Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 446
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKRTA, duasatunews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Tanimbar menetapkan 11 orang sebagai tersangka konflik lahan. Kasus ini terjadi di Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Konflik melibatkan warga Desa Arui Bab dan Desa Sangliat Krawain.

Polisi Tetapkan Tersangka Berdasarkan Bukti

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar, Iptu Bryantri Maulana, menyampaikan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dari kedua desa.

“Dalam konflik lahan ini, kami menetapkan 11 orang sebagai tersangka,” kata Bryantri, Selasa (13/1/2026).

Enam Tersangka Terlibat Penyalahgunaan Senjata

Enam tersangka berinisial GB, SA, YB, EK, PL, dan AY terlibat dalam penyalahgunaan senjata api dan senjata tajam. Mereka juga terlibat dalam tindakan penganiayaan.

Para tersangka menjalankan peran berbeda. Sebagian menjaga perbatasan desa. Sebagian lain berjaga di perbukitan. Beberapa orang berada langsung di lokasi kejadian.

Lima Tersangka Lain dalam Perkara Terpisah

Polisi menetapkan lima tersangka lain berinisial MB, KM, KY, GB, dan BA. Kelimanya terlibat dalam perkara terpisah yang masih berkaitan dengan konflik lahan.

Penyidik menemukan satu tersangka yang terlibat dalam dua perkara sekaligus. Kasus tersebut meliputi penyalahgunaan senjata api dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Sengketa Lahan Jadi Pemicu Konflik

Bryantri menjelaskan konflik berawal dari sengketa lahan yang belum selesai. Sengketa tersebut terjadi antara Desa Sangliat Krawain dan Desa Arui Bab. Ketegangan kemudian berkembang menjadi tindak pidana.

Polisi Masih Dalami Keterlibatan Pihak Lain

Dalam pengembangan penyidikan, polisi menduga pihak lain turut terlibat. Namun penyidik belum menemukan alat bukti tambahan.

“Kami hanya menetapkan tersangka yang memenuhi unsur pidana sesuai KUHAP,” tegas Bryantri.

Senjata Api Bukan Senjata Militer

Bryantri memastikan para tersangka tidak menggunakan senjata militer. Mereka memakai senjata tabung dan sejenisnya. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Ia menegaskan senjata dengan kaliber di atas 4,5 milimeter termasuk senjata api. Penggunaan tanpa izin melanggar hukum.

Senjata Milik Pribadi Dibeli dari Luar Daerah

Menurut Bryantri, para tersangka memiliki senjata tersebut secara pribadi. Sebagian membeli senjata dari luar daerah. Mereka mengirimkan senjata melalui jalur laut. Harga senjata bervariasi.

Polisi Imbau Warga Menahan Diri

Bryantri menyebut konflik dipicu ketidakpuasan pasca eksekusi lahan. Pengadilan telah memutus perkara tersebut. Polres Kepulauan Tanimbar juga mengawal eksekusi.

Polisi memastikan proses hukum terus berjalan. Kepolisian mengimbau masyarakat menjaga ketertiban.

“Kami meminta masyarakat menyelesaikan masalah dengan cara bermartabat, tanpa kekerasan, dan tidak menghilangkan nyawa,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anton Timbang Sultra dalam kegiatan organisasi KADIN

    Anton Timbang Dinilai sebagai Salah Satu Kader Terbaik Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.046
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Anton Timbang Sultra terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong kemajuan daerah. Melalui kiprah organisasi dan kerja nyata di lapangan, ia berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi, sosial, dan penguatan kelembagaan, khususnya di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tenggara. Anton Timbang memegang teguh nilai pengabdian, integritas, dan kepemimpinan. Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan […]

  • Bullying Dokter Indonesia menjadi perhatian Kementerian Kesehatan

    Miris! Menkes Ungkap Bullying Jadi Keluhan Terbesar Dokter di RI

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa bullying dokter Indonesia menjadi keluhan yang paling sering dokter laporkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Budi menyampaikan temuan tersebut saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis (25/6/2026). Menurut Budi, tingginya laporan perundungan di lingkungan tenaga medis cukup mengejutkan. Sebab, dokter lebih sering melaporkan praktik […]

  • Industri ASEAN China membahas kerja sama AI, energi hijau, dan rantai pasok regional dalam Konferensi Guangdong-ASEAN 2026 di China.

    Industri ASEAN dan China Perkuat Kerja Sama Bernilai Tambah, Fokus AI hingga Energi Hijau

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 108
    • 12Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Industri ASEAN dan China memperkuat kerja sama pada sektor bernilai tambah. Kedua pihak memprioritaskan kecerdasan buatan (AI), energi baru, ekonomi digital, dan penguatan rantai pasok regional. Kesepakatan itu mengemuka dalam Konferensi Pertukaran dan Pencocokan Mekanisme Kerja Sama Rantai Pasokan dan Promosi Perdagangan China (Guangdong)-ASEAN 2026 di Provinsi Guangdong, China, Kamis (16/7). Forum tersebut mempertemukan […]

  • miras oplosan pelajar di Pulau Sapuka Pangkep

    Miras Oplosan Pelajar Tewaskan Dua Siswa di Pulau Sapuka

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Pangkep, (duasatunews.com) – miras oplosan pelajar kembali menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 13 pelajar di Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, nekat mengonsumsi minuman keras campuran berbahan cairan spritus dan minuman berenergi. Peristiwa tersebut menyebabkan dua pelajar meninggal dunia, sementara 11 lainnya masih menjalani perawatan dan pemeriksaan medis secara intensif. Kejadian ini memicu […]

  • banjir Sumatra tak jadi bencana nasional di Aceh

    Prabowo Tegaskan Negara Masih Mampu Tangani Banjir Sumatra, Tak Tetapkan Bencana Nasional

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 524
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Banjir Sumatra tak jadi bencana nasional menjadi keputusan pemerintah pusat setelah menilai kapasitas negara dalam menangani dampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan negara masih memiliki sumber daya yang memadai. Prabowo menyatakan pemerintah pusat tetap mampu menangani bencana tersebut tanpa harus menaikkan status kebencanaan. […]

  • kecelakaan kereta Bekasi di Stasiun Bekasi Timur malam hari

    Sufmi Dasco Tinjau Langsung Kecelakaan Kereta di Bekasi, Evakuasi Korban Masih Berlangsung

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 246
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Peristiwa kecelakaan kereta Bekasi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam menarik perhatian publik. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, datang langsung ke lokasi untuk memantau proses evakuasi dan memastikan penanganan korban berjalan cepat. Ia menyampaikan rasa prihatin dan menegaskan pentingnya keselamatan dalam operasional transportasi kereta. Kehadirannya juga untuk memastikan koordinasi […]

expand_less