Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Kecaman Indonesia atas Pendudukan Israel Didukung Negara Arab

Kecaman Indonesia atas Pendudukan Israel Didukung Negara Arab

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 358
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Kecaman Indonesia atas pendudukan Israel kembali mencuat setelah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengecam keras pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, terkait pendudukan Israel di Tepi Barat. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bertentangan langsung dengan hukum internasional dan berpotensi mengganggu stabilitas global.

Selain Indonesia, sejumlah negara Arab dan Muslim ikut menyampaikan kecaman serupa. Akibatnya, sikap kolektif tersebut menarik perhatian luas di tingkat internasional.

Kecaman Indonesia atas Pendudukan Israel Disampaikan Melalui Pernyataan Bersama

Untuk menegaskan sikap tersebut, Kemlu RI merilis pernyataan bersama pada Minggu. Dalam pernyataan itu, Kemlu RI melibatkan Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Pakistan, Turki, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Oman, Bahrain, Lebanon, Suriah, dan Palestina.

Selain negara-negara tersebut, sejumlah organisasi internasional juga menyatakan dukungan terbuka. Secara khusus, Sekretariat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Negara-Negara Arab, serta Dewan Kerja Sama Teluk menyampaikan posisi yang sama.

Lebih lanjut, para pihak mengungkapkan keprihatinan mendalam. Menurut mereka, pernyataan Dubes AS berpotensi melegitimasi pendudukan wilayah Arab oleh Israel.

Pendudukan Israel di Tepi Barat Dinilai Melanggar Hukum Internasional

Negara-negara penandatangan menegaskan bahwa pendudukan Israel di Tepi Barat melanggar hukum internasional. Selain itu, mereka menyatakan pernyataan Dubes AS bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Lebih jauh lagi, mereka menyebut pernyataan tersebut memicu provokasi yang berisiko mengancam stabilitas dan keamanan kawasan Timur Tengah.

Sikap Indonesia atas Pendudukan Israel Bertentangan dengan Upaya Perdamaian

Di sisi lain, negara-negara Arab dan Muslim menyebut pernyataan Dubes AS bertolak belakang dengan visi perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Padahal, visi tersebut menekankan toleransi serta hidup berdampingan secara damai.

Namun demikian, upaya untuk membenarkan penguasaan wilayah pihak lain justru memicu ketegangan baru. Oleh sebab itu, negara-negara tersebut menilai pernyataan itu lebih bersifat hasutan daripada solusi.

Penolakan Indonesia terhadap Aneksasi dan Perluasan Permukiman

Pernyataan bersama itu kembali menegaskan penolakan terhadap aneksasi Tepi Barat. Pada saat yang sama, negara-negara tersebut menolak pemisahan Tepi Barat dari Jalur Gaza.

Selain itu, mereka menentang keras perluasan permukiman Israel di Wilayah Palestina yang Diduduki. Dengan tegas, mereka menyatakan Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah tersebut.

Pernyataan Keras Indonesia atas Pendudukan Israel dan Kebijakan Ekspansionis

Sementara itu, para menteri luar negeri memperingatkan dampak kebijakan ekspansionis Israel. Menurut mereka, kebijakan tersebut hanya akan memperburuk kekerasan dan memperpanjang konflik di kawasan.

Oleh karena itu, mereka menyerukan penghentian pernyataan dan tindakan yang bersifat menghasut. Pada akhirnya, mereka juga mendorong semua pihak kembali menempuh jalur diplomasi sebagai bagian dari kecaman Indonesia atas pendudukan Israel.

Dukungan Tegas bagi Palestina

Sebagai penutup, negara-negara Arab dan Muslim menegaskan kembali dukungan terhadap hak rakyat Palestina. Secara prinsip, mereka menyatakan hak menentukan nasib sendiri sebagai hak yang tidak dapat dicabut.

Selain itu, mereka mendukung pendirian negara Palestina merdeka berdasarkan garis perbatasan 4 Juni 1967 serta menuntut pengakhiran pendudukan atas seluruh wilayah Arab.

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan

    GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — 26 Juli 2026 Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, terkait penataan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PP GPA mendesak manajemen PT PP (Persero) Tbk untuk menyelaraskan kebijakan internalnya dengan komitmen […]

  • Dokumen PD AUK nikel dalam aksi FKMH Sultra-Jakarta

    FKMH Sultra-Jakarta Desak Kejagung Usut Dugaan Penggunaan Dokumen PD AUK dalam Pengiriman Ore Nikel

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (FKMH Sultra-Jakarta) mendesak Kejaksaan Agung mengusut dugaan penggunaan dokumen Perusahaan Daerah Aneka Usaha Kolaka (PD AUK) dalam aktivitas pengangkutan dan penjualan ore nikel yang mereka duga berasal dari wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Akar Mas Indonesia (AMI). Desakan itu disampaikan FKMH Sultra-Jakarta dalam aksi demonstrasi […]

  • Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 629
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – PGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum. Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia […]

  • Penggeledahan Kementerian Kehutanan Kasus Tambang Konawe

    Penggeledahan Kementerian Kehutanan Kasus Tambang Konawe

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 650
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penggeledahan Kementerian Kehutanan oleh penyidik Kejaksaan Agung berlangsung di Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan korupsi perubahan status hutan lindung menjadi hutan produksi di Konawe Utara, termasuk dugaan pelanggaran izin tambang. Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus memulai penggeledahan sejak siang hari. Hingga sore, Kejaksaan Agung […]

  • evakuasi penumpang KMP Dharma Ferry VII oleh TNI AL di perairan Surabaya

    Evakuasi Penumpang Ferry di Surabaya, TNI AL Temukan Korban

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Evakuasi penumpang ferry dilakukan tim gabungan setelah seorang penumpang KMP Dharma Ferry VII terjatuh ke laut di jalur Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Rabu (4/3). Tim dari TNI Angkatan Laut bersama Basarnas dan aparat kepolisian segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengatakan […]

  • Santri Kunjungi Istana Kepresidenan saat mengikuti program Istana untuk Anak Sekolah di Jakarta.

    Program Istana untuk Anak Sekolah, 250 Santri Kunjungi Istana

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 108
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Program Istana untuk Anak Sekolah kembali membuka ruang edukasi bagi generasi muda. Sebanyak 250 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Al-Wathoniah dan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah berkesempatan mengunjungi Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (14/7/2027). Melalui program tersebut, para santri melihat langsung lingkungan kerja Presiden Prabowo Subianto sekaligus mempelajari sistem pemerintahan Indonesia. Kegiatan hasil kolaborasi […]

expand_less