Mahasiswa Sultra di Jakarta Duduki Mes/kantor Penghubung untuk Dijadikan Asrama
- account_circle Afs
- calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
- visibility 483
- comment 0 komentar
- print Cetak

audensi mahasiswa sultra dikantor penghubung sultra
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — 7 Oktober 2025 Mahasiswa Sultra Jakarta yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di ibu kota kini menghadapi persoalan serius terkait tempat tinggal. Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara terpaksa meninggalkan kontrakan setelah pemilik rumah sewa meminta mereka angkat kaki akibat keterlambatan pembayaran.
Akibat kondisi tersebut, para mahasiswa segera mencari tempat berlindung sementara. Dalam situasi mendesak itu, mereka kemudian memilih menempati mes milik Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara di Jakarta agar aktivitas perkuliahan tetap berjalan.
Mahasiswa Sultra Jakarta Hadapi Krisis Hunian
Pengusiran dari kontrakan menjadi awal krisis hunian yang dialami mahasiswa. Selain keterbatasan ekonomi, tingginya biaya sewa di Jakarta juga mempersempit peluang mereka mendapatkan tempat tinggal baru dalam waktu singkat.
Di sisi lain, jumlah mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang melanjutkan studi ke Jakarta terus meningkat setiap tahun. Namun hingga kini, fasilitas hunian resmi bagi mahasiswa daerah belum tersedia secara memadai.
Keputusan Menempati Mes Pemda Bersifat Sementara
Perwakilan mahasiswa, Rendy Salim, menjelaskan bahwa keputusan menempati mes Pemda bukanlah pilihan ideal. Namun kondisi mendesak memaksa mahasiswa mengambil langkah tersebut.
“Kami tidak berniat melanggar aturan. Sebaliknya, kami hanya membutuhkan tempat tinggal agar tetap bisa kuliah. Karena itu, kami berharap pemerintah daerah hadir dan memberikan solusi permanen,” ujar Rendy, kader Pemuda 21 Sultra.
Menurutnya, mahasiswa berkomitmen menjaga ketertiban selama berada di mes Pemda. Keberadaan mereka di lokasi tersebut bersifat sementara sambil menunggu kejelasan kebijakan dari pemerintah daerah.
Dorongan Penyediaan Asrama Mahasiswa Sultra
Mahasiswa Sultra Jakarta menilai persoalan hunian ini perlu mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Mereka mendorong pemprov segera merancang kebijakan penyediaan asrama resmi bagi mahasiswa di perantauan.
Informasi resmi mengenai kebijakan pemerintah daerah dapat diakses melalui situs Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di https://www.sultraprov.go.id. Sementara itu, isu pendidikan mahasiswa daerah juga menjadi bagian dari perhatian nasional melalui kebijakan di Kementerian Pendidikan https://www.kemdikbud.go.id.
Aksi Damai dan Rencana Audiensi
Aksi menempati mes Pemda berlangsung tertib dan damai. Sejumlah organisasi mahasiswa daerah lain di Jakarta turut memberikan dukungan moral terhadap langkah tersebut.
Dalam waktu dekat, para mahasiswa berencana mengajukan audiensi resmi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Melalui pertemuan itu, mereka akan menyerahkan petisi tuntutan pembangunan asrama tetap bagi mahasiswa Sultra di Jakarta.
Berita terkait isu mahasiswa dan pendidikan daerah lainnya dapat dibaca pada rubrik Pendidikan (https://duasatunews.com/pendidikan/) dan Sulawesi Tenggara (https://duasatunews.com/sulawesi-tenggara/) di duasatunews.com

Saat ini belum ada komentar