Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Serukan Bersih-Bersih Saham Gorengan, Sejarah Ingatkan Dampak Fatal Manipulasi Pasar

Purbaya Serukan Bersih-Bersih Saham Gorengan, Sejarah Ingatkan Dampak Fatal Manipulasi Pasar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 321
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,Duasatunews.com — Pembersihan saham gorengan kembali menjadi sorotan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam dan memicu trading halt. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga stabilitas pasar modal dan melindungi investor dari risiko spekulasi berlebihan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai tekanan tersebut bersifat sementara. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan stabil.

Namun, Purbaya mengingatkan bahwa penguatan pasar saham membutuhkan langkah struktural. Ia mendorong otoritas bursa membersihkan saham-saham gorengan yang tidak ditopang kinerja bisnis.

Menurutnya, saham berfundamental kuat relatif lebih tahan gejolak. Sebaliknya, saham spekulatif rawan memicu distorsi harga dan kerugian investor ritel.

Praktik Lama yang Terus Berulang

Manipulasi harga saham bukan fenomena baru. Sejarah mencatat praktik serupa telah terjadi ratusan tahun lalu dan menimbulkan kerugian besar.

Salah satu contoh paling terkenal terjadi di Inggris pada 1720 melalui South Sea Company. Pemerintah Inggris saat itu menghadapi beban utang besar akibat perang panjang.

Untuk mengatasinya, pemerintah memberi mandat kepada perusahaan tersebut untuk mengelola utang negara. Sebagai imbalan, perusahaan memperoleh janji monopoli perdagangan di Amerika Selatan.

Janji itu memicu optimisme publik. Banyak orang membeli saham karena percaya perusahaan akan meraih keuntungan besar.

Euforia Tanpa Dasar Bisnis

Harga saham South Sea Company melonjak tajam dalam waktu singkat. Kenaikan terjadi bukan karena laba, melainkan karena spekulasi.

Manajemen perusahaan tidak mengungkap fakta penting. Wilayah Amerika Selatan berada di bawah kekuasaan Spanyol, bukan Inggris. Ruang bisnis perusahaan sangat terbatas.

Meski begitu, propaganda terus berjalan. Harga saham naik lebih dari sepuluh kali lipat. Publik pun ikut arus karena takut tertinggal.

Saat para petinggi mulai melepas saham mereka, kepercayaan pasar runtuh. Harga saham jatuh drastis dan memicu kepanikan luas.

Ribuan Bangkrut, Ilmuwan Ternama Ikut Jadi Korban

Kejatuhan tersebut menghancurkan kekayaan ribuan orang. Bangsawan, pengusaha, dan masyarakat umum kehilangan tabungan mereka dalam waktu singkat.

Salah satu korban paling terkenal adalah Isaac Newton. Ia sempat meraih untung, tetapi kembali membeli saham saat harga sudah terlalu tinggi. Keputusan itu membuatnya merugi besar.

Pengalaman tersebut melahirkan kutipan legendaris Newton tentang ketidakmampuannya menghitung kegilaan manusia.

Pelajaran bagi Pasar Modal Saat Ini

Penyelidikan pemerintah Inggris kemudian membongkar praktik suap dan konflik kepentingan. Skandal itu merusak kepercayaan publik terhadap negara dan pasar keuangan.

Sejarah tersebut menjadi peringatan bagi pasar modern. Tanpa pengawasan ketat, saham spekulatif dapat menciptakan ilusi pertumbuhan semu.

Seruan Purbaya untuk membersihkan saham gorengan dinilai relevan. Langkah itu penting untuk melindungi investor dan menjaga kredibilitas pasar modal dalam jangka panjang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • prank ambulans Jakbar oleh debt collector dengan modus order fiktif merugikan kru medis

    Prank Debt Collector Ambulans Jakbar Viral

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 234
    • 1Komentar

    Prank Ambulans Jakbar Rugikan Kru, Modus Debt Collector Terungkap Jakarta,(duasatunews.com)– Kasus prank ambulans Jakbar menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Aksi ini merugikan kru ambulans karena pelaku membuat pesanan fiktif untuk kepentingan penagihan utang. Sopir ambulans, Yoga Dwi Saputra, menerima pesanan melalui WhatsApp pada Selasa (14/4/2026). Pemesan meminta penjemputan pasien di kawasan Jalan […]

  • Perang AS Israel Iran meluas ke kawasan Teluk

    Perang AS–Israel vs Iran Meluas, Negara-Negara Teluk Terjepit di Antara Eskalasi dan Netralitas

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 366
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran meluas ke kawasan Teluk setelah Iran meluncurkan serangan balasan ke sejumlah kota besar. Rudal dan drone menghantam pusat ekonomi dan transportasi, mengguncang stabilitas kawasan yang selama ini relatif aman dari konflik terbuka. Serangan tersebut menempatkan negara-negara Teluk pada posisi sulit. Mereka harus memilih antara membalas […]

  • Kisruh STAI Al-Furqan Makassar terkait polemik pergantian ketua kampus

    Babak Baru Kisruh STAI Al-Furqan Makassar: Dari Rapat Senat ‘Ghaib’ hingga Dosen Dilarang Mengajar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Makassar, (Duasatunews.com) – Kisruh tata kelola di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Furqan Makassar memasuki babak baru. Polemik pencopotan Dr. Ismail, S.H.I., S.Pd.I., M.A., dari jabatannya sebagai Ketua STAI Al-Furqan kini kian merembet ke berbagai lini, mulai dari tuduhan rapat senat ‘ghaib’, dugaan intimidasi terhadap dosen, hingga sorotan tajam atas rangkap jabatan pengurus yayasan di […]

  • Bea Cukai Kendari didesak GMH Sultra-Jakarta untuk dievaluasi terkait peredaran rokok ilegal.

    GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa maraknya peredaran barang kena cukai ilegal yang berlangsung secara terbuka di […]

  • Ilustrasi kasus penikaman karyawan Rich Club Kendari di area parkiran pada malam hari yang hingga kini masih dalam penanganan kepolisian

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Kinerja Polisi Dipertanyakan dalam Kasus Penikaman Karyawan Rich Club Kendari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dua pekan telah berlalu sejak insiden penikaman terhadap karyawan tempat hiburan malam di Kota Kendari. Namun, polisi belum menunjukkan perkembangan berarti dalam penanganan kasus tersebut. Hingga kini, aparat belum mengamankan para terduga pelaku. Di sisi lain, korban masih menjalani perawatan medis dan pemulihan trauma. Kondisi ini memicu keresahan publik. Peristiwa tersebut terjadi […]

  • aksi mahasiswa Sultra laporkan dugaan tambang ilegal ke Kejaksaan Agung RI

    Aksi Mahasiswa Sultra Laporkan Tambang Ilegal

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Nur Wayda
    • visibility 4.047
    • 152Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Forum Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Agung RI dan Mabes Polri, Rabu (11/6/2025). Melalui aksi tersebut, mereka melaporkan dugaan pelanggaran aktivitas pertambangan yang melibatkan CV. Yulan Pratama di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Dalam aksi itu, massa menyoroti aktivitas pertambangan CV. Yulan Pratama yang berlangsung di wilayah […]

expand_less