Kondisi ini berdampak pada sumber air yang masih warga gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sebagaimana juga dibahas dalam artikel dampak lingkungan aktivitas pertambangan.

Reklamasi Tambang Nikel Konawe Selatan dan Pengawasan

Aturan mewajibkan perusahaan tambang melaksanakan reklamasi dan rehabilitasi pascatambang. Namun, warga dan aktivis menilai upaya pemulihan lingkungan di lokasi tambang nikel Konawe Selatan belum menunjukkan hasil optimal.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyampaikan rekomendasi administratif terkait pengelolaan lingkungan di sektor pertambangan. Publik dapat mengakses kebijakan tersebut melalui situs resmi KLHK dan Kementerian ESDM Republik Indonesia.

Dorongan Evaluasi dan Perlindungan Lingkungan

Pemerhati lingkungan menilai persoalan di wilayah ini mencerminkan tantangan tata kelola pertambangan di daerah. Mereka mendorong pemerintah memperkuat pengawasan, mengevaluasi kepatuhan perusahaan, dan melindungi ruang hidup masyarakat sekitar tambang.

Menurut mereka, pengelolaan sumber daya alam perlu berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan agar manfaat ekonomi tidak mengorbankan keselamatan ekologis.

Penulis: Saydul
Aktivis pemerhati lingkungan

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • kawal proses hukum publik oleh mahasiswa di jakarta

    Mahasiswa Serukan Pengawalan Hukum yang Objektif dan Kondusif di Mabes Polri

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 471
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Aliansi Mahasiswa Peduli Kepolisian mengajak masyarakat untuk mengawal proses hukum atas peristiwa yang menjadi perhatian publik secara objektif, rasional, dan kondusif. Seruan tersebut mereka sampaikan saat menggelar aksi damai di depan Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026). Seruan Menjaga Supremasi Hukum Dalam pernyataan sikapnya, aliansi menegaskan bahwa penegakan hukum harus berjalan adil, […]

  • jalan rusak Indonesia dengan lubang besar di jalur utama

    Jalan Rusak Indonesia: Mengapa Struktur Jalan Mudah Berlubang

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 384
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Jalan rusak Indonesia masih menjadi persoalan berulang di berbagai wilayah. Seiring waktu, jalan berlubang, retak, dan bergelombang terus bermunculan meskipun proyek perbaikan dilakukan hampir setiap tahun. Karena itu, publik kembali mempertanyakan ketahanan struktur jalan serta efektivitas pengelolaannya di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas dan logistik. Kelebihan Muatan Truk Picu Jalan Rusak Kelebihan muatan […]

  • AS serang Iran 2026 memicu kepulan asap dan ledakan di kawasan perkotaan Iran

    AS Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka: Ledakan Terdengar hingga Bahrain dan Saudi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 492
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Ketegangan di Timur Tengah kembali melonjak tajam setelah itu, Amerika Serikat melancarkan serangan militer ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Langkah ini menyusul serangan pendahuluan Israel ke sejumlah target strategis. Akibatnya, kekhawatiran akan pecahnya perang regional semakin menguat. Sebelumnya, Washington dan Teheran menjalani negosiasi terkait isu nuklir. Namun demikian, pembicaraan terakhir pada Kamis […]

  • penebangan mangrove 3 hektar di wilayah pesisir

    Penebangan 3 Hektar Mangrove oleh Gubernur Sultra: Bom Waktu yang Sedang Berdetak di Tangan Kekuasaan

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Ada banyak cara seorang pemimpin menunjukkan jati dirinya. Ada pemimpin yang membangun harapan, ada pula yang menata masa depan. Namun, ada juga pemimpin yang dengan enteng menebang 3 hektar hutan mangrove—benteng alam yang melindungi nyawa ribuan warga—hanya demi membangun rumah pribadinya. Pada titik itu, publik akhirnya sadar: kekuasaan sering berada di tangan orang yang […]

  • Peresmian hunian sementara sebagai solusi awal rumah permanen Aceh Tamiang

    Aceh Tamiang Butuh Kepastian Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 551
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menilai jumlah pembangunan kembali (rebuilding) rumah permanen bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi masih belum mencukupi. Pemerintah pusat baru memastikan pembangunan 2.446 unit rumah, sementara kebutuhan riil diperkirakan jauh lebih besar. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan rumah permanen mencapai sekitar 20.000 unit. Perkiraan itu […]

  • Iran serang kapal tanker di Selat Hormuz

    Iran Serang Kapal Tanker AS dan Inggris di Selat Hormuz

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Teheran, (duasatunews.com) – Iran serang kapal tanker milik Amerika Serikat dan Inggris di kawasan Teluk Persia serta Selat Hormuz pada awal pekan ini. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim serangan tersebut terjadi pada Minggu (1/3). Menurut pernyataan IRGC, pasukannya meluncurkan rudal ke arah tiga kapal tanker yang melintas di […]

expand_less