Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Polisi Ungkap Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas

Polisi Ungkap Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com Polres Metro Jakarta Utara mengungkap rangkaian peristiwa kematian satu keluarga di Warakas. Dalam penyelidikan tersebut, polisi menetapkan Syauqi (23) sebagai pelaku utama pembunuhan terhadap ibu dan dua saudaranya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Erick Frendriz memaparkan kronologi awal kejadian. Pertama, pelaku membeli racun tikus di warung sekitar rumah. Setelah itu, pelaku pulang dan mencampurkan racun tersebut ke dalam minuman yang tersedia di rumah kontrakan.

“Pelaku membeli racun, lalu mencampurkannya ke dalam rebusan minuman,” ujar Erick saat konferensi pers.

Kronologi Aksi Pembunuhan di Tanjung Priok

Selanjutnya, pelaku menyiapkan minuman tersebut sebelum korban tertidur. Kemudian, pelaku memberikan cairan beracun itu saat korban berada dalam kondisi tidak sadar. Akibatnya, korban mengalami keracunan berat dalam waktu singkat.

Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku menjalankan aksinya melalui dua tahap. Pertama, pelaku membuat korban kehilangan kesadaran. Setelah itu, pelaku kembali memberikan racun untuk memastikan korban meninggal dunia. Oleh karena itu, polisi menilai aksi tersebut sebagai pembunuhan berencana.

Motif Dendam dalam Lingkungan Keluarga

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Onkoeseno Gradiarso Sukahar menjelaskan motif di balik perbuatan pelaku. Menurutnya, pelaku menyimpan dendam karena merasa diperlakukan tidak adil oleh keluarganya.

Selain merasa dianaktirikan, pelaku juga mengaku sering mendapat tekanan emosional. Kondisi tersebut, pada akhirnya, mendorong pelaku menyusun rencana pembunuhan tanpa melibatkan pihak lain.

Bukti Ilmiah dan Kondisi Pelaku

Meski pelaku mengakui perbuatannya, polisi tetap mengedepankan pendekatan ilmiah. Oleh sebab itu, penyidik memeriksa kondisi kejiwaan pelaku secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan menunjukkan pelaku berada dalam kondisi mental normal saat melakukan tindak pidana.

Korban dalam pembunuhan satu keluarga Warakas ialah Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Polisi menemukan ketiganya meninggal dunia di rumah kontrakan dengan kondisi mulut berbusa.

Ancaman Hukuman

Atas perbuatannya, penyidik menjerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana serta Undang-Undang Perlindungan Anak. Dengan demikian, pelaku menghadapi ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • penggerebekan laboratorium sabu Sunter oleh Bea Cukai dan Bareskrim Polri

    Laboratorium Sabu Sunter Dibongkar, 13 Kg Disita

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — laboratorium sabu Sunter dibongkar Bea Cukai bersama Bareskrim Polri melalui operasi gabungan pengungkapan jaringan narkotika internasional di Jakarta Utara. Dalam operasi ini, aparat menyita total 13 kilogram sabu. Pengungkapan tersebut berawal dari pengawasan barang kiriman internasional yang berlangsung selama tiga hari. Selain itu, petugas secara aktif mengembangkan informasi sejak Jumat hingga Minggu, 13–15 […]

  • lingkungan belajar aman melalui penguatan pendidikan karakter

    Komisi X DPR Tekankan Pembinaan Karakter untuk Ciptakan Lingkungan Pendidikan Aman

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 169
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan perlunya penguatan pendidikan karakter untuk mencegah maraknya kekerasan di lingkungan pendidikan. Ia menyatakan bahwa dunia pendidikan tidak boleh hanya mengejar prestasi akademik. Sekolah harus menanamkan nilai moral, etika, empati, dan sikap saling menghormati sejak dini. Menurutnya, nilai-nilai tersebut membentuk kepribadian peserta didik […]

  • sound system masjid perlu dibenahi agar ibadah khusyuk

    Sound System Masjid Bermasalah, JK Sebut 75 Persen Perlu Dibenahi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sound system masjid di Indonesia masih menghadapi persoalan serius. Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menegaskan bahwa perbaikan tata suara menjadi kebutuhan mendesak agar ibadah dapat berlangsung khusyuk dan nyaman bagi jamaah. Jusuf Kalla menyatakan sekitar 75 persen masjid masih mengalami masalah pada sistem pengeras suara. Selain itu, banyak pengurus […]

  • Agus Jabo Ketua PRIMA saat Kongres ke-2 PRIMA

    Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 837
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) kembali menetapkan Agus Jabo Priyono sebagai ketua umum periode 2025–2029. Keputusan tersebut lahir melalui Kongres ke-2 PRIMA yang berlangsung di Jakarta. Kongres ini digelar bertepatan dengan Hari Lahir ke-4 PRIMA pada Minggu, 1 Juni 2025. Dalam momentum tersebut, PRIMA mengusung tema Bersama Prabowo–Gibran Bangun Persatuan Nasional Menuju […]

  • Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Iman Rachman BEI mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia pada Jumat (30/1/2026). Ia mengambil langkah tersebut setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan selama dua hari berturut-turut dan menekan kepercayaan pasar. Iman menyampaikan keputusan tersebut secara langsung dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. Ia […]

  • mahasiswa sultra tolak tambang di jakarta

    Skandal Jual beli Dokumen: ESDM Didesak Tolak RKAB PT TMM, Kejagung Diminta Tangkap Tri Firdaus

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 528
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Suara penolakan terhadap praktik kotor di sektor pertambangan kembali menggema di ibu kota. Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) Jakarta bersiap turun ke jalan. Mereka menuntut negara menghentikan privilese hukum bagi korporasi nakal dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. Aksi ini muncul karena aparat penegak hukum belum menuntaskan dugaan korupsi tambang nikel. Kasus […]

expand_less