Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Dipakai AS Serang Iran
- account_circle adrian moita
- calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
- visibility 144
- comment 0 komentar
- print Cetak

Spanyol menolak pangkalan militernya dipakai AS untuk menyerang Iran. Trump merespons dengan ancaman memutus hubungan perdagangan dengan Madrid. Foto iNews TV
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (duasatunews.com) – Spanyol tolak pangkalan AS yang diminta Washington untuk operasi militer terhadap Iran di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Keputusan ini memicu ketegangan diplomatik antara Madrid dan Washington.
Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat yang ingin menggunakan pangkalan militer di wilayahnya sebagai basis serangan terhadap Iran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump langsung merespons keputusan tersebut. Ia bahkan mengancam akan memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol.
Spanyol Tolak Pangkalan AS dan Tegaskan Sikap
Wakil Perdana Menteri Spanyol Maria Jesus Montero menegaskan pemerintahnya tidak akan tunduk pada tekanan dari pihak mana pun, termasuk sekutu dekat seperti Amerika Serikat.
“Kami tentu saja tidak akan menjadi bawahan siapa pun. Kami tidak akan menoleransi ancaman apa pun dan kami akan mempertahankan prinsip-prinsip kami,” kata Montero kepada wartawan.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga menegaskan bahwa negaranya tidak akan terlibat dalam konflik yang berpotensi memperluas perang di Timur Tengah.
Ia memperingatkan bahwa konflik yang semakin meluas dapat memicu krisis global jika lebih banyak negara ikut terlibat secara langsung.
Trump Ancam Putus Perdagangan
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan pemerintahannya dapat memutus seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol.
“Kita akan memutus seluruh perdagangan. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,” kata Trump di Gedung Putih.
Namun Trump belum menjelaskan secara rinci bagaimana kebijakan tersebut akan dijalankan. Ia hanya menyebut pemerintah AS bisa menghentikan hubungan bisnis dengan Spanyol kapan saja.
Trump bersama Menteri Keuangan Scott Bessent juga menyatakan pemerintah AS memiliki dasar hukum untuk memberlakukan embargo terhadap produk impor dari Spanyol.
Meski demikian, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer belum memastikan apakah pemerintah akan benar-benar menjalankan kebijakan tersebut.
Dampak Kebijakan terhadap Uni Eropa
Banyak pengamat menilai rencana pembatasan perdagangan terhadap Spanyol tidak mudah diterapkan.
Uni Eropa menerapkan sistem pergerakan bebas barang di antara 27 negara anggotanya. Jika Amerika Serikat menekan satu negara anggota, langkah tersebut berpotensi memicu konflik dagang yang lebih luas dengan Uni Eropa.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: DUASATUNEWS.COM
