Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kritik Disorot, Puan Maharani Tekankan Etika dan Saling Hormat dalam Demokrasi

Kritik Disorot, Puan Maharani Tekankan Etika dan Saling Hormat dalam Demokrasi

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 185
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti pentingnya etika dalam mengkritik di tengah meningkatnya laporan hukum terhadap pengamat dan akademisi. Ia menilai masyarakat tetap perlu menjaga kesantunan saat menyampaikan pendapat di ruang publik agar tidak memicu polemik berkepanjangan.

Puan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan bagian penting dari demokrasi yang harus dijaga. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tidak bersifat mutlak tanpa batas. Dengan menerapkan etika dalam mengkritik, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab dan tetap menghormati pihak lain.

Etika dalam Mengkritik dan Keseimbangan Demokrasi

Menurut Puan, penyampai kritik harus menyusun argumen secara jelas, berbasis data, serta menggunakan bahasa yang santun. Ia juga meminta pihak yang menerima kritik agar tidak langsung menolak, melainkan memahami substansi kritik tersebut.

Ia menilai penerapan etika dalam mengkritik akan menciptakan ruang dialog yang sehat. Dengan begitu, kritik tidak berubah menjadi serangan personal, melainkan menjadi masukan konstruktif bagi perbaikan kebijakan publik.

Kasus Pelaporan Akademisi Picu Perdebatan

Sejumlah nama seperti Saiful Mujani, Feri Amsari, dan Ubedilah Badrun menjadi sorotan setelah menghadapi laporan hukum terkait pernyataan mereka di ruang publik.

Kasus ini memicu perdebatan luas mengenai batas antara kritik dan pelanggaran hukum. Sebagian pihak menilai laporan tersebut berpotensi menghambat kebebasan berekspresi. Namun, sebagian lain menekankan bahwa etika dalam mengkritik tetap harus dijunjung tinggi agar tidak menimbulkan disinformasi atau provokasi.

Pentingnya Etika dalam Mengkritik di Era Digital

Di era digital, arus informasi bergerak sangat cepat dan mudah tersebar luas. Puan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan kritik, terutama di media sosial yang memiliki jangkauan besar.

Tanpa etika dalam mengkritik, informasi yang tidak akurat dapat dengan mudah memicu kesalahpahaman bahkan konflik sosial. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab.

Puan berharap masyarakat dapat terus mengedepankan dialog yang sehat dan saling menghormati. Dengan begitu, penerapan etika dalam mengkritik dapat memperkuat demokrasi sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah perbedaan pandangan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dito Ariotedjo diperiksa KPK sebagai saksi kasus kuota haji

    Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 414
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Dito Ariotedjo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengaturan kuota dan pelaksanaan ibadah haji di Kementerian Agama periode 2023–2024. Pada Jumat siang, Dito datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sebagai bentuk kepatuhan terhadap proses hukum. Menurut Dito, kehadirannya merupakan tindak lanjut surat undangan pemeriksaan dari penyidik.“Di […]

  • Dugaan harta tidak dilaporkan LHKPN oleh anggota DPRD DKI Jakarta

    DUGAAN TIPIKOR MENYERET NAMA ANGGOTA DPRD PROVINSI DKI JAKARTA INISIAL DP

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 818
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Saat ini, publik menaruh perhatian serius pada dugaan harta tidak dilaporkan LHKPN oleh seorang anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta. Sebab, masyarakat menemukan perbedaan data kekayaan antara dokumen hukum dan laporan resmi. Pada dasarnya, pejabat publik memikul tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, anggota legislatif harus menjaga integritas sebagai wakil rakyat. […]

  • Barcelona vs Slavia Praha 4-2 Fermín López mencetak gol

    Barcelona Taklukkan Slavia Praha 4-2 Setelah Duel Sengit Dua Babak

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 619
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Barcelona vs Slavia menyajikan pertandingan penuh drama yang berakhir dengan kemenangan FC Barcelona atas Slavia Praha dengan skor 4-2. Laga ini memperlihatkan daya juang tinggi Barcelona setelah sempat berada di bawah tekanan lawan. Slavia Praha langsung menekan sejak awal pertandingan dan mencetak gol cepat yang membuat Barcelona tertinggal 0-1. Gol tersebut memaksa […]

  • Kapolri: Saya lebih memilih jadi petani daripada menteri kepolisian

    Kapolri: Saya lebih memilih jadi petani daripada menteri kepolisian

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kapolri tolak Menteri Kepolisian. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menegaskan sikap tersebut saat ini dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin. Sejak awal, ia menyatakan lebih memilih menjadi petani daripada menduduki jabatan Menteri Kepolisian. Seiring berkembangnya wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia […]

  • Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membahas upaya meredakan ketegangan kawasan melalui sambungan telepon pada Selasa (28/1/2026). Pembicaraan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengedepankan jalur diplomasi. Sumber di Kementerian Luar Negeri Turki menyebutkan bahwa kedua menlu fokus pada langkah konkret penurunan eskalasi. Mereka menilai […]

  • Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Krisis identitas pers Indonesia semakin menguat seiring derasnya arus digitalisasi dan dominasi media sosial. Perubahan ekosistem informasi menekan peran jurnalis dalam menjaga kebenaran dan kepentingan publik. Akibat tekanan tersebut, pers nasional kini menghadapi pilihan krusial: mempertahankan idealisme jurnalistik atau mengikuti logika kecepatan, klik, dan kepentingan pasar. (5/01/2026) Krisis Identitas Pers Indonesia dan […]

expand_less