Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Sudah Saatnya Menghadirkan Pendidikan Berorientasi Masa Depan

Sudah Saatnya Menghadirkan Pendidikan Berorientasi Masa Depan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 575
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Kualitas manusia Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Masalah ini tidak berhenti pada aspek ekonomi, tetapi menyangkut karakter sosial yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Isu mentalitas menjadi krusial saat Indonesia memasuki fase bonus demografi dan menghadapi persaingan global. Tanpa perubahan sikap dan pola pikir, peluang tersebut justru dapat memicu persoalan sosial baru. Pembangunan fisik tidak akan berjalan efektif jika karakter manusianya tertinggal.

Antropolog Koentjaraningrat sejak lama mengkritik sikap menerabas, lemahnya disiplin, dan rendahnya tanggung jawab di masyarakat. Ia menilai pola tersebut menghambat pembangunan manusia secara menyeluruh. Wartawan senior Mochtar Lubis juga mengungkap persoalan serupa dengan menyoroti kuatnya budaya feodal dalam relasi sosial.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan kembali kritik tersebut. Ia menyebut mentalitas feodal masih bertahan dan sering disertai kegemaran berlebihan pada hiburan. Haedar menilai kondisi ini harus segera diubah melalui langkah nyata. Ia menempatkan pendidikan sebagai instrumen utama transformasi mental bangsa. Ia juga meminta lembaga pendidikan terus bersikap kritis dan inovatif, bukan bertahan di zona nyaman.

Sejumlah pemerhati pendidikan menilai pandangan itu relevan dengan kondisi saat ini. Mereka melihat banyak institusi pendidikan masih menekankan capaian administratif. Penguatan karakter dan daya nalar kritis belum menjadi fokus utama. Di sisi lain, publik juga menuntut negara menghadirkan kebijakan pendidikan yang konsisten dan berjangka panjang.

Jika perubahan mentalitas tidak segera berjalan, masyarakat akan menanggung dampaknya. Produktivitas tenaga kerja bisa stagnan. Kesenjangan sosial berpotensi melebar. Daya saing daerah juga berisiko tertinggal. Sebaliknya, pendidikan yang menanamkan disiplin dan tanggung jawab dapat memperkuat fondasi sosial.

Pembahasan ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia tidak bisa ditunda. Pendidikan memegang peran sentral, tetapi membutuhkan komitmen bersama. Tanpa langkah konkret, kritik terhadap mentalitas bangsa akan terus berulang tanpa hasil nyata.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Obligasi daerah menjadi alternatif pembiayaan pembangunan bagi pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat.

    Obligasi Daerah Efektif bagi Pemda dengan Kapasitas Fiskal Kuat, Kata Ekonom

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menyatakan Obligasi Daerah dapat menjadi alternatif pembiayaan pembangunan ketika anggaran pemerintah daerah mengalami tekanan. Namun, setiap pemerintah daerah harus memiliki kapasitas fiskal yang kuat agar mampu memenuhi kewajiban pembayaran utang. Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan Yusuf mengatakan pemerintah daerah dapat memanfaatkan instrumen ini untuk […]

  • tech trends wearable cerdas pemantau kesehatan

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Perkembangan teknologi terus bergerak cepat. Tahun 2023 menjadi bukti nyata kreativitas dan inovasi manusia. Gadget tidak lagi sekadar alat bantu. Kini, perangkat teknologi hadir untuk memperluas kemampuan manusia dan menyederhanakan kehidupan sehari-hari. Selain itu, gadget semakin menyatu dengan rutinitas harian. Perangkat pintar membantu pekerjaan, hiburan, hingga kesehatan. Oleh karena itu, teknologi bukan […]

  • Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, Noel Singgung Partai Berinisial K

    Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, Noel Singgung Partai Berinisial K

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerasan sertifikasi K3 kembali menjadi sorotan publik. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel menyampaikan pernyataan terkait dugaan keterlibatan partai politik dan organisasi kemasyarakatan dalam perkara tersebut. Noel menyampaikan keterangan itu kepada wartawan sebelum sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyebut adanya dugaan […]

  • Motor Masuk Tol Sunter Akibat Banjir Jalan Yos Sudarso

    Motor Masuk Tol Sunter Akibat Banjir Jalan Yos Sudarso

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejumlah pengendara sepeda motor memasuki gerbang Tol Sunter pada Senin (12/1/2026). Para pengendara mengambil jalur tersebut setelah banjir menutup sebagian ruas Jalan Yos Sudarso dan menghambat pergerakan kendaraan roda dua. Banjir Menghambat Arus Lalu Lintas Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air mengganggu arus lalu lintas dan menyulitkan sepeda motor melintas. Karena kondisi […]

  • Ammar Zoni dituntut 9 tahun penjara dalam kasus narkotika

    Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dalam Kasus Narkotika

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 395
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Jaksa penuntut umum menuntut aktor Ammar Zoni dengan hukuman sembilan tahun penjara dalam perkara dugaan pengedaran narkotika di Rumah Tahanan Salemba. Sidang pembacaan tuntutan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis. Jaksa dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Yeni Rosalita, membacakan tuntutan tersebut di hadapan majelis hakim. Ia menyatakan bahwa Ammar bersama sejumlah […]

  • Prabowo bertemu pengusaha global di Washington DC

    Seskab Ungkap 12 Pengusaha Besar yang Bertemu Prabowo di AS

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 339
    • 0Komentar

    WASHINGTON DC, (duasatunews.com) — Prabowo bertemu pengusaha global di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan daftar 12 pengusaha besar yang menghadiri pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat kerja sama investasi. Dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu, Teddy menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menghadirkan tokoh-tokoh investasi global dari […]

expand_less