Kanada Iran hubungan diplomatik tolak tanpa perubahan rezim
- account_circle adrian moita
- calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
- visibility 122
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi hubungan diplomatik Kanada dan Iran yang masih terputus, ditandai dengan dua tangan yang belum berjabat di atas meja perundingan dengan bendera kedua negara.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Istanbul, (duasatunews.com) – Kanada Iran hubungan diplomatik hingga kini belum menunjukkan tanda pemulihan. Pemerintah Kanada menegaskan tidak akan membuka kembali hubungan resmi dengan Iran selama belum terjadi perubahan rezim serta perbaikan nyata dalam isu hak asasi manusia (HAM).
Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyampaikan sikap tersebut saat menghadiri Konferensi Keamanan Munich. Ia menilai pemerintah Iran masih menjalankan kebijakan represif terhadap warga sipil, aktivis, dan kelompok oposisi politik yang kritis terhadap kekuasaan.
Sikap Ottawa terhadap isu HAM Iran
Dalam pernyataannya kepada media Kanada, Anand mengatakan Iran belum menunjukkan kepatuhan terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional. Menurutnya, normalisasi hubungan diplomatik hanya dapat terjadi jika perubahan mendasar berlangsung di tingkat pemerintahan. Ottawa, kata dia, tidak akan menormalkan hubungan dengan rezim yang terus melakukan pelanggaran HAM secara konsisten.
Sebagai langkah konkret, pemerintah Kanada menjatuhkan sanksi tambahan terhadap tujuh individu yang memiliki keterkaitan dengan lembaga negara Iran. Pemerintah menilai mereka berperan dalam intimidasi, kekerasan, serta penindasan lintas negara yang menargetkan pembangkang dan pembela HAM Iran di luar negeri.
Hubungan Kanada dan Iran sejak 2012
Hubungan diplomatik Kanada dan Iran terputus sejak 2012 akibat memburuknya kondisi HAM di negara tersebut. Sejak pemutusan hubungan resmi, Ottawa mempertahankan sanksi ekonomi dan pembatasan perdagangan terhadap Teheran sebagai bentuk tekanan politik berkelanjutan.
Selain sanksi, Kanada juga menempuh jalur hukum internasional terkait jatuhnya pesawat penumpang yang membawa warga negaranya. Langkah ini memperkuat posisi Ottawa dalam menuntut pertanggungjawaban Iran di berbagai forum internasional.
Sikap keras terhadap Iran mencerminkan kebijakan luar negeri Kanada yang menempatkan perlindungan HAM sebagai prioritas utama. Pemerintah Kanada menilai tekanan diplomatik dan ekonomi tetap diperlukan untuk mendorong perubahan kebijakan Iran serta memastikan isu pelanggaran HAM terus mendapat perhatian global.
Ke depan, Kanada Iran hubungan diplomatik akan tetap bergantung pada perubahan kebijakan pemerintah Iran. Anand menegaskan fokus kebijakan luar negeri Kanada di kawasan Timur Tengah adalah perlindungan HAM dan stabilitas regional. Namun, ia menolak mengomentari kemungkinan dukungan Kanada terhadap langkah militer Amerika Serikat di kawasan tersebut
Sumber: Anadolu.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: duasatunews.com
