Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Perintah Tegas Prabowo: Swasembada Pangan dan Energi Wajib Terwujud, Ditegaskan Dua Kali di Hadapan Kabinet

Perintah Tegas Prabowo: Swasembada Pangan dan Energi Wajib Terwujud, Ditegaskan Dua Kali di Hadapan Kabinet

  • account_circle Adrian moita
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 478
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Ketergantungan Indonesia pada impor pangan dan energi kembali memunculkan risiko serius bagi masyarakat. Kenaikan harga bahan pokok, tekanan biaya energi, dan beban APBN menjadi dampak yang langsung dirasakan publik.

Di tengah konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok global, pemerintah menilai ketahanan pangan dan energi tidak lagi sekadar agenda pembangunan, melainkan kebutuhan mendesak.

Situasi Global Dorong Urgensi Kebijakan

Perang regional dan ketegangan internasional memicu lonjakan harga pangan dan energi dunia. Negara yang masih bergantung pada impor menghadapi risiko lebih besar saat krisis terjadi.

Indonesia masih berada dalam posisi rawan karena produksi domestik belum sepenuhnya menopang kebutuhan nasional. Kondisi ini mendorong pemerintah mengangkat kembali agenda swasembada sebagai isu strategis saat ini.

Presiden Tegaskan Perintah ke Kabinet

Presiden Prabowo Subianto menegaskan hal tersebut dalam taklimat awal tahun kepada jajaran kabinet dan pimpinan lembaga negara di Jakarta, Selasa (6/1).

Ia menyatakan negara yang bergantung pada impor pangan dan energi akan kehilangan daya tahan saat krisis global muncul. Menurut Presiden, ketahanan nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada kemampuan negara memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

Presiden mengulang penegasan itu untuk menekankan tingkat urgensinya di hadapan para pengambil keputusan.

Data Impor Perkuat Alarm Pemerintah

Presiden merujuk data pemerintah dan Badan Pusat Statistik yang menunjukkan impor pangan strategis masih mencapai jutaan ton per tahun. Komoditas seperti gandum, kedelai, dan gula masih bergantung pada pasokan luar negeri.

Di sektor energi, Indonesia masih mengimpor ratusan ribu barel BBM per hari. Produksi minyak nasional belum mampu menutup kebutuhan domestik. Kondisi ini membuat APBN rentan terhadap fluktuasi harga global.

Arahan Kebijakan: Produksi dan Pengamanan Pasokan

Presiden meminta kabinet mempercepat peningkatan produksi pangan nasional. Fokus utama diarahkan pada beras, jagung, dan sumber protein. Pemerintah juga diminta memperkuat cadangan pangan untuk menghadapi kondisi darurat.

Di sektor energi, Presiden mendorong peningkatan produksi migas dan percepatan pengembangan energi domestik. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan peran aparat negara untuk menjaga distribusi dan keamanan pasokan.

Respons Publik dan Catatan Kritis

Sejumlah pengamat menilai penegasan Presiden menunjukkan komitmen politik yang kuat. Namun, mereka mengingatkan bahwa pelaksanaan di lapangan sering terkendala konflik lahan, infrastruktur terbatas, dan ketergantungan industri pada energi impor.

Publik menuntut pemerintah memastikan kebijakan berjalan konsisten dan terukur. Tanpa pengawasan yang kuat, agenda swasembada berisiko berhenti pada level wacana.

Dampak bagi Masyarakat dan Daerah

Keberhasilan kebijakan ini akan memengaruhi harga pangan dan energi secara langsung. Stabilitas harga akan memperkuat daya beli masyarakat. Di sisi lain, daerah penghasil pangan dan energi berpeluang memperoleh manfaat ekonomi jika tata kelola berjalan efektif.

Pemerintah menargetkan pengurangan ketergantungan impor secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Hasil nyata di lapangan akan menjadi ukuran utama keberhasilan agenda swasembada pangan dan energi yang kini menjadi fokus kebijakan nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dugaan pengadaan fiktif DPMD dalam pemeriksaan

    Dugaan pengadaan fiktif DPMD Konut disorot Ampuh Sultra

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Konawe utara, (duasatunews.com) –  Kasus dugaan pengadaan fiktif DPMD Konawe Utara menjadi perhatian publik setelah Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kejaksaan Negeri Konawe untuk segera mengusut dugaan penyimpangan anggaran tersebut. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menyatakan pihaknya menemukan indikasi ketidaksesuaian dalam pengadaan sejumlah barang di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) […]

  • Jepang bangun sistem rudal di Pulau Yonaguni Okinawa

    Jepang Tetap Bangun Rudal Dekat Taiwan Meski Diperingatkan China

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 368
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Pemerintah Jepang tetap melanjutkan rencana penguatan pertahanan udara di pulau terpencil dekat Taiwan. Meski demikian, langkah ini menuai peringatan keras dari China. Namun, Tokyo menegaskan kebijakan tersebut akan terus berjalan. Kementerian Pertahanan Jepang menargetkan penempatan sistem rudal itu pada awal dekade 2030-an. Dengan demikian, pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi menegaskan arah penguatan postur […]

  • Taklimat Awal Tahun 2026, Presiden Prabowo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret Pemerintah

    Taklimat Awal Tahun 2026, Presiden Prabowo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 435
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik masih memengaruhi kondisi nasional. Pemerintah perlu memastikan kebijakan sejak awal tahun menjawab persoalan publik secara nyata, bukan sekadar agenda internal. Atas dasar itu, Presiden Prabowo Subianto memimpin Taklimat Awal Tahun bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025). Pemerintah menggelar pertemuan […]

  • Mendagri Tito Karnavian menjelaskan WFH ASN pemda

    WFH ASN Pemda Diatur Mendagri Lewat SE Terbaru

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – WFH ASN pemda kini menjadi kebijakan resmi Kementerian Dalam Negeri. Melalui kebijakan ini, pemerintah mendorong sistem kerja yang lebih fleksibel sekaligus mempercepat digitalisasi layanan publik. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.5/3349/SJ. Dalam aturan tersebut, pemerintah menggabungkan pola kerja dari kantor (WFO) dan kerja dari rumah (WFH) […]

  • Biopori Jumbo Pondok Kelapa yang digunakan warga untuk mengelola sampah organik di Jakarta Timur

    Biopori Jumbo Pondok Kelapa Dipuji Pramono, Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Jakarta

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memuji warga RW 014 Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang mengembangkan pengelolaan sampah organik melalui Biopori Jumbo. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta. Pramono meninjau lokasi pengelolaan sampah pada Minggu. Dalam kesempatan itu, ia menilai gerakan warga membuktikan bahwa komunitas mampu menghadirkan solusi lingkungan […]

  • Penundaan Umrah Timur Tengah, Kemenhaj Buat 10 Komitmen

    Penundaan Umrah Timur Tengah, Kemenhaj Buat 10 Komitmen

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 291
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penundaan umrah Timur Tengah menjadi perhatian pemerintah setelah situasi keamanan kawasan mempengaruhi perjalanan ibadah umrah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggelar pertemuan bersama sejumlah pemangku kepentingan guna membahas langkah mitigasi yang diperlukan. Pertemuan tersebut melibatkan perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Perhubungan, perusahaan penerbangan, serta asosiasi Penyelenggara Perjalanan […]

expand_less