Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Miras Oplosan Pelajar Tewaskan Dua Siswa di Pulau Sapuka

Miras Oplosan Pelajar Tewaskan Dua Siswa di Pulau Sapuka

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 335
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangkep, (duasatunews.com) – miras oplosan pelajar kembali menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 13 pelajar di Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, nekat mengonsumsi minuman keras campuran berbahan cairan spritus dan minuman berenergi. Peristiwa tersebut menyebabkan dua pelajar meninggal dunia, sementara 11 lainnya masih menjalani perawatan dan pemeriksaan medis secara intensif.

Kejadian ini memicu keprihatinan masyarakat setempat karena seluruh korban masih berstatus pelajar dan sebagian besar berusia di bawah umur.

Miras Oplosan Pelajar Dikonsumsi di Dermaga Pulau Sapuka

Peristiwa miras oplosan pelajar ini terjadi pada Selasa malam (3/2/2026) di Dermaga Batu Pulau Sapuka. Para pelajar berkumpul dan mengonsumsi minuman oplosan secara bersama-sama.

Kasi Humas Polres Pangkep, Imran, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa para pelajar mengonsumsi minuman oplosan dalam dua kesempatan pada hari yang sama.

“Pada siang hari, salah satu pelajar membeli spritus, air mineral, minuman berenergi, dan susu kental manis. Mereka mengoplos lalu meminumnya bersama. Pada malam hari, mereka kembali membeli bahan serupa untuk dikonsumsi di dermaga,” ujar Imran, Sabtu (7/2/2026).

Dampak Konsumsi Minuman Oplosan terhadap Kesehatan Pelajar

Setelah mengonsumsi minuman oplosan, kondisi para pelajar mulai menunjukkan gejala serius. Beberapa di antaranya mengeluhkan pusing, mual, hingga kejang.

Pada Kamis pagi (5/2/2026), korban berinisial WA (16) mengalami kejang hebat. Keluarga segera membawanya ke Puskesmas Pulau Sapuka. Tidak lama kemudian, korban kedua berinisial SA (17) juga dibawa ke fasilitas kesehatan yang sama akibat kondisi serupa.

“Sekitar pukul 13.00 Wita, tenaga medis menyatakan WA meninggal dunia. Pada malam harinya sekitar pukul 20.00 Wita, SA juga meninggal dunia,” jelas Imran.

Sebanyak 11 pelajar lainnya masih menjalani perawatan medis dengan kondisi yang beragam, mulai dari stabil hingga membutuhkan pemantauan ketat.

Penyelidikan Polisi atas Kasus Miras Oplosan Pelajar

Polisi langsung bergerak menangani kasus ini. Petugas mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendata seluruh korban yang terlibat.

Selain itu, polisi juga menelusuri asal spritus yang digunakan dalam minuman oplosan. Petugas memeriksa pedagang yang menjual spritus kepada para pelajar untuk memastikan tidak ada pelanggaran lain.

“Kami menelusuri asal bahan oplosan dan memeriksa saksi-saksi terkait,” tambah Imran.

Imbauan Polisi dan Peran Orang Tua

Hingga kini, Polres Pangkep masih mendalami kasus miras oplosan pelajar tersebut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka.

“Kami mengajak para orang tua untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi anak masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Imran.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • data bansos tidak tepat sasaran berdasarkan BPS 2026

    Data Bansos Tidak Tepat Sasaran: BPS Temukan 11.014 KPM

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Data bansos tidak tepat sasaran menjadi sorotan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tidak lagi layak menerima bantuan sosial. Temuan ini berasal dari pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa temuan tersebut masuk kategori inclusion error. Artinya, penerima […]

  • Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 430
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan ratusan juta rupiah serta sejumlah mata uang asing dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pegawai pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara. KPK menduga OTT ini berkaitan dengan suap pengurangan nilai pajak. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penyitaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penyidik menyita […]

  • Membangun Konawe Lebih Cerah: Jangan Tunggu Masa Depan Datang Sendiri

    Membangun Konawe Lebih Cerah: Jangan Tunggu Masa Depan Datang Sendiri

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 487
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Konawe sebenarnya tidak kekurangan apa pun. Tanahnya subur, sumber dayanya melimpah, dan anak mudanya banyak. Yang sering kurang justru satu hal penting: kesadaran bersama bahwa masa depan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus kita bangun sejak sekarang. Selama ini, banyak pihak mengukur pembangunan dari jalan yang mulus atau bangunan yang berdiri megah. […]

  • prank ambulans Jakbar oleh debt collector dengan modus order fiktif merugikan kru medis

    Prank Debt Collector Ambulans Jakbar Viral

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 200
    • 1Komentar

    Prank Ambulans Jakbar Rugikan Kru, Modus Debt Collector Terungkap Jakarta,(duasatunews.com)– Kasus prank ambulans Jakbar menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Aksi ini merugikan kru ambulans karena pelaku membuat pesanan fiktif untuk kepentingan penagihan utang. Sopir ambulans, Yoga Dwi Saputra, menerima pesanan melalui WhatsApp pada Selasa (14/4/2026). Pemesan meminta penjemputan pasien di kawasan Jalan […]

  • “Xi Jinping dan Vladimir Putin membahas tata kelola global baru di Beijing”

    Xi dan Putin Sepakat Perkuat Tata Kelola Global Baru di Tengah Gejolak Dunia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 84
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Presiden China Xi Jinping mengajak Rusia memperkuat kerja sama strategis untuk membangun tata kelola global yang lebih adil dan setara. Ajakan itu disampaikan Xi saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, Rabu (20/5). Xi menilai situasi global saat ini semakin kompleks akibat meningkatnya hegemoni sepihak. Meski begitu, ia menegaskan perdamaian dan kerja sama […]

  • Ilustrasi negosiasi tegang antara Iran dan Amerika Serikat, menampilkan proposal Iran baru yang menunda pembahasan nuklir serta fokus pada pembukaan Selat Hormuz dan stabilitas kawasan.

    Proposal Baru Iran Picu Ketegangan, Donald Trump Kecewa Soal Nuklir Tak Dibahas

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Iran mengajukan proposal negosiasi baru kepada Amerika Serikat. Namun, langkah ini langsung memicu ketidakpuasan Presiden Donald Trump. Pasalnya, Iran tidak memasukkan isu nuklir dalam tahap awal pembahasan. Fokus Awal pada Stabilitas Kawasan Pertama, Iran menempatkan pembukaan Selat Hormuz sebagai prioritas utama. Jalur ini memegang peran penting dalam distribusi energi dunia. Oleh karena itu, […]

expand_less