Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dugaan Penimbunan BBM di Lalonggasumeeto Disorot, CGIM Desak Pengusutan hingga Pemasok

Dugaan Penimbunan BBM di Lalonggasumeeto Disorot, CGIM Desak Pengusutan hingga Pemasok

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Central Gerakan Indonesia Menggugat (CGIM), Abdi Aditya, menyoroti serius dugaan praktik penimbunan dan distribusi BBM yang disebut telah berlangsung cukup lama di wilayah Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Jum’at 14 Agustus 2026

Menurut Abdi Aditya, persoalan tersebut bukan merupakan isu yang baru muncul. Dugaan aktivitas BBM tersebut disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengawasan dan penanganan aparat penegak hukum di wilayah tersebut.

“Persoalan ini bukan merupakan isu yang baru muncul. Dugaan aktivitas BBM tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengawasan dan penanganan aparat,” ujar Abdi aditya.

Abdi menilai, Polsek Lalonggasumeeto diduga belum mampu mendalami persoalan BBM tersebut sampai ke akar masalahnya, khususnya dalam mengungkap asal-usul BBM, pihak yang memasok, jalur pengangkutan, tempat penyimpanan, hingga pihak yang menerima atau memanfaatkan BBM tersebut.

“Kalau persoalan ini benar telah berlangsung bertahun-tahun, pertanyaannya sederhana: mengapa sampai sekarang belum dibongkar secara menyeluruh? Aparat tidak boleh hanya melihat aktivitas di permukaan, tetapi harus menelusuri asal-usul BBM dan siapa yang berada di balik distribusinya,” ujarnya.

Abdi juga mempertanyakan efektivitas pengawasan di tingkat Polsek Lalonggasumeeto. Menurutnya, lamanya dugaan aktivitas tersebut berlangsung patut menjadi perhatian serius dan harus dijawab melalui pemeriksaan yang objektif.

“Kami menduga ada ketidakseriusan dalam mendalami persoalan ini. Bahkan, Kapolsek Lalonggasumeeto terkesan menutup mata terhadap polemik BBM yang sudah menjadi perhatian masyarakat,” kata Abdi.

Meski demikian, Abdi menegaskan bahwa tudingan tersebut harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan oleh institusi yang berwenang. Karena itu, pihaknya meminta agar persoalan tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan terhadap aktivitas di lapangan saja.

Menurut Abdi, aparat harus mengusut seluruh mata rantai, mulai dari asal BBM, pemasok, pihak yang melakukan pengangkutan, lokasi penampungan, jaringan distribusi, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat atau mendapatkan keuntungan dari aktivitas tersebut.

“Jangan hanya mencari siapa yang berada di lapangan. Bongkar dari mana BBM itu berasal. Siapa yang memasok. Siapa yang mengangkut. Siapa yang menampung. Ke mana BBM tersebut didistribusikan. Dan siapa yang selama ini mendapatkan keuntungan?” tegasnya

Ketua Central Gerakan Indonesia Menggugat itu juga mendesak agar Bareskrim Polri memberikan perhatian terhadap dugaan persoalan BBM di Lalonggasumeeto dan tidak sepenuhnya menyerahkan penanganan pada tingkat kewilayahan apabila memang terdapat dugaan persoalan yang telah berlangsung lama.

Abdi menegaskan, CGIM akan terus mengawal persoalan tersebut hingga terdapat kejelasan mengenai asal-usul BBM dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Kami tidak ingin persoalan ini berhenti pada permukaan. Kalau memang ada pelanggaran hukum, bongkar sampai ke akar-akarnya. Kalau tidak ada pelanggaran, aparat juga harus memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat,” tutup abdi.

CGIM meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan penimbunan BBM tersebut serta memastikan fakta dan pihak-pihak yang diduga terlibat. Polsek Lalonggasumeeto maupun pihak terkait lainnya juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI AS bahas tarif impor pasca putusan Mahkamah Agung AS

    Tarif Impor RI AS Dibahas Usai Putusan MA AS

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 372
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Tarif impor RI AS kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan rencana pembicaraan lanjutan dengan Amerika Serikat. Pemerintah mengambil langkah ini menyusul putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump. Juru Bicara Kemenko Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menegaskan pemerintah Indonesia tetap mengutamakan kepentingan dan kebutuhan nasional. […]

  • Bea Cukai Kendari didesak GMH Sultra-Jakarta untuk dievaluasi terkait peredaran rokok ilegal.

    GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI mengevaluasi kinerja Bea dan Cukai Kendari. Organisasi tersebut menilai pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di Sulawesi Tenggara belum berjalan maksimal. Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mengatakan peredaran barang kena cukai ilegal di sejumlah daerah tidak […]

  • perundingan nuklir AS Iran di Wina

    Kesepakatan Nuklir AS Iran Masuki Fase Baru

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 320
    • 0Komentar

    MUSCAT, (duasatunews.com) — Kesepakatan nuklir AS Iran kembali menjadi sorotan internasional setelah Oman mengungkap adanya terobosan penting dalam proses diplomasi antara Washington dan Teheran. Terobosan ini menekankan kebijakan tanpa penimbunan uranium serta pengawasan ketat oleh Badan Energi Atom Internasional. Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Al-Busaidi mengatakan Amerika Serikat dan Iran telah mencapai pemahaman baru […]

  • Puluhan ribu nahdliyin menghadiri Mujahadah Kubro NU 1 Abad di Stadion Gajayana Malang

    PWNU Jatim: Mujahadah Kubro Perkuat Persatuan dan Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 421
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Di tengah menguatnya polarisasi sosial dan politik identitas, ruang kebersamaan publik terus menyempit. Dalam kondisi tersebut, organisasi keagamaan mengambil peran strategis untuk menjaga persatuan. Karena itu, Mujahadah Kubro NU yang digelar di Jawa Timur hadir sebagai ruang konsolidasi sosial dari tingkat akar rumput. Tantangan Kebangsaan dan Pentingnya Peran Organisasi Keagamaan Isu persatuan […]

  • OTT KPK Banjarmasin terkait dugaan korupsi restitusi pajak

    OTT KPK Banjarmasin Terkait Dugaan Korupsi Restitusi Pajak

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — OTT KPK Banjarmasin kembali menegaskan langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengawasi sektor perpajakan. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, karena dugaan korupsi restitusi pajak. Komisi Pemberantasan Korupsi segera membenarkan operasi tersebut. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyampaikan konfirmasi […]

  • Indonesia dan Board of Peace: Langkah Aktif untuk Mempercepat Pemulihan Gaza

    Indonesia dan Board of Peace: Langkah Aktif untuk Mempercepat Pemulihan Gaza

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com – Perbincangan publik mengenai rencana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) terus menguat. Masyarakat Indonesia menunjukkan solidaritas kuat terhadap Palestina. Namun, sebagian publik juga mempertanyakan istilah New Gaza yang beredar. Dalam situasi ini, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka alasan Indonesia terlibat di Board of Peace dengan pendekatan rasional dan berbasis data. Board […]

expand_less