Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kritik Disorot, Puan Maharani Tekankan Etika dan Saling Hormat dalam Demokrasi

Kritik Disorot, Puan Maharani Tekankan Etika dan Saling Hormat dalam Demokrasi

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 166
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti pentingnya etika dalam mengkritik di tengah meningkatnya laporan hukum terhadap pengamat dan akademisi. Ia menilai masyarakat tetap perlu menjaga kesantunan saat menyampaikan pendapat di ruang publik agar tidak memicu polemik berkepanjangan.

Puan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan bagian penting dari demokrasi yang harus dijaga. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tidak bersifat mutlak tanpa batas. Dengan menerapkan etika dalam mengkritik, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab dan tetap menghormati pihak lain.

Etika dalam Mengkritik dan Keseimbangan Demokrasi

Menurut Puan, penyampai kritik harus menyusun argumen secara jelas, berbasis data, serta menggunakan bahasa yang santun. Ia juga meminta pihak yang menerima kritik agar tidak langsung menolak, melainkan memahami substansi kritik tersebut.

Ia menilai penerapan etika dalam mengkritik akan menciptakan ruang dialog yang sehat. Dengan begitu, kritik tidak berubah menjadi serangan personal, melainkan menjadi masukan konstruktif bagi perbaikan kebijakan publik.

Kasus Pelaporan Akademisi Picu Perdebatan

Sejumlah nama seperti Saiful Mujani, Feri Amsari, dan Ubedilah Badrun menjadi sorotan setelah menghadapi laporan hukum terkait pernyataan mereka di ruang publik.

Kasus ini memicu perdebatan luas mengenai batas antara kritik dan pelanggaran hukum. Sebagian pihak menilai laporan tersebut berpotensi menghambat kebebasan berekspresi. Namun, sebagian lain menekankan bahwa etika dalam mengkritik tetap harus dijunjung tinggi agar tidak menimbulkan disinformasi atau provokasi.

Pentingnya Etika dalam Mengkritik di Era Digital

Di era digital, arus informasi bergerak sangat cepat dan mudah tersebar luas. Puan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan kritik, terutama di media sosial yang memiliki jangkauan besar.

Tanpa etika dalam mengkritik, informasi yang tidak akurat dapat dengan mudah memicu kesalahpahaman bahkan konflik sosial. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab.

Puan berharap masyarakat dapat terus mengedepankan dialog yang sehat dan saling menghormati. Dengan begitu, penerapan etika dalam mengkritik dapat memperkuat demokrasi sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah perbedaan pandangan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LINK PENDAFTARAN MAHASISWA BARU Ayoo Buruan

    LINK PENDAFTARAN MAHASISWA BARU Ayoo Buruan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 3.053
    • 3Komentar

    Beasiswa Kuliah LP2D Pemuda 21 resmi dibuka untuk jenjang S1, S2, dan S3 melalui jalur prestasi. Program ini memberi peluang luas bagi pemuda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Jakarta, duasatunews.com – Beasiswa LP2D Pemuda resmi hadir melalui kolaborasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) dan Pemuda 21. Program ini membuka kesempatan kuliah jenjang […]

  • Suap jual beli jabatan di Kuansing diungkap KPK melalui konferensi pers di Gedung Merah Putih

    KPK Ungkap Dugaan Suap Jual Beli Jabatan di Kuansing, Suhardiman Diduga Terima Dua Mobil Mewah Senilai Rp2,75 Miliar

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan suap dalam pengisian jabatan di Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Penyidik menduga Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua mobil mewah dengan nilai total Rp2,75 miliar sejak 2021 hingga 2026. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyampaikan temuan tersebut dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih […]

  • AS keluar organisasi internasional setelah kebijakan Gedung Putih

    Kebijakan AS terhadap Organisasi Global Dinilai Berdampak Luas

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 490
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — Kebijakan AS terhadap organisasi global berpotensi membawa dampak luas bagi negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Karena itu, arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat menarik perhatian pengamat hubungan internasional, terutama soal pendanaan dan efektivitas lembaga internasional. Artikel terkait dinamika kebijakan luar negeri Amerika Serikat dapat dibaca di kanal Hubungan Internasional duasatunews.com. Dampak […]

  • Ilustrasi Arnol Ibnu Rasyid memimpin organisasi pemuda

    Arnol Ibnu Rasyid Terpilih Nakhodai Himpunan Pemuda 21 Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle ptmbi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Arnol Ibnu Rasyid terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pemuda 21 Nusantara dalam Musyawarah Besar (Mubes) di Cisarua, Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung pada 14–16 Februari 2023. Peserta Mubes memilih Arnol melalui voting tertutup. Ia meraih 84 suara. Rivalnya, Irjal Ridwan, memperoleh 34 suara dari total 118 peserta. Himpunan Pemuda 21 Nusantara memusatkan perhatian pada […]

  • Anak putus sekolah Sulbar kembali belajar ditandai penyerahan penghargaan Hardiknas di Mamuju

    550 Anak Putus Sekolah di Sulbar Kembali Belajar, Program Ini Jadi Titik Awal Perubahan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 264
    • 0Komentar

    jakarta,(duasatunews.com)// – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengembalikan 550 anak tidak sekolah (ATS) ke bangku pendidikan melalui program Gerakan Kembali Bersekolah. Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Nehru Sagena, menyatakan capaian ini berasal dari total 1.700 anak yang tersebar di enam kabupaten. Ia menyampaikan keterangan itu saat peringatan Hari Pendidikan Nasional di Mamuju, Sabtu. Sebaran Anak Kembali Sekolah Secara […]

  • Airlangga Hartarto berjalan menuju rapat terbatas ekonomi di Istana Kepresidenan Jakarta bersama pejabat pemerintah membahas stabilitas dan kebijakan ekonomi nasional.

    Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi, Fokus Perkuat Stabilitas dan Koordinasi Nasional

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama menteri dan pimpinan lembaga ekonomi di Istana Kepresidenan, Selasa. Pemerintah menempatkan stabilitas ekonomi dan penguatan koordinasi kebijakan sebagai agenda utama. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah menyiapkan sejumlah agenda prioritas. Selain itu, ia menegaskan diskusi lintas sektor berjalan intensif. Namun, ia belum merinci […]

expand_less