Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Miras Oplosan Pelajar Tewaskan Dua Siswa di Pulau Sapuka

Miras Oplosan Pelajar Tewaskan Dua Siswa di Pulau Sapuka

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 562
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangkep, (duasatunews.com) – miras oplosan pelajar kembali menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 13 pelajar di Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, nekat mengonsumsi minuman keras campuran berbahan cairan spritus dan minuman berenergi. Peristiwa tersebut menyebabkan dua pelajar meninggal dunia, sementara 11 lainnya masih menjalani perawatan dan pemeriksaan medis secara intensif.

Kejadian ini memicu keprihatinan masyarakat setempat karena seluruh korban masih berstatus pelajar dan sebagian besar berusia di bawah umur.

Miras Oplosan Pelajar Dikonsumsi di Dermaga Pulau Sapuka

Peristiwa miras oplosan pelajar ini terjadi pada Selasa malam (3/2/2026) di Dermaga Batu Pulau Sapuka. Para pelajar berkumpul dan mengonsumsi minuman oplosan secara bersama-sama.

Kasi Humas Polres Pangkep, Imran, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa para pelajar mengonsumsi minuman oplosan dalam dua kesempatan pada hari yang sama.

“Pada siang hari, salah satu pelajar membeli spritus, air mineral, minuman berenergi, dan susu kental manis. Mereka mengoplos lalu meminumnya bersama. Pada malam hari, mereka kembali membeli bahan serupa untuk dikonsumsi di dermaga,” ujar Imran, Sabtu (7/2/2026).

Dampak Konsumsi Minuman Oplosan terhadap Kesehatan Pelajar

Setelah mengonsumsi minuman oplosan, kondisi para pelajar mulai menunjukkan gejala serius. Beberapa di antaranya mengeluhkan pusing, mual, hingga kejang.

Pada Kamis pagi (5/2/2026), korban berinisial WA (16) mengalami kejang hebat. Keluarga segera membawanya ke Puskesmas Pulau Sapuka. Tidak lama kemudian, korban kedua berinisial SA (17) juga dibawa ke fasilitas kesehatan yang sama akibat kondisi serupa.

“Sekitar pukul 13.00 Wita, tenaga medis menyatakan WA meninggal dunia. Pada malam harinya sekitar pukul 20.00 Wita, SA juga meninggal dunia,” jelas Imran.

Sebanyak 11 pelajar lainnya masih menjalani perawatan medis dengan kondisi yang beragam, mulai dari stabil hingga membutuhkan pemantauan ketat.

Penyelidikan Polisi atas Kasus Miras Oplosan Pelajar

Polisi langsung bergerak menangani kasus ini. Petugas mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendata seluruh korban yang terlibat.

Selain itu, polisi juga menelusuri asal spritus yang digunakan dalam minuman oplosan. Petugas memeriksa pedagang yang menjual spritus kepada para pelajar untuk memastikan tidak ada pelanggaran lain.

“Kami menelusuri asal bahan oplosan dan memeriksa saksi-saksi terkait,” tambah Imran.

Imbauan Polisi dan Peran Orang Tua

Hingga kini, Polres Pangkep masih mendalami kasus miras oplosan pelajar tersebut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka.

“Kami mengajak para orang tua untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi anak masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Imran.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk RI tembus Australia melalui ekspor perdana urea dari Pelabuhan Bontang disertai penurunan harga pupuk subsidi 20 persen untuk petani Indonesia.

    Pupuk RI Tembus Australia, Harga Subsidi untuk Petani Turun 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Pupuk RI tembus Australia menjadi langkah baru pemerintah dalam memperkuat industri pupuk nasional sekaligus memperluas pasar internasional. Selain meningkatkan ekspor, pemerintah juga menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen guna membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kebijakan tersebut memberi keuntungan langsung bagi petani di tengah situasi geopolitik global yang […]

  • KPK Panggil Raffi terkait kasus dugaan suap Bea Cukai

    Kabid Hukum dan HAM PP GPI Meminta KPK Memanggil Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil Raffi Ahmad. Desakan itu muncul setelah jaksa menyebut nama Raffi dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Ketua Bidang Hukum dan HAM PP GPI, Midul Makati, SH., […]

  • Prabowo Terima Laporan Dasco Jelang Lawatan ke Inggris

    Prabowo Terima Laporan Dasco Jelang Lawatan ke Inggris

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 615
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima laporan dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Gedung VVIP Base Ops Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu siang. Presiden menggelar pertemuan tersebut sebelum bertolak ke London, Inggris, untuk menjalani lawatan luar negeri. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi pertemuan itu. Ia menjelaskan […]

  • Zikrullah Kejati Riau dan Heri Yulianto Kajari Siak memberi keterangan media terkait kasus buron penipuan lahan Riau.

    Buron Penipuan Lahan Riau 2,5 Tahun Akhirnya Ditangkap di Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kasus buron penipuan lahan Riau kembali menjadi sorotan setelah aparat berhasil menangkap terpidana M. Sofyan Sembiring yang selama ini menghindari eksekusi hukum. Penangkapan ini mengakhiri pelarian selama kurang lebih 2,5 tahun sejak putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Tim Satuan Tugas Tangkap Buronan (Tabur) dari Kejaksaan Tinggi Riau bersama Kejaksaan Negeri Siak menangkap […]

  • Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Desak Kapolri evaluasi Kapolres Konawe Utara kembali menguat. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) menyoroti aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Konawe Utara yang hingga kini masih berjalan, Selasa (7/1/2026). Menurut PERSAMA Sultra-Jakarta, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan aparat penegak hukum di daerah. Oleh karena itu, organisasi ini mendorong […]

  • Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menerima pataka pada Musprov Kadin Sultra di Kendari

    Kadin Sultra Masuki Periode Baru, Anton Timbang Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 479
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII kembali mempercayakan Anton Timbang sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara (Kadin Sultra) periode 2026–2031. Forum tersebut berlangsung di Kendari, Sabtu (14/2/2026). Keputusan Musprov mengantar Anton memasuki periode kepemimpinan kedua. Selama periode sebelumnya, ia aktif membenahi tata kelola organisasi dan memperkuat posisi Kadin Sultra sebagai mitra […]

expand_less