Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Korban Sipil Papua Tewas, Operasi TNI Disorot Komnas HAM

Korban Sipil Papua Tewas, Operasi TNI Disorot Komnas HAM

  • account_circle Reski
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 288
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Papua,(duasatunews.com)//Komnas HAM mendesak Tentara Nasional Indonesia segera mengevaluasi operasi keamanan setelah insiden korban sipil papua tewas di Kabupaten Puncak. Insiden ini menewaskan sedikitnya 12 warga sipil dan melukai sejumlah lainnya.

Ketua Anis Hidayah menyatakan aparat TNI menjalankan operasi terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM di Kampung Kembru saat kejadian berlangsung. Ia menegaskan Komnas HAM masih memverifikasi jumlah korban dan kronologi.

“Korban mencakup perempuan dan anak-anak. Kami terus mengumpulkan informasi dari berbagai pihak,” kata Anis, Sabtu (18/4).

Korban Sipil Papua Tewas Jadi Sorotan

Komnas HAM mengecam jatuhnya korban sipil dan menilai aparat harus melindungi warga dalam setiap operasi. Lembaga ini menempatkan keselamatan masyarakat sipil sebagai prioritas utama.

Anis menegaskan tindakan yang merenggut nyawa warga sipil melanggar prinsip hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional. Ia juga menekankan bahwa hak hidup dan rasa aman tidak boleh berkurang dalam kondisi apa pun.

Evaluasi Operasi Usai Korban Sipil Papua Tewas

Komnas HAM meminta Panglima TNI Agus Subianto mengevaluasi operasi secara menyeluruh. Lembaga ini mendorong TNI menjalankan pendekatan profesional, terukur, dan menghormati HAM.

Komnas HAM juga mengingatkan aparat dan kelompok bersenjata untuk menahan diri agar tidak memperluas konflik dan tidak menjadikan warga sipil sebagai sasaran.

Perlindungan Warga dan Pemulihan Korban

Pemerintah perlu melindungi masyarakat sipil, terutama kelompok rentan. Pemerintah juga perlu memulihkan kondisi korban luka dan mendampingi keluarga korban jiwa.

Komnas HAM menilai jaminan keamanan penting agar warga tetap tinggal dan tidak mengungsi. Stabilitas sosial membantu mencegah dampak yang lebih luas.

Investigasi Masih Berjalan

Komnas HAM terus mengumpulkan data kasus korban sipil papua tewas dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Lembaga ini melanjutkan pemantauan untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembersihan saham gorengan disampaikan purbaya yudhi sadewa dalam indonesia economic outlook 2026

    Purbaya Serukan Bersih-Bersih Saham Gorengan, Sejarah Ingatkan Dampak Fatal Manipulasi Pasar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 369
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Pembersihan saham gorengan kembali menjadi sorotan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam dan memicu trading halt. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga stabilitas pasar modal dan melindungi investor dari risiko spekulasi berlebihan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai tekanan tersebut bersifat sementara. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan […]

  • Hujan ringan tahun baru Jakarta di malam pergantian 2026

    Hujan Ringan Tahun Baru Jakarta, Warga Rayakan Sederhana

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 619
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Hujan Ringan Tahun Baru Jakarta mewarnai pergantian tahun 2026 pada Rabu (1/1/2026). Sejak malam hingga dini hari, hujan turun di sejumlah wilayah Ibu Kota dan menghadirkan suasana sejuk saat warga menyambut awal tahun. Cuaca tersebut tidak menghambat aktivitas masyarakat. Warga Jakarta tetap menjalani malam pergantian tahun dengan tertib dan tenang. Banyak keluarga […]

  • John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

    John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia. Melalui keputusan ini, PSSI menegaskan komitmen untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level Asia hingga internasional. Sebagai langkah strategis, PSSI memilih Herdman setelah menjalani proses seleksi panjang dan matang. Selain itu, federasi menilai Herdman memiliki […]

  • Barang bukti kasus pelaku pencurian pembunuhan Pekanbaru yang ditampilkan polisi saat konferensi pers di Polresta Pekanbaru.

    Niat Awal Mencuri Berubah Jadi Pembunuhan, Kasus Pekanbaru Terkuak

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kasus pelaku pencurian pembunuhan Pekanbaru mengungkap fakta mengejutkan. Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau menemukan bahwa pelaku tidak hanya berniat mencuri, tetapi juga sempat merencanakan pembunuhan terhadap satu keluarga di kawasan Rumbai. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Hasyim, menyatakan para pelaku awalnya menyusun rencana pencurian. Namun, […]

  • penggalangan dana Pemuda 21 di Jakarta Timur

    PEMUDA 21 Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Banjir Sumatera–Aceh

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com – Pemuda 21 galang dana sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini berlangsung pada Minggu (30/11/2025) dan terpusat di sejumlah titik keramaian Jakarta Timur. Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk terlibat langsung membantu korban bencana alam. Banjir merusak rumah warga, merendam fasilitas umum, serta mengganggu […]

  • MK: Nyatakan Uji Materi Soal Autentikasi Ijazah Capres Tidak Dapat Diterima

    MK: Nyatakan Uji Materi Soal Autentikasi Ijazah Capres Tidak Dapat Diterima

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 464
    • 0Komentar

    JAKARTA,duasatunews.com — Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi mengenai kewajiban autentikasi faktual ijazah calon presiden dan calon wakil presiden. MK menyampaikan putusan itu dalam sidang pleno di Jakarta, Senin. Ketua MK Suhartoyo menyebut permohonan Nomor 216/PUU-XXIII/2025 tidak memenuhi syarat formil. Mahkamah menilai peneliti Bonatua Silalahi menyusun permohonan secara tidak jelas atau obscuur. Pemohon Mengabaikan Sistematika […]

expand_less