Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 436
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKRTA, duasatunews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Tanimbar menetapkan 11 orang sebagai tersangka konflik lahan. Kasus ini terjadi di Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Konflik melibatkan warga Desa Arui Bab dan Desa Sangliat Krawain.

Polisi Tetapkan Tersangka Berdasarkan Bukti

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar, Iptu Bryantri Maulana, menyampaikan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dari kedua desa.

“Dalam konflik lahan ini, kami menetapkan 11 orang sebagai tersangka,” kata Bryantri, Selasa (13/1/2026).

Enam Tersangka Terlibat Penyalahgunaan Senjata

Enam tersangka berinisial GB, SA, YB, EK, PL, dan AY terlibat dalam penyalahgunaan senjata api dan senjata tajam. Mereka juga terlibat dalam tindakan penganiayaan.

Para tersangka menjalankan peran berbeda. Sebagian menjaga perbatasan desa. Sebagian lain berjaga di perbukitan. Beberapa orang berada langsung di lokasi kejadian.

Lima Tersangka Lain dalam Perkara Terpisah

Polisi menetapkan lima tersangka lain berinisial MB, KM, KY, GB, dan BA. Kelimanya terlibat dalam perkara terpisah yang masih berkaitan dengan konflik lahan.

Penyidik menemukan satu tersangka yang terlibat dalam dua perkara sekaligus. Kasus tersebut meliputi penyalahgunaan senjata api dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Sengketa Lahan Jadi Pemicu Konflik

Bryantri menjelaskan konflik berawal dari sengketa lahan yang belum selesai. Sengketa tersebut terjadi antara Desa Sangliat Krawain dan Desa Arui Bab. Ketegangan kemudian berkembang menjadi tindak pidana.

Polisi Masih Dalami Keterlibatan Pihak Lain

Dalam pengembangan penyidikan, polisi menduga pihak lain turut terlibat. Namun penyidik belum menemukan alat bukti tambahan.

“Kami hanya menetapkan tersangka yang memenuhi unsur pidana sesuai KUHAP,” tegas Bryantri.

Senjata Api Bukan Senjata Militer

Bryantri memastikan para tersangka tidak menggunakan senjata militer. Mereka memakai senjata tabung dan sejenisnya. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Ia menegaskan senjata dengan kaliber di atas 4,5 milimeter termasuk senjata api. Penggunaan tanpa izin melanggar hukum.

Senjata Milik Pribadi Dibeli dari Luar Daerah

Menurut Bryantri, para tersangka memiliki senjata tersebut secara pribadi. Sebagian membeli senjata dari luar daerah. Mereka mengirimkan senjata melalui jalur laut. Harga senjata bervariasi.

Polisi Imbau Warga Menahan Diri

Bryantri menyebut konflik dipicu ketidakpuasan pasca eksekusi lahan. Pengadilan telah memutus perkara tersebut. Polres Kepulauan Tanimbar juga mengawal eksekusi.

Polisi memastikan proses hukum terus berjalan. Kepolisian mengimbau masyarakat menjaga ketertiban.

“Kami meminta masyarakat menyelesaikan masalah dengan cara bermartabat, tanpa kekerasan, dan tidak menghilangkan nyawa,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

    Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 949
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Isu pengelolaan dana reklamasi kembali mengemuka seiring lambannya pemulihan lingkungan pascatambang di sejumlah daerah. Pemerhati lingkungan hidup, Masda Agus, menilai dominasi pemerintah pusat dalam pengelolaan dana tersebut membuat pemerintah daerah sulit bergerak cepat. Masda mendorong pemerintah agar memberi ruang lebih besar kepada daerah dalam mengelola dana jaminan reklamasi. Menurutnya, daerah memahami kondisi […]

  • Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

    Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Serangan militer AS ke Venezuela kembali memicu eskalasi ketegangan geopolitik di Amerika Latin. Pada Sabtu (3/1/2026), militer Amerika Serikat menyerang sejumlah titik strategis di Caracas dan wilayah sekitarnya. Serangan ini memicu kepanikan warga serta meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia. Meski serangan berlangsung intens, fasilitas minyak milik perusahaan […]

  • kapal selam wisata Jiaozi saat uji bawah air di Chongqing China.

    Kapal Selam Wisata China Siap Beroperasi di Indonesia, Bali Jadi Lokasi Awal

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 723
    • 1Komentar

    Chongqing, duasatunews.com — Sebuah perusahaan teknologi asal China bersiap mengirim kapal selam wisata Jiaozi ke Indonesia setelah tim teknis menyelesaikan pengujian bawah air di Chongqing, China barat daya. Teknologi ini membuka peluang baru bagi pengembangan wisata bahari, khususnya di Bali. Pengujian Bawah Air Dilakukan di Chongqing Tim teknis menjalankan uji bawah air di Danau Shuanglong, […]

  • bentrokan Pakistan Afghanistan di wilayah perbatasan

    Bentrokan Pakistan Afghanistan: masih berlanjut

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 323
    • 0Komentar

    ISLAMABAD, (duasatunews.com) — Bentrokan Pakistan Afghanistan kembali memanas setelah militer Pakistan mengklaim menewaskan 274 militan Afghanistan dan melukai lebih dari 400 lainnya dalam konflik lintas perbatasan. Bentrokan tersebut berlangsung sejak Kamis (26/2) hingga Jumat (27/2) di sejumlah sektor perbatasan kedua negara. Klaim Militer Pakistan soal Serangan Militan Direktur Jenderal Inter-Services Public Relations (ISPR), Letnan Jenderal […]

  • Paparan Prabowo di Istana Bahas Energi dan Hilirisasi Nasional

    Paparan Prabowo di Istana Bahas Energi dan Hilirisasi Nasional

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Paparan Prabowo di Istana menjadi agenda utama dalam pertemuan Presiden dengan para rektor dan guru besar perguruan tinggi negeri maupun swasta di Istana Kepresidenan, Kamis. Prabowo Subianto menjelaskan kondisi energi nasional, arah kebijakan hilirisasi, serta situasi ekonomi dan ketahanan negara. Sorotan Energi dan Hilirisasi Industri Dalam forum tersebut, Presiden memaparkan tantangan global […]

  • kasus mahasiswi tewas di Cikarang di Apartemen Riverview Cikarang Utara

    Lima Tersangka Diamankan, Kasus Mahasiswi Tewas di Apartemen Cikarang Terungkap

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Polres Metro Bekasi menangkap lima orang terkait kasus tewasnya seorang mahasiswi di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Polisi menetapkan kelimanya sebagai tersangka setelah menyelesaikan penyelidikan. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni menyebut para tersangka berperan dalam peredaran obat ilegal. Korban mengonsumsi obat tersebut sebelum meninggal dunia. Kasus ini bermula dari laporan warga pada […]

expand_less