Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Penundaan Kunjungan Wapres Yahukimo karena Alasan Keamanan

Penundaan Kunjungan Wapres Yahukimo karena Alasan Keamanan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 547
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Penundaan kunjungan Wapres Yahukimo terjadi pada Rabu (14/1). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memprioritaskan keselamatan setelah aparat keamanan menilai situasi di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, berisiko bagi kunjungan VVIP. Oleh karena itu, pemerintah menempatkan aspek keamanan sebagai pertimbangan utama.

Langkah penundaan kunjungan Wapres Yahukimo sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas keamanan nasional. Selain itu, pemerintah ingin memastikan seluruh agenda kenegaraan berlangsung aman dan lancar.
👉 https://duasatunews.com/tag/keamanan-nasional

Penundaan Kunjungan Wapres Yahukimo karena Faktor Keamanan

Komandan Satgas Pengamanan VVIP sekaligus Pangdam XVII/Cenderawasih, Amrin Ibrahim, menjelaskan bahwa Wapres semula merencanakan penerbangan ke Yahukimo menggunakan pesawat Hercules. Rencana tersebut mengikuti selesainya kunjungan kerja Wapres di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Namun demikian, laporan intelijen terbaru menunjukkan potensi gangguan keamanan. Atas dasar laporan itu, Satgas Pengamanan VVIP kemudian merekomendasikan penundaan agar Wapres terhindar dari risiko.

“Demi keamanan, kami menyarankan Wapres menunda kunjungan ke Yahukimo,” ujar Amrin saat memberi keterangan di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor.

Kunjungan Wapres Akan Dijadwalkan Ulang

Selanjutnya, Amrin menegaskan komitmen Wapres Gibran untuk meninjau pembangunan di Yahukimo. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi untuk menentukan waktu yang aman. Dengan demikian, pemerintah dapat menetapkan jadwal baru yang lebih kondusif.

“Kami akan menentukan jadwal baru setelah situasi memungkinkan,” kata Amrin.

Agenda Wapres di Tanah Papua Tetap Berjalan

Meskipun terjadi penundaan kunjungan Wapres Yahukimo, agenda Wapres di Tanah Papua tetap berjalan. Sebelumnya, Wapres Gibran mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 dan Pasar Ikan di Biak Numfor. Selain itu, ia meninjau pasar tradisional serta memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Wamena.

Rangkaian kunjungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua. Oleh sebab itu, pemerintah menjaga keseimbangan antara agenda pembangunan dan aspek keamanan.
👉 https://duasatunews.com/tag/pembangunan-papua

Di sisi lain, pemerintah menerapkan standar pengamanan VVIP yang TNI dan Polri susun. Dengan pendekatan ini, setiap kunjungan kerja berlangsung aman dan tertib.
👉 https://www.tni.mil.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSPS Sultra 2026 diluncurkan di Kendari dengan kuota 8.973 bantuan rumah

    Kendari, melakukan peninjauan terhadap penerima bantuan BSPS di Kendari.

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jakrta,(duasatunews.com) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meluncurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) se-Sulawesi Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Jumat (29/5/2026). Sulawesi Tenggara menerima 8.973 unit bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan kuota tahun 2025 yang […]

  • perundingan nuklir AS Iran di Wina

    Kesepakatan Nuklir AS Iran Masuki Fase Baru

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 399
    • 0Komentar

    MUSCAT, (duasatunews.com) — Kesepakatan nuklir AS Iran kembali menjadi sorotan internasional setelah Oman mengungkap adanya terobosan penting dalam proses diplomasi antara Washington dan Teheran. Terobosan ini menekankan kebijakan tanpa penimbunan uranium serta pengawasan ketat oleh Badan Energi Atom Internasional. Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Al-Busaidi mengatakan Amerika Serikat dan Iran telah mencapai pemahaman baru […]

  • ott lsm st nikel saat penangkapan di kendari

    OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kepolisian melalui Polresta Kendari menangkap sejumlah oknum LSM dalam operasi tangkap tangan (OTT). Kasus ini terkait dugaan pemerasan yang menyeret PT ST Nikel Resource di Konawe. Kasus tersebut langsung memicu perhatian publik. Selain itu, banyak pihak meminta aparat mengusut perkara ini secara terbuka dan menyeluruh. Desakan Transparansi Penanganan Kasus Sekretaris Jenderal PTKP […]

  • bentrokan Pakistan Afghanistan di wilayah perbatasan

    Bentrokan Pakistan Afghanistan: masih berlanjut

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 388
    • 0Komentar

    ISLAMABAD, (duasatunews.com) — Bentrokan Pakistan Afghanistan kembali memanas setelah militer Pakistan mengklaim menewaskan 274 militan Afghanistan dan melukai lebih dari 400 lainnya dalam konflik lintas perbatasan. Bentrokan tersebut berlangsung sejak Kamis (26/2) hingga Jumat (27/2) di sejumlah sektor perbatasan kedua negara. Klaim Militer Pakistan soal Serangan Militan Direktur Jenderal Inter-Services Public Relations (ISPR), Letnan Jenderal […]

  • Pulau Greenland dalam isu akuisisi oleh Amerika Serikat

    Trump Kembali Tegaskan Keinginan Akuisisi Greenland, Bantah Gunakan Kekuatan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Trump akuisisi Greenland kembali menarik perhatian internasional setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan sikapnya secara terbuka di forum global. Isu Trump akuisisi Greenland kembali menguat seiring meningkatnya persaingan geopolitik di kawasan Arktik. Trump menyampaikan pernyataan itu saat berpidato dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Rabu (21/1). Dalam forum tersebut, […]

  • Kutukan Kinerja: Mengapa ASN Produktif Sulit Berkembang?

    Kutukan Kinerja: Mengapa ASN Produktif Sulit Berkembang?

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Program pelatihan ASN daerah belum mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara konsisten. Setiap awal tahun, pemerintah daerah menggelar bimbingan teknis serta pendidikan dan pelatihan untuk memenuhi kewajiban 20 jam pelajaran (JP) aparatur sipil negara. Namun, banyak instansi masih menentukan peserta tanpa mengaitkannya dengan kinerja dan kebutuhan unit kerja. Pengembangan Kompetensi Aparatur Masih […]

expand_less