Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Ekspor Produk Unggulan Banyuwangi 2025 Tembus Rp3,9 Triliun

Ekspor Produk Unggulan Banyuwangi 2025 Tembus Rp3,9 Triliun

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 556
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Ekspor Banyuwangi 2025 mencatat nilai Rp3,9 triliun sepanjang tahun ini. Angka tersebut naik 18,33 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp3,3 triliun. Karena itu, pemerintah daerah menilai kinerja perdagangan luar negeri Banyuwangi terus menguat.

Pemerintah Kabupaten Kabupaten Banyuwangi mencatat peningkatan tersebut melalui data resmi dinas perdagangan. Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa pelaku usaha lokal terus memperluas pasar global. Hingga kini, komoditas Banyuwangi telah menembus 80 negara di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Serikat, dan Australia.

Selain itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan bahwa pelaku usaha mengekspor 27 komoditas unggulan. Produk tersebut meliputi ikan hias, batu apung, koral, ikan kaleng, olahan rempah, hasil pertanian, serta aneka kerajinan.

Sektor perikanan masih mendominasi nilai pengiriman. Bahkan, perusahaan pengolahan ikan di Muncar mengirim produk berbasis kontrak secara rutin. Dalam satu kali pengiriman, perusahaan dapat mengangkut puluhan ton barang atau puluhan kontainer per hari. Oleh sebab itu, sektor ini memberi kontribusi terbesar terhadap total nilai ekspor daerah.

Strategi Penguatan Perdagangan

Pemerintah daerah terus memperkuat ekosistem industri agar pertumbuhan tetap stabil. Pertama, dinas terkait meningkatkan kualitas produk melalui pelatihan dan sertifikasi. Kedua, pemerintah memperluas promosi dagang ke berbagai negara mitra. Ketiga, pemerintah mempermudah akses logistik melalui optimalisasi pelabuhan dan infrastruktur distribusi.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong investasi baru agar pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi. Dengan langkah tersebut, pelaku usaha memperoleh kepastian pasar sekaligus meningkatkan daya saing.

Dengan konsistensi kebijakan dan dukungan pelaku usaha, Ekspor Banyuwangi 2025 berpotensi terus tumbuh. Oleh karena itu, pemerintah optimistis Banyuwangi mampu mempertahankan tren positif perdagangan internasional pada tahun-tahun mendatang.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr Irwan Tajuddin pimpin KKST sebagai tokoh Sulawesi Tenggara

    Dr. Irwan Tajuddin, Sosok Ideal Pemimpin KKST di Era Baru

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Arin fharul sanjaya
    • visibility 870
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Irwan Tajuddin KKST kini menjadi harapan baru bagi warga Sulawesi Tenggara di perantauan. Di tengah perubahan sosial dan tantangan ekonomi diaspora, Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan, menggerakkan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi warganya. Organisasi daerah seperti KKST tidak lagi cukup berfungsi sebagai simbol kultural. KKST harus tumbuh […]

  • Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

    Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan pemerasan RPTKA Kemnaker kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aset milik mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Heri Sudarmanto. Seiring penyidikan berjalan, penyidik mendalami aliran dana yang berasal dari pengurusan izin tenaga kerja asing. Selain itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa Heri menampung uang hasil pemerasan melalui rekening […]

  • Wisuda Pemuda 21 bersama LP2D di Jakarta

    Pemuda 21 Rayakan Ramah Tamah Wisuda Kader, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan dan Berdaya Saing Global

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 820
    • 0Komentar

    Jakarta, Duasatunews.com — Wisuda Pemuda 21 kembali memperkuat komitmen pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Pada 2025, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) bersama Pemuda 21 meluluskan 59 kader Strata Satu (S1) di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta. Melalui kegiatan Ramah Tamah Wisudawan dan Wisudawati, LP2D dan Pemuda 21 mengangkat tema “Menghasilkan Lulusan yang Kritis dan Inovatif, […]

  • “Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh terkait dana Otsus oleh Baleg DPR RI”

    Baleg DPR Dorong Pembentukan Badan Pengawas Dana Otsus dalam Revisi UUPA Aceh

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 151
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Badan Legislasi (Baleg) DPR RI memasukkan RUU Pemerintahan Aceh ke dalam agenda pembahasan. DPR fokus membahas masa depan dana otonomi khusus (Otsus) Aceh dan sistem pengawasannya. Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan pemerintah membuka peluang memperpanjang status Otsus Aceh. Pemerintah juga mempertimbangkan kelanjutan dana Otsus yang akan berakhir tahun depan. Doli […]

  • KPK cari Silmy Karim terkait OTT Imigrasi Jakarta Barat

    KPK Masih Cari Silmy Karim, Keberadaan Wamen Imipas Disebut Terakhir Terpantau di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mencari Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat. KPK cari Silmy Karim setelah tim penyidik mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing. KPK menyebut Silmy Karim terakhir berada di wilayah Jakarta […]

  • Kasus suap impor barang KW Bea Cukai ditangani KPK

    Suap Impor Bea Cukai: KPK Dalami Pemeriksaan Pegawai DJBC

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 331
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami suap impor Bea Cukai dengan memeriksa saksi dari internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Penyidik menelusuri praktik suap dan gratifikasi yang muncul dalam proses impor barang. Lebih lanjut, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan penyidik memeriksa pegawai DJBC berinisial SLS pada 18 Februari […]

expand_less