Banjir Jakarta Hari Ini Rendam 80 RT dan 23 Ruas Jalan
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- visibility 247
- comment 0 komentar
- print Cetak

kendaraan melintasi jalan yang tergenang air, Kamis (22/1/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com — Hingga Kamis pukul 18.00 WIB, banjir masih menggenangi 80 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jala.n di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Jakarta Timur. Sejak pagi hari, hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Ibu Kota dan memicu genangan di berbagai kawasan.
Selama beberapa jam, hujan deras menaikkan debit air sungai dan menekan kapasitas drainase. Akibatnya, air meluap ke permukiman warga serta menghambat aktivitas masyarakat. Pada sejumlah lokasi, genangan juga menutup sebagian ruas jalan utama.
Hujan Deras dan Air Kiriman Perparah Situasi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mencatat curah hujan tinggi sebagai penyebab utama banjir. Selain itu, aliran air kiriman dari wilayah penyangga mempercepat meluasnya genangan di kawasan rawan.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa hujan deras secara cepat meningkatkan volume air. Oleh karena itu, genangan muncul hampir bersamaan di sejumlah wilayah DKI Jakarta.
“Curah hujan tinggi memicu genangan di beberapa titik di DKI Jakarta,” ujar Yohan di Jakarta, Kamis.
Sukabumi Selatan Alami Dampak Terberat
Wilayah Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mencatat dampak paling signifikan. Di kawasan tersebut, air merendam dua RT dengan ketinggian lebih dari satu meter, sehingga warga kesulitan menjalankan aktivitas harian.
Pengguna jalan juga merasakan dampaknya. Sebanyak 23 ruas jalan tergenang air setinggi 10 hingga 50 sentimeter. Dalam kondisi ini, kendaraan melaju dengan kecepatan terbatas dan sebagian pengendara memilih jalur alternatif.
Luapan Sungai Meluaskan Area Banjir
Luapan Kali Krukut, Sungai Ciliwung, dan Kali Mampang memperluas wilayah terdampak. Dengan demikian, genangan menjangkau permukiman di sekitar bantaran sungai, terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
BPBD Lakukan Penanganan di Lapangan
Untuk menangani situasi tersebut, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel ke sejumlah titik banjir. Selanjutnya, petugas memantau kondisi lapangan serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.
Petugas menyedot genangan air sekaligus memeriksa saluran drainase. Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan banjir segera surut.
Wilayah Terdampak
Jakarta Barat (22 RT): Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Utara, Sukabumi Selatan, Sukabumi Utara.
>Jakarta Selatan (42 RT): Pondok Labu, Cipete Utara, Petogogan, Cipulir, Pela Mampang, Cilandak Timur.
>Jakarta Timur (16 RT): Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan.
Imbauan
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan.
Khusus warga yang tinggal di bantaran sungai, peningkatan kesiapsiagaan dinilai penting.
Selain itu, masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah terkait perkembangan banjir
