IEA Efisiensi Energi, Dorong Penghematan di Tengah Krisis Global
- account_circle adrian moita
- calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
- visibility 130
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi : IEA efisiensi energi transportasi umum dan ramah lingkungan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta (duasatunews.com) – IEA efisiensi energi menjadi sorotan di tengah krisis energi global akibat konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran. International Energy Agency mendorong pemerintah dan masyarakat untuk melakukan penghematan energi guna menjaga stabilitas pasokan.
IEA menegaskan bahwa penghematan energi tidak harus dilakukan melalui perubahan besar. Dalam pendekatan IEA efisiensi energi, kebiasaan kecil yang konsisten justru dapat memberikan dampak signifikan.
Langkah sederhana yang disarankan antara lain mematikan AC saat tidak digunakan, memastikan pintu dan jendela tertutup rapat, serta menggunakan tirai untuk menjaga suhu ruangan tetap stabil.
Selain itu, IEA mendorong penggunaan lampu LED yang lebih hemat energi. Masyarakat juga disarankan mengatur pemanas air sesuai kebutuhan dan tidak membiarkannya menyala sepanjang hari.
IEA turut menyoroti kebiasaan berkendara. Berkendara secara stabil dan menghindari akselerasi mendadak dapat menghemat bahan bakar. Selain itu, penggunaan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki menjadi alternatif yang lebih efisien.
Dukungan Pemerintah Indonesia
Presiden Prabowo Subianto mendorong langkah penghematan BBM dalam sidang kabinet di Jakarta. Pemerintah juga mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) untuk mengurangi konsumsi energi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengajak masyarakat menerapkan kebiasaan hemat energi di rumah dan tempat kerja. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan transportasi publik.
Tren Global Efisiensi Energi
Sejumlah negara mulai menerapkan kebijakan serupa. Thailand mendorong pegawai negeri bekerja dari rumah untuk menekan konsumsi listrik dan bahan bakar.
Filipina menerapkan sistem kerja empat hari dalam sepekan di sektor publik. Sementara Pakistan menyiapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh dan kerja dari rumah.
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa IEA efisiensi energi telah menjadi strategi global dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan krisis energi.
Dampak dan Pentingnya Efisiensi Energi
Efisiensi energi tidak hanya membantu menghemat biaya, tetapi juga menjaga ketahanan energi nasional. Selain itu, langkah ini dapat mengurangi tekanan terhadap pasokan global yang terganggu akibat konflik geopolitik.
Dengan menerapkan prinsip IEA efisiensi energi, masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas energi. Upaya kolektif ini menjadi kunci menghadapi krisis global yang masih berlangsung.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
