Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 315
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKRTA, duasatunews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Tanimbar menetapkan 11 orang sebagai tersangka konflik lahan. Kasus ini terjadi di Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Konflik melibatkan warga Desa Arui Bab dan Desa Sangliat Krawain.

Polisi Tetapkan Tersangka Berdasarkan Bukti

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar, Iptu Bryantri Maulana, menyampaikan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dari kedua desa.

“Dalam konflik lahan ini, kami menetapkan 11 orang sebagai tersangka,” kata Bryantri, Selasa (13/1/2026).

Enam Tersangka Terlibat Penyalahgunaan Senjata

Enam tersangka berinisial GB, SA, YB, EK, PL, dan AY terlibat dalam penyalahgunaan senjata api dan senjata tajam. Mereka juga terlibat dalam tindakan penganiayaan.

Para tersangka menjalankan peran berbeda. Sebagian menjaga perbatasan desa. Sebagian lain berjaga di perbukitan. Beberapa orang berada langsung di lokasi kejadian.

Lima Tersangka Lain dalam Perkara Terpisah

Polisi menetapkan lima tersangka lain berinisial MB, KM, KY, GB, dan BA. Kelimanya terlibat dalam perkara terpisah yang masih berkaitan dengan konflik lahan.

Penyidik menemukan satu tersangka yang terlibat dalam dua perkara sekaligus. Kasus tersebut meliputi penyalahgunaan senjata api dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Sengketa Lahan Jadi Pemicu Konflik

Bryantri menjelaskan konflik berawal dari sengketa lahan yang belum selesai. Sengketa tersebut terjadi antara Desa Sangliat Krawain dan Desa Arui Bab. Ketegangan kemudian berkembang menjadi tindak pidana.

Polisi Masih Dalami Keterlibatan Pihak Lain

Dalam pengembangan penyidikan, polisi menduga pihak lain turut terlibat. Namun penyidik belum menemukan alat bukti tambahan.

“Kami hanya menetapkan tersangka yang memenuhi unsur pidana sesuai KUHAP,” tegas Bryantri.

Senjata Api Bukan Senjata Militer

Bryantri memastikan para tersangka tidak menggunakan senjata militer. Mereka memakai senjata tabung dan sejenisnya. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Ia menegaskan senjata dengan kaliber di atas 4,5 milimeter termasuk senjata api. Penggunaan tanpa izin melanggar hukum.

Senjata Milik Pribadi Dibeli dari Luar Daerah

Menurut Bryantri, para tersangka memiliki senjata tersebut secara pribadi. Sebagian membeli senjata dari luar daerah. Mereka mengirimkan senjata melalui jalur laut. Harga senjata bervariasi.

Polisi Imbau Warga Menahan Diri

Bryantri menyebut konflik dipicu ketidakpuasan pasca eksekusi lahan. Pengadilan telah memutus perkara tersebut. Polres Kepulauan Tanimbar juga mengawal eksekusi.

Polisi memastikan proses hukum terus berjalan. Kepolisian mengimbau masyarakat menjaga ketertiban.

“Kami meminta masyarakat menyelesaikan masalah dengan cara bermartabat, tanpa kekerasan, dan tidak menghilangkan nyawa,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    Pegawai Pajak Terjaring OTT, KPK Sita Ratusan Juta dan Mata Uang Asing

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 357
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan ratusan juta rupiah serta sejumlah mata uang asing dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pegawai pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara. KPK menduga OTT ini berkaitan dengan suap pengurangan nilai pajak. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penyitaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penyidik menyita […]

  • Persib Bandung vs Persija Jakarta, Bojan Hodak pimpin persiapan Persib Bandung jelang laga Super League 2025/2026 di Stadion Segiri Samarinda

    Persib Incar Lanjutkan Rekor Tak Terkalahkan atas Persija di Samarinda

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Pelatih Bojan Hodak menargetkan kemenangan bagi Persib Bandung saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5). Hodak menilai Persib memiliki kepercayaan diri tinggi karena timnya tidak pernah kalah dari Persija dalam tiga musim terakhir. Ia ingin skuad Maung Bandung mempertahankan catatan positif tersebut pada laga mendatang. […]

  • Sumur Thor di Oregon saat air pasang di Cape Perpetua Scenic Area

    Sumur Thor dan Fenomena Alam Ekstrem di Oregon

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 297
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Fenomena Sumur Thor menarik perhatian publik karena memperlihatkan keindahan alam ekstrem sekaligus risiko keselamatan yang nyata. Lubang besar di tepi Samudra Pasifik ini kerap tampak seperti menyedot air laut ketika gelombang pasang dan badai menghantam kawasan pesisir. Fenomena Alam Ekstrem yang Perlu Disorot Sekarang Minat wisata alam ekstrem terus meningkat dalam beberapa […]

  • Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan dapur fiktif MBG mencuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi. Namun, temuan di lapangan menunjukkan banyak persoalan serius. Komite Generasi Muda Timur Indonesia (KOGAMTI) menemukan dugaan 12.000 dapur fiktif yang tersebar di berbagai daerah. […]

  • beasiswa LP2D untuk mahasiswa tidak mampu

    LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Organisasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) secara tegas menolak rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penolakan ini muncul karena LP2D menilai kebijakan tersebut berisiko memperparah kerusakan lingkungan dan lebih mengutamakan kepentingan investasi dibandingkan keberlanjutan ekosistem. Revisi RTRW dan Ekspansi Industri Nikel Isu revisi RTRW mengemuka […]

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 562
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Perkembangan teknologi terus melaju dengan kecepatan luar biasa. Tech-savvy wonders 2023 menjadi bukti nyata kreativitas dan kecerdikan manusia. Gadget kini tidak lagi sekadar alat bantu. Sebaliknya, teknologi hadir untuk memperluas potensi manusia dan mendefinisikan ulang batas kemampuan. Selain itu, perangkat modern semakin menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Gadget membantu mengatur rutinitas, meningkatkan produktivitas, […]

expand_less