Trump Uranium Iran: AS Akan Ambil Jika Kesepakatan Tercapai
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
- visibility 104
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Amerika Serikat (US), Donald Trump.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hamilton, Kanada (duasatunews.com) – Isu Trump uranium Iran kembali menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS akan mengambil uranium yang diperkaya milik Iran jika kedua negara mencapai kesepakatan.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan pada Senin. Ia menegaskan langkah itu menjadi bagian dari skema negosiasi antara Washington dan Teheran.
“Jika kita memiliki kesepakatan dengan mereka, kita akan mengambilnya sendiri,” kata Trump.
Trump Uranium Iran dan Klaim Pembicaraan AS–Iran
Trump mengatakan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran berlangsung pada Minggu malam. Namun, Iran membantah klaim tersebut.
Menurut Trump, kedua pihak sama-sama ingin mencapai kesepakatan terkait program nuklir Iran. Ia menilai komunikasi masih berjalan meski terdapat perbedaan pandangan.
“Mereka sangat ingin membuat kesepakatan. Kami juga ingin membuat kesepakatan,” ujarnya.
Trump menambahkan komunikasi kemungkinan berlanjut melalui telepon sebelum kedua negara melakukan pertemuan langsung.
Negosiasi Program Nuklir Iran Masih Berlanjut
Trump menyebut pejabat Amerika Serikat dan Iran akan segera bertemu secara langsung. Ia juga mengatakan komunikasi tetap berlangsung meski mobilitas pejabat Iran terbatas.
“Kita akan bertemu hari ini mungkin melalui telepon,” kata Trump.
Isu pengelolaan uranium Iran selama ini menjadi salah satu sumber ketegangan utama antara kedua negara. Karena itu, pembicaraan ini mendapat perhatian luas dari komunitas internasional.
Ancaman AS dalam Kesepakatan Nuklir Iran
Selain jalur diplomasi, Trump juga menyinggung kemungkinan langkah militer jika negosiasi tidak mencapai hasil. Ia sebelumnya mengumumkan jeda lima hari dalam serangan terhadap fasilitas energi Iran.
Trump mengatakan pemerintah AS akan mengevaluasi hasil jeda tersebut sebelum mengambil keputusan lanjutan. Langkah ini menunjukkan bahwa Washington tetap membuka ruang dialog, tetapi juga menyiapkan opsi lain jika diperlukan.
“Kita akan lihat hasilnya. Jika berjalan baik, kita akan menyelesaikan masalah ini. Jika tidak, kita akan terus membombardir,” ujarnya.
Dampak Trump Uranium Iran terhadap Stabilitas Global
Pernyataan terkait Trump uranium Iran berpotensi memengaruhi stabilitas geopolitik global. Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran selama ini diwarnai ketegangan, terutama terkait program nuklir.
Kebijakan kedua negara dalam isu ini dapat berdampak pada keamanan kawasan Timur Tengah serta hubungan internasional secara luas. Sejumlah pengamat menilai arah negosiasi akan menentukan dinamika politik global dalam waktu dekat.
Sumber: Anadolu – ANTARA
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
