Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Eks Bupati Konawe Utara Jadi Tersangka, JAM Indonesia Desak Penahanan

Eks Bupati Konawe Utara Jadi Tersangka, JAM Indonesia Desak Penahanan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) —  Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Advokasi Mahasiswa Indonesia (JAM Indonesia) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jumat, 14 Agustus 2026. Mereka mendesak Polri segera menahan mantan Bupati Konawe Utara, Ruksamin, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencurian dan perusakan alat berat milik seorang pengusaha berinisial JL di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Dalam aksi tersebut, JAM Indonesia meminta Kapolri memberikan perhatian terhadap penanganan perkara yang ditangani Polda Sulawesi Tenggara.

Massa menilai status tersangka yang telah disandang Ruksamin semestinya diikuti dengan proses hukum yang transparan, objektif, dan tidak membeda-bedakan berdasarkan latar belakang maupun jabatan politik.

Ruksamin ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya, masing-masing berinisial WS dan A. Penetapan ketiganya dilakukan Polda Sulawesi Tenggara pada 29 Juli 2026 setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Iis Kristian, sebelumnya membenarkan penetapan ketiga orang tersebut sebagai tersangka. Menurut dia, status tersangka ditetapkan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada 29 Juli 2026 dengan mempertimbangkan alat bukti dan keterangan saksi yang telah diperoleh dalam proses penyidikan.

Perkara tersebut bermula dari laporan dugaan pencurian dan perusakan sebuah mesin crusher atau alat pemecah batu milik pengusaha berinisial JL. Alat tersebut berada di Desa Tadoloiyo, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara.

Namun, setelah hampir dua pekan sejak penetapan tersangka, JAM Indonesia menyoroti belum adanya penahanan terhadap Ruksamin. Kondisi tersebut menjadi salah satu poin utama yang disampaikan massa dalam aksi di depan Mabes Polri.

Ketua JAM Indonesia, Adrian Alfath, mengatakan pihaknya meminta Mabes Polri turun tangan untuk memastikan proses hukum terhadap seluruh tersangka berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Polda Sultra kami nilai belum melakukan penahanan terhadap tersangka. Kami meminta Mabes Polri turun mengatensi perkara ini dan memastikan proses hukum berjalan secara profesional,” kata Adrian kepada wartawan di sela-sela aksi, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurut Adrian, penegakan hukum tidak boleh dipengaruhi oleh posisi atau latar belakang politik seseorang. Ia menyinggung posisi Ruksamin yang merupakan salah satu petinggi Partai Bulan Bintang (PBB) dan menjabat sebagai sekretaris jenderal.

“Jangan sampai publik berasumsi bahwa penegakan hukum kalah dengan jabatan politik. Polri harus menunjukkan bahwa hukum berlaku sama bagi siapa pun,” ujarnya.

Adrian menegaskan, pihaknya tidak ingin proses hukum terhadap Ruksamin diperlakukan berbeda dibandingkan tersangka lain dalam perkara pidana. JAM Indonesia meminta penyidik menjelaskan secara terbuka alasan belum dilakukannya penahanan terhadap para tersangka apabila memang terdapat pertimbangan hukum tertentu.

“Polri adalah institusi penegak hukum yang harus bekerja secara independen dan tidak boleh terintervensi oleh kepentingan politik. Karena itu, kami meminta Kapolri memastikan perkara ini berjalan transparan dan independen,” kata Adrian.

JAM Indonesia juga meminta Mabes Polri melakukan pengawasan terhadap proses penyidikan di tingkat Polda Sulawesi Tenggara. Mereka menilai pengawasan dari institusi di tingkat pusat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum, terutama ketika perkara tersebut melibatkan figur yang memiliki latar belakang politik.

Selain mendesak penahanan, massa aksi meminta agar penyidikan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan asas persamaan di hadapan hukum. Mereka juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut.

Adrian mengatakan JAM Indonesia tidak akan berhenti mengawasi kasus tersebut sampai ada kepastian mengenai langkah hukum terhadap para tersangka.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Kami ingin memastikan tidak ada perlakuan khusus dan seluruh proses hukum berjalan secara transparan, profesional, serta independen,” ujarnya.

JAM Indonesia berharap Mabes Polri segera merespons tuntutan tersebut dan memastikan penanganan perkara dugaan pencurian serta perusakan alat berat itu berjalan sesuai prosedur hukum.

Hingga rilis ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut dari Polda Sulawesi Tenggara dan pihak lainnya mengenai alasan belum dilakukannya penahanan terhadap Ruksamin maupun dua tersangka lainnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Charles III bertemu di London bahas lingkungan

    Prabowo Charles III Bahas Kerja Sama Lingkungan di London

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Raja Charles III di Lancaster House, London, Inggris, Rabu pagi. Pertemuan tersebut membahas kerja sama konservasi dan pelestarian lingkungan bersama filantropi Indonesia–Inggris sebagai bagian dari agenda diplomasi lingkungan bilateral. Agenda Diplomasi Lingkungan Presiden Prabowo dan Raja Inggris Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian lawatan Presiden Prabowo […]

  • IEA efisiensi energi transportasi umum dan ramah lingkungan

    IEA Efisiensi Energi, Dorong Penghematan di Tengah Krisis Global

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – IEA efisiensi energi menjadi sorotan di tengah krisis energi global akibat konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran. International Energy Agency mendorong pemerintah dan masyarakat untuk melakukan penghematan energi guna menjaga stabilitas pasokan. IEA menegaskan bahwa penghematan energi tidak harus dilakukan melalui perubahan besar. Dalam pendekatan IEA efisiensi energi, kebiasaan kecil yang konsisten […]

  • Presiden Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese saat konferensi pers Traktat Keamanan RI Australia di Istana Negara Jakarta

    Traktat Keamanan RI–Australia: Perwira Indonesia Berpeluang Dinas di Militer Australia

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 456
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Traktat Keamanan RI–Australia membuka fase baru kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia. Melalui perjanjian ini, kedua negara memberi ruang bagi perwira senior TNI untuk bertugas di lingkungan militer Australia, sebuah langkah yang jarang muncul dalam hubungan bilateral di kawasan. Kebijakan tersebut langsung menyita perhatian publik karena menyangkut pertukaran personel militer, kepercayaan […]

  • Fasilitas pabrik SDM green jobs EV di HLI Green Power untuk produksi baterai kendaraan listrik Indonesia

    Kemnaker Perkuat SDM untuk “Green Jobs”, Sektor EV Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — SDM green jobs EV menjadi fokus utama pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja terampil untuk mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia. Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan kesiapan SDM menjadi kunci transformasi ekonomi hijau. Oleh karena itu, pemerintah mempercepat berbagai program pelatihan. Pertumbuhan EV Dorong Kebutuhan Tenaga Kerja Seiring dengan percepatan ekonomi hijau, […]

  • Muhammad Hilman Mufidi soroti kasus joki UTBK dan desak kampus tindak tegas pelaku kecurangan seleksi PTN.

    Joki UTBK Terbongkar, DPR Minta Kampus Pecat Mahasiswa Curang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) – Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hilman Mufidi mendesak kampus memecat mahasiswa yang memakai jasa joki dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) masuk perguruan tinggi negeri. Hilman menilai penggunaan jasa joki merusak integritas akademik sejak awal proses seleksi. Ia juga meminta kampus menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku kecurangan. Pernyataan itu muncul setelah […]

  • ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN AI TERHADAP PRODUKTIVITAS MANUSIA

    ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN AI TERHADAP PRODUKTIVITAS MANUSIA

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Jakarta,duasatunews.com – Produktivitas manusia di era AI mengalami peningkatan signifikan seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Artificial Intelligence (AI) membantu manusia bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih akurat di berbagai sektor. Namun, di balik manfaat tersebut, teknologi ini juga menghadirkan tantangan yang perlu diantisipasi secara serius. Produktivitas Manusia di Era AI Meningkat Drastis AI mendorong […]

expand_less