Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Kemunduran Demokrasi Indonesia dan Krisis Substansi

Kemunduran Demokrasi Indonesia dan Krisis Substansi

  • account_circle Penulis: Eni Samayati
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 677
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Kemunduran demokrasi Indonesia tidak muncul secara tiba-tiba. Sebaliknya, kekuasaan melemahkannya secara perlahan melalui kebijakan elitis, manipulasi hukum, dan pembatasan kritik publik. Di satu sisi, negara masih menggelar pemilu dan mempertahankan lembaga formal. Namun di sisi lain, praktik politik sehari-hari terus menggerus substansi demokrasi.

Sejak awal, demokrasi menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Melalui sistem ini, warga memperoleh hak memilih, mengkritik, dan mengawasi pemerintahan. Akan tetapi, realitas politik mutakhir menunjukkan hal berbeda. Kini, elite mendominasi arah kebijakan dan mengambil keputusan strategis tanpa partisipasi publik yang bermakna.

Partisipasi Publik Kehilangan Daya

Dalam praktiknya, penguasa sering membatasi partisipasi rakyat pada tahapan prosedural. Memang, pemilu memberi ruang memilih. Namun, proses tersebut tidak membuka ruang menentukan. Akibatnya, demokrasi kehilangan daya hidup dan berubah menjadi mekanisme administratif yang kaku.

Kritik Ditekan, Ruang Bicara Menyempit

Lebih jauh, penguasa kerap memandang kritik sebagai gangguan stabilitas. Dalam kondisi ini, aparat menekan suara berbeda, sementara pejabat menghindari akuntabilitas. Dengan demikian, kemunduran demokrasi Indonesia berjalan seiring melemahnya perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.

Hukum Mengabdi pada Kekuasaan

Di sisi lain, penegak hukum menerapkan aturan secara timpang. Dalam banyak kasus, mereka bertindak tegas terhadap warga kecil. Sebaliknya, mereka bersikap lunak kepada elite berkuasa. Karena ketimpangan tersebut, prinsip kesetaraan kehilangan makna dan hukum berubah menjadi alat kepentingan politik.

Apatisme Menjadi Alarm Bahaya

Sebagai konsekuensi, kondisi ini mendorong masyarakat menjauh dari proses politik. Ketika janji diingkari, korupsi berulang, dan keadilan sulit dirasakan, apatisme tumbuh. Pada titik itu, rakyat memilih diam dan kekuasaan bergerak tanpa pengawasan.

Pada akhirnya, kemunduran demokrasi Indonesia bukan sekadar persoalan sistem. Lebih dari itu, ia mencerminkan krisis keberanian. Oleh karena itu, demokrasi membutuhkan pemimpin yang mau mendengar, institusi yang tetap independen, dan warga yang berani bersuara. Tanpa keberanian kolektif tersebut, demokrasi hanya akan hidup sebagai istilah, tetapi mati dalam praktik bernegara.

Penulis: Eni Samayati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK periksa arsitek kasus RSUD Kolaka Timur di Gedung Merah Putih

    KPK Periksa Arsitek RSUD Kolaka Timur, Kasus Abdul Azis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi terus melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Dalam perkembangan terbaru kasus yang menjerat Bupati Kolaka Timur nonaktif Abdul Azis, KPK periksa arsitek RSUD Kolaka Timur yang terlibat dalam proses perencanaan proyek pembangunan rumah sakit tersebut. Pemeriksaan Arsitek untuk […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 904
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Teknologi gadget 2023 menghadirkan gelombang inovasi yang semakin menyatu dengan kehidupan manusia, mulai dari wearable pintar hingga sistem smart home berbasis kecerdasan buatan. Gadget kini tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi solusi cerdas yang meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan efisiensi energi. Seiring waktu, perangkat pintar semakin menyatu dengan rutinitas harian. Gadget membantu […]

  • Pesawat ATR Hilang Maros, Tiga Pegawai KKP di Dalamnya

    Pesawat ATR Hilang Maros, Tiga Pegawai KKP di Dalamnya

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pesawat ATR hilang Maros pada Sabtu (17/1) saat menjalani penerbangan menuju Makassar. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan tiga pegawainya menjadi penumpang pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT). Hingga Sabtu malam, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian secara intensif.(Baca juga: https://duasatunews.com/category/nasional) Menteri KKP Tanggapi Pesawat ATR Hilang Maros Menteri Kelautan dan […]

  • Ketua Satgas MBG Lampung Saipul saat diwawancarai wartawan terkait program MBG di Bandarlampung

    Satgas: 2,7 Juta Warga Lampung Terima MBG, Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 357
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung menjangkau jutaan warga. Namun, di balik capaian itu, masalah distribusi dan kesiapan dapur layanan masih menyisakan pekerjaan rumah. Kondisi tersebut berpengaruh langsung pada kualitas asupan gizi dan konsentrasi belajar anak-anak. Isu Krusial di Tengah Percepatan Program Nasional Pemerintah mendorong MBG sebagai program strategis nasional untuk […]

  • Trump tunda kunjungan China karena perang Iran

    Trump Tunda Kunjungan China karena Perang Iran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) — Trump tunda kunjungan China selama sekitar satu bulan karena fokus pada perang yang sedang berlangsung dengan Iran. Keputusan ini membuat agenda pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping harus dijadwal ulang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump awalnya merencanakan kunjungan ke Beijing pada 31 Maret hingga 2 April. Namun, situasi konflik membuatnya memilih tetap […]

  • KPK periksa Rini Soemarno dalam kasus korupsi jual beli gas PGN IAE

    KPK Periksa Rini Soemarno di Kasus Korupsi Gas PGN

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 380
    • 0Komentar

    ” KPK periksa Rini Soemarno sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energy (IAE). Pemeriksaan ini menandai pendalaman peran pengambil kebijakan di sektor BUMN dalam perkara yang diduga merugikan keuangan negara hingga jutaan dolar Amerika Serikat.“ Jakarta, duasatunews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi terus […]

expand_less