Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KPLB Prajurit TNI SEA Games 2025, Panglima Beri Penghargaan

KPLB Prajurit TNI SEA Games 2025, Panglima Beri Penghargaan

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 639
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – KPLB Prajurit TNI diberikan oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia Agus Subiyanto kepada prajurit yang berprestasi sebagai atlet pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Penghargaan tersebut meliputi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) serta kesempatan mengikuti pendidikan perwira dan bintara sebagai bentuk apresiasi negara.

Sebanyak 39 personel TNI tergabung dalam kontingen Indonesia pada ajang olahraga Asia Tenggara tersebut. Para prajurit berhasil menyumbangkan puluhan medali dan mengharumkan nama bangsa di tingkat regional. Prestasi ini melanjutkan catatan positif Indonesia di berbagai ajang internasional, sebagaimana diberitakan dalam artikel internal Prestasi Atlet Indonesia di Ajang Internasional
👉 https://duasatunews.com/prestasi-atlet-indonesia

KPLB Prajurit TNI untuk Atlet Peraih Medali

Secara rinci, 19 personel TNI meraih medali emas, 18 personel memperoleh medali perak, dan 17 personel membawa pulang medali perunggu. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi pembinaan atlet di lingkungan TNI yang berjalan terarah dan berkelanjutan.

Selain itu, keberhasilan ini menegaskan bahwa prajurit TNI mampu menjalankan peran ganda secara profesional. Mereka tetap disiplin menjalankan tugas kedinasan sekaligus berprestasi di arena olahraga, sejalan dengan peran TNI di luar operasi militer yang juga dibahas dalam artikel Peran Prajurit TNI dalam Kegiatan Non-Militer
👉 https://duasatunews.com/peran-prajurit-tni

Bentuk KPLB Prajurit TNI dan Pendidikan Lanjutan

Dalam keterangannya di Istana Negara, Kamis (8/1/2026), Agus Subiyanto menjelaskan bentuk penghargaan yang diberikan. Dua prajurit menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa, 34 prajurit memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan Sekolah Perwira, dan tiga prajurit mengikuti pendidikan Sekolah Bintara karena berasal dari Tamtama.

Menurut Agus, kebijakan tersebut mencerminkan komitmen TNI dalam menghargai dedikasi dan disiplin prajurit. Selain mencatat prestasi sebagai atlet, para prajurit juga tetap menunjukkan loyalitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas negara.

Kebijakan Baru Selama Menjabat Panglima TNI

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya ia juga memberikan penghargaan kepada 158 prajurit berprestasi yang bertugas di Papua. Namun, pemberian KPLB khusus bagi atlet atas prestasi olahraga menjadi kebijakan baru yang pertama kali ia terapkan sejak menjabat sebagai Panglima TNI.

“Selama saya menjabat, ini yang pertama untuk atlet. TNI terus mengembangkan berbagai unit baru, termasuk di bidang olahraga, menyesuaikan dengan dinamika lingkungan strategis global,” tegas Agus.

Arahan Presiden dan Kisah Perjuangan Atlet

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara langsung meminta Panglima TNI memberikan kenaikan pangkat kepada prajurit-atlet berprestasi di SEA Games 2025. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti perjuangan atlet berkuda TNI Riko Ganda Febryyanto, Welda Agapindo, dan Jamhur Hatta.

Rizki Juniansyah Raih Prestasi dan Kenaikan Pangkat

Selain cabang berkuda, Presiden juga memberikan apresiasi khusus kepada atlet angkat besi Rizki Juniansyah. Rizki meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia di SEA Games 2025.

Prestasi atlet nasional ini sebelumnya juga tercatat dalam liputan Atlet Indonesia Berprestasi di Olimpiade Paris 2024
👉 https://duasatunews.com/olimpiade-paris-2024

Dorong Motivasi dan Semangat Prajurit

Melalui pemberian KPLB Prajurit TNI dan pendidikan lanjutan ini, TNI berharap seluruh prajurit semakin termotivasi untuk berprestasi. Kebijakan ini sejalan dengan program pembinaan atlet nasional yang juga menjadi perhatian Tentara Nasional Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

🔗 Tautan ke luar (resmi & aman):

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tambang ilegal Sulawesi Tenggara dengan alat berat

    Kasus Tambang Ilegal Sultra Disorot, Bareskrim Polri Didesak Usut Aktor Utama dan Hindari Tebang Pilih

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penanganan kasus tambang ilegal di Sulawesi Tenggara kembali menuai sorotan. Sejumlah pihak menilai aparat penegak hukum belum konsisten dan terkesan tebang pilih. Nusantara Forest Watch Soroti Penanganan Kasus Nusantara Forest Watch menilai aparat belum menindak semua pihak yang diduga terlibat. Mereka menyoroti pengusaha tambang berinisial AM yang masuk dalam jajaran direksi PT […]

  • Menteri HAM Natalius Pigai Tidak Menggunakan Pengawalan Khusus Saat Kunjungan Kerja

    Menteri HAM Natalius Pigai Tidak Menggunakan Pengawalan Khusus Saat Kunjungan Kerja

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan komitmennya menjalankan kunjungan kerja tanpa pengawalan khusus atau patwal. Ia menerapkan kebijakan ini untuk membangun kedekatan langsung dengan masyarakat serta menegaskan prinsip kesetaraan di hadapan hukum. Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyampaikan pernyataan tersebut pada Selasa (7/1/2025). Ia menilai pejabat negara perlu hadir langsung untuk mendengar […]

  • PLTN dunia dan pemanfaatan energi nuklir

    Nuklir Indonesia Kekuatan Energi Bangsa

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    Jakarta | duasatunews.com – Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah, termasuk energi nuklir. Negara perlu mengoptimalkan seluruh potensi energi tersebut. Langkah ini sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 33 tentang pengelolaan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat. Sejarah Program Nuklir Indonesia Direktur PUSPINEBT ICMI, Irwanuddin H.I. Kulla, menjelaskan bahwa Indonesia memulai program nuklir sejak […]

  • outlook utang Indonesia negatif

    Outlook Utang Indonesia Negatif, Fitch Pertahankan Rating BBB

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 438
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings mengubah outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif pada Rabu (4/3/2026). Fitch tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB. Level ini masih masuk kategori investment grade atau layak investasi. Fitch menilai ketidakpastian kebijakan ekonomi meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini berpotensi menekan kepercayaan […]

  • Di Pimpin Nova Arianto, Seleksi Timnas U-20 Dimulai

    Di Pimpin Nova Arianto, Seleksi Timnas U-20 Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 645
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Seleksi Timnas Indonesia U-20 resmi dimulai sebagai bagian dari persiapan jangka panjang sepak bola nasional. Pelatih kepala Nova Arianto langsung memimpin proses seleksi untuk membentuk kerangka awal skuad Garuda Muda yang siap bersaing di level internasional. Melalui seleksi Timnas Indonesia U-20 ini, PSSI mengundang puluhan pemain muda potensial dari berbagai klub dan […]

  • mahasiswa sultra tolak tambang di jakarta

    Skandal Jual beli Dokumen: ESDM Didesak Tolak RKAB PT TMM, Kejagung Diminta Tangkap Tri Firdaus

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 906
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Suara penolakan terhadap praktik kotor di sektor pertambangan kembali menggema di ibu kota. Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) Jakarta bersiap turun ke jalan. Mereka menuntut negara menghentikan privilese hukum bagi korporasi nakal dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. Aksi ini muncul karena aparat penegak hukum belum menuntaskan dugaan korupsi tambang nikel. Kasus […]

expand_less