Rakornas Pusat Daerah 2026 Perkuat Sinergi Nasional
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- visibility 302
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan laporan saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bogor, duasatunews.com — Rakornas Pusat Daerah 2026 menjadi forum koordinasi nasional antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyelaraskan pelaksanaan program prioritas pembangunan. Kegiatan ini menghadirkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran kementerian, lembaga, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi kehadiran Presiden yang memberikan arahan langsung kepada peserta. Ia menilai arahan tersebut memperjelas arah kebijakan nasional dan memperkuat kerja sama lintas pemerintahan.
Forum Koordinasi Pusat dan Daerah Digelar di Sentul
Forum koordinasi pemerintah pusat dan daerah ini berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026). Kementerian Dalam Negeri menginisiasi pertemuan nasional tersebut sebagai wadah penyelarasan kebijakan pembangunan agar implementasi program pusat berjalan efektif di daerah.
Mendagri menjelaskan bahwa agenda ini semula direncanakan pada awal Januari 2026. Namun, penyesuaian agenda kenegaraan Presiden membuat pelaksanaannya bergeser ke awal Februari.
Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Fokus Rakornas Nasional
Melalui tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045, rakornas nasional tahun 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi antarpemerintahan.
Tito menyebutkan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Menurutnya, keberhasilan program prioritas nasional sangat bergantung pada keselarasan perencanaan dan pelaksanaan kebijakan pusat dan daerah.
Agenda Strategis Pemerintah Dibahas dalam Koordinasi Nasional
Panitia membuka Rakornas Pusat Daerah 2026 dengan pengarahan Presiden, kemudian melanjutkan agenda dengan pemaparan program strategis nasional dalam tiga sesi utama.
Sesi pertama membahas kebijakan ekonomi, investasi, dan energi. Sesi kedua menyoroti sektor pangan, koperasi, dan gizi. Sementara itu, sesi ketiga membahas peran penegakan hukum dalam mengawal pelaksanaan program strategis nasional.
Ribuan Peserta Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah
Sebanyak 4.011 peserta mengikuti forum koordinasi pemerintah pusat dan daerah yang terdiri atas unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Menutup laporannya, Mendagri menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan kebijakan nasional secara terkoordinasi. Ia juga memohon perkenan Presiden untuk memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.
