Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Dipakai AS Serang Iran

Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Dipakai AS Serang Iran

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Spanyol tolak pangkalan AS yang diminta Washington untuk operasi militer terhadap Iran di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Keputusan ini memicu ketegangan diplomatik antara Madrid dan Washington.

Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat yang ingin menggunakan pangkalan militer di wilayahnya sebagai basis serangan terhadap Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump langsung merespons keputusan tersebut. Ia bahkan mengancam akan memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol.

Spanyol Tolak Pangkalan AS dan Tegaskan Sikap

Wakil Perdana Menteri Spanyol Maria Jesus Montero menegaskan pemerintahnya tidak akan tunduk pada tekanan dari pihak mana pun, termasuk sekutu dekat seperti Amerika Serikat.

“Kami tentu saja tidak akan menjadi bawahan siapa pun. Kami tidak akan menoleransi ancaman apa pun dan kami akan mempertahankan prinsip-prinsip kami,” kata Montero kepada wartawan.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga menegaskan bahwa negaranya tidak akan terlibat dalam konflik yang berpotensi memperluas perang di Timur Tengah.

Ia memperingatkan bahwa konflik yang semakin meluas dapat memicu krisis global jika lebih banyak negara ikut terlibat secara langsung.

Trump Ancam Putus Perdagangan

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan pemerintahannya dapat memutus seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol.

“Kita akan memutus seluruh perdagangan. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,” kata Trump di Gedung Putih.

Namun Trump belum menjelaskan secara rinci bagaimana kebijakan tersebut akan dijalankan. Ia hanya menyebut pemerintah AS bisa menghentikan hubungan bisnis dengan Spanyol kapan saja.

Trump bersama Menteri Keuangan Scott Bessent juga menyatakan pemerintah AS memiliki dasar hukum untuk memberlakukan embargo terhadap produk impor dari Spanyol.

Meski demikian, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer belum memastikan apakah pemerintah akan benar-benar menjalankan kebijakan tersebut.

Dampak Kebijakan terhadap Uni Eropa

Banyak pengamat menilai rencana pembatasan perdagangan terhadap Spanyol tidak mudah diterapkan.

Uni Eropa menerapkan sistem pergerakan bebas barang di antara 27 negara anggotanya. Jika Amerika Serikat menekan satu negara anggota, langkah tersebut berpotensi memicu konflik dagang yang lebih luas dengan Uni Eropa.

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG dan Masa Depan Pendidikan Indonesia

    MBG dan Masa Depan Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fondasi penting dalam membangun pendidikan Indonesia yang inklusif dan berkualitas. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga meningkatkan konsentrasi belajar, kehadiran siswa, serta menekan angka putus sekolah. Pemerintah menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia berkaitan erat dengan kesehatan dan kecukupan gizi sejak […]

  • Rodrygo absen lawan Benfica usai sanksi UEFA

    Rodrygo Absen Lawan Benfica di Playoff Liga Champions

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Rodrygo absen lawan Benfica pada dua leg playoff Liga Champions 2025/26. Absennya penyerang Real Madrid tersebut terjadi setelah UEFA menjatuhkan sanksi larangan bermain dua pertandingan akibat kartu merah yang ia terima pada fase liga. Real Madrid memastikan tidak dapat menurunkan Rodrygo saat menghadapi Benfica. Kondisi ini memaksa klub asal Spanyol itu menyiapkan […]

  • Petugas Badan Hisab Rukiyat memantau hilal untuk penentuan awal puasa 2026 di Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta.

    Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Publik Dihadapkan pada Dua Tanggal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 361
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Awal puasa 2026 berpotensi tidak seragam di Indonesia. Perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah ini berdampak langsung pada kepastian ibadah, penjadwalan kegiatan sosial, serta pengaturan layanan publik di sejumlah daerah. Perbedaan tersebut muncul karena pemerintah, organisasi keagamaan, dan kalangan peneliti menggunakan metode penentuan awal bulan yang berbeda. Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh […]

  • implementasi PP Tunas dalam rapat pemerintah Indonesia

    Implementasi PP Tunas Dibahas Seskab Teddy dan Menkomdigi

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Implementasi PP Tunas menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Kebijakan ini memastikan setiap platform digital menyediakan lingkungan yang aman bagi anak dari paparan konten berbahaya maupun risiko penyalahgunaan data. Teddy Indra Wijaya membahas kebijakan tersebut bersama Meutya Hafid dalam pertemuan di Kantor Sekretariat Kabinet pada Jumat (27/3) […]

  • Perketat seleksi beasiswa LPDP dibahas Komisi X DPR RI di Gedung DPR

    Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 307
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Perketat seleksi beasiswa LPDP menjadi perhatian serius DPR setelah muncul polemik yang melibatkan mantan penerima beasiswa. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, secara terbuka meminta pemerintah memperkuat mekanisme seleksi agar penerima beasiswa memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen pengabdian yang jelas. Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS menuai […]

  • Penyitaan kapal tanker Selat Hormuz oleh Iran

    Penyitaan Kapal Tanker Selat Hormuz Picu Ketegangan Iran–AS

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com — Penyitaan kapal tanker oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk Persia setelah pasukan Iran menyita dua kapal tanker minyak asing di Selat Hormuz pada Kamis (5/2/2026). Insiden ini terjadi beberapa jam sebelum Amerika Serikat dan Iran menjadwalkan perundingan tingkat tinggi di Oman pada Jumat (6/2/2026). IRGC mencegat kedua […]

expand_less