Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Saham IT India Ambruk, Kapitalisasi Pasar Hilang Rp840,9 Triliun Akibat Kekhawatiran AI

Saham IT India Ambruk, Kapitalisasi Pasar Hilang Rp840,9 Triliun Akibat Kekhawatiran AI

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 364
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Saham IT India anjlok tajam pada akhir pekan perdagangan dan mencatatkan kinerja terburuk sejak Maret 2020, setelah aksi jual besar-besaran memangkas kapitalisasi pasar sektor teknologi hingga US$50 miliar atau setara Rp840,96 triliun dalam satu hari.

Tekanan kuat datang dari sentimen global. Pelemahan saham teknologi di Wall Street menyeret pasar Asia, termasuk India. Investor melepas saham berisiko dan mengalihkan dana ke aset aman menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat. Kondisi ini memperburuk tekanan pada emiten teknologi yang sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Di pasar domestik, indeks Nifty IT sempat turun hingga 5,1% pada perdagangan Kamis. Indeks tersebut kemudian ditutup melemah 1,44% pada akhir pekan. Secara mingguan, indeks Nifty IT mencatat penurunan 8,23%, yang menjadi koreksi terdalam sejak awal pandemi COVID-19.

Saham IT India Anjlok Dipicu Kekhawatiran Dampak AI

Selain sentimen global, investor juga mencermati dampak kecerdasan buatan terhadap industri jasa teknologi. Peluncuran alat AI oleh startup Anthropic bulan lalu memicu kekhawatiran bahwa adopsi AI yang cepat dapat menekan permintaan layanan teknologi tradisional.

Pasar menilai perkembangan tersebut berpotensi mengganggu industri jasa teknologi India yang bernilai sekitar Rp4.759,81 triliun. Kekhawatiran ini mendorong aksi jual lanjutan, sehingga saham IT India anjlok lebih dalam sepanjang pekan.

Meski demikian, sejumlah pelaku pasar menilai reaksi investor masih berlebihan. Sat Duhra, manajer portofolio Henderson Far East Income, menyebut AI sebagai peluang strategis jika perusahaan mampu menyesuaikan model bisnis.

“Perusahaan teknologi India perlu menjelaskan bagaimana AI bisa mendorong efisiensi dan pertumbuhan, bukan hanya menjadi ancaman,” ujarnya kepada Refinitiv, Sabtu (14/2/2026).

Analis Nilai Peran IT Tetap Penting

Analis J.P. Morgan menilai asumsi bahwa AI langsung menggantikan peran perusahaan jasa teknologi terlalu sederhana. Mereka menegaskan layanan IT tetap menjadi fondasi penting dalam pengembangan dan integrasi sistem perusahaan berskala besar.

Ke depan, investor akan memantau langkah emiten dalam menjaga pertumbuhan, mengelola margin, serta memanfaatkan AI sebagai sumber nilai tambah di tengah volatilitas pasar global.

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggeledahan Kementerian Kehutanan Kasus Tambang Konawe

    Penggeledahan Kementerian Kehutanan Kasus Tambang Konawe

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 628
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penggeledahan Kementerian Kehutanan oleh penyidik Kejaksaan Agung berlangsung di Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan korupsi perubahan status hutan lindung menjadi hutan produksi di Konawe Utara, termasuk dugaan pelanggaran izin tambang. Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus memulai penggeledahan sejak siang hari. Hingga sore, Kejaksaan Agung […]

  • PT Sritex terkait perkara Eksepsi Bos Sritex dan kredit perbankan

    Bos Sritex Ajukan Eksepsi di Sidang Tipikor: Sebut Dakwaan Korupsi Kredit Rp1,3 Triliun Prematur

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 524
    • 0Komentar

    SEMARANG,Duasatunews.com — Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, mengajukan eksepsi terhadap dakwaan jaksa penuntut umum. Keduanya meminta majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang menolak dakwaan dugaan korupsi fasilitas kredit. Iwan Setiawan menyampaikan eksepsi tersebut dalam persidangan yang berlangsung pada Senin. Ia […]

  • Pemerasan izin tinggal WNA di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi yang diusut KPK terkait dugaan aliran dana ke aset kripto

    KPK Telusuri Aliran Dana Pemerasan Izin Tinggal WNA, Diduga Mengalir ke Investasi Kripto

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penggunaan uang hasil pemerasan untuk membeli aset kripto. Dugaan tersebut muncul dalam penyidikan kasus korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik telah menyita empat akun aset kripto senilai Rp1,2 miliar. Penyidik menduga para tersangka membeli aset digital tersebut menggunakan uang […]

  • Jokowi Hadir Sidang Ijazah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

    Jokowi Siap Hadir Sidang Ijazah, Bawa Dokumen SD hingga S1

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Jokowi Hadir Sidang Ijazah menjadi sorotan setelah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), memastikan kesiapannya menghadiri persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait ijazahnya. Sidang tersebut menghadirkan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menyampaikan kepastian tersebut usai menghadiri […]

  • Penyegelan toko emas Jakarta oleh Bea Cukai karena dugaan pelanggaran impor

    Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah di Jakarta, Diduga Terkait Administrasi Impor

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 450
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Bea Cukai segel toko emas Jakarta menjadi sorotan publik setelah aparat kepabeanan menutup sementara tiga gerai perhiasan mewah di pusat perbelanjaan ibu kota. Tindakan ini memicu pertanyaan konsumen serta pelaku usaha mengenai kepastian hukum dan dampaknya terhadap aktivitas perdagangan. Dugaan Pelanggaran Impor Barang Mewah Petugas Bea Cukai Jakarta melakukan penyegelan karena menduga […]

  • klaim Iran UEA terkait konflik di kawasan Timur Tengah

    Klaim Iran UEA Terlibat Konflik, Ini Respons dan Faktanya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Media pemerintah Iran melaporkan dugaan keterlibatan Uni Emirat Arab (UEA) dalam konflik yang sedang berlangsung di kawasan. Namun, hingga kini tidak ada pihak independen yang dapat memverifikasi klaim tersebut. Stasiun televisi milik negara Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), mengunggah pernyataan di platform X pada Sabtu (4/4/2026). Dalam unggahan itu, IRIB […]

expand_less