Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Wakil Ketua DPR Desak Kemenag Perketat Izin dan Pengawasan Pesantren

Wakil Ketua DPR Desak Kemenag Perketat Izin dan Pengawasan Pesantren

  • account_circle Reski
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 291
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Jakarta,(duasatunews.com) – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendesak Kementerian Agama (Kemenag) memperketat pemberian izin dan pengawasan pesantren. Desakan ini muncul setelah kasus kekerasan seksual terjadi di sebuah pesantren di Pati, Jawa Tengah.

Selain itu, Cucun menilai Kemenag harus memastikan setiap pesantren menjalankan sistem pengawasan yang jelas sejak awal perizinan. Oleh karena itu, ia menegaskan pemerintah tidak boleh hanya menerbitkan izin tanpa kontrol yang terukur.

Optimalisasi Peran Dirjen Pesantren
Selanjutnya, Cucun menekankan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pesantren perlu meningkatkan fungsi pengawasan secara konkret. Dengan demikian, Kemenag dapat menggunakan instrumen yang kuat untuk mencegah pelanggaran di lingkungan pesantren.

Di sisi lain, ia meminta pemerintah memperketat proses pendirian pesantren. Tujuannya agar tidak ada pihak yang mendirikan lembaga pendidikan tanpa standar pengawasan yang memadai.

Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Kemudian, Cucun meminta aparat penegak hukum menindak tegas pelaku kekerasan. Ia menilai kasus di Pati telah melampaui batas dan merusak citra pesantren secara nasional.

Lebih lanjut, ia mendorong aparat membuka proses penanganan kasus kepada publik. Dengan begitu, transparansi dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku.

Penguatan Perlindungan Santriwati
Sementara itu, Cucun mengusulkan setiap pesantren putri menunjuk pembina perempuan untuk mendampingi santriwati. Langkah ini diharapkan meningkatkan rasa aman dan kenyamanan di lingkungan pesantren.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah segera membentuk Satgas Anti-Kekerasan di pesantren. Dengan adanya satgas tersebut, penanganan dan pencegahan kasus dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Komitmen Tegas Kementerian Agama
Di samping itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan Kemenag tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual.

Ia menambahkan bahwa lembaga pendidikan harus menghadirkan lingkungan yang aman dan bermartabat. Oleh sebab itu, pesantren perlu menjadi tempat terbaik bagi anak-anak untuk belajar sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aktivitas teknologi pengolahan sampah di fasilitas pengolahan terpadu

    Teknologi Pengolahan Sampah Masuk E-Katalog Nasional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 387
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Pemerintah menargetkan teknologi pengolahan sampah masuk e-katalog dalam waktu dekat. Target ini bertujuan mempercepat penanganan krisis sampah yang sudah masuk tahap darurat di banyak daerah. Dengan e-katalog, pemerintah daerah dan masyarakat bisa segera mengakses teknologi yang dibutuhkan. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan target waktu sekitar satu bulan. Pemerintah ingin mempercepat […]

  • Penggeledahan KPK Pati di kantor bupati terkait kasus pemerasan

    Penggeledahan KPK Pati, Kantor Bupati Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 567
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Penggeledahan KPK Pati menandai lanjutan penyidikan kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Pada Kamis, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor dan rumah dinas bupati untuk mengumpulkan bukti tambahan. Langkah ini berkaitan langsung dengan perkara yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo. Sebelumnya, KPK melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten […]

  • Kasus OTT PT ST Nickel di Konawe Sulawesi Tenggara

    OTT PT ST Nickel Harus Diusut Menyeluruh: Ketum Pemuda 21 Soroti Dugaan Relasi Tidak Sehat antara Perusahaan dan Oknum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 386
    • 0Komentar

    (Duasatunews.com), Jakarta || 26 Maret 2026 – Ketua Umum Pemuda 21, Muhammad Julfan Saputra, meminta aparat mengusut kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan terhadap PT ST Nickel di Konawe secara menyeluruh. Selain itu, ia menegaskan aparat harus bekerja objektif, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani perkara ini. Fokus pada Semua Kemungkinan Pertama, Julfan […]

  • pembongkaran tiang monorel Rasuna Said oleh Pemprov DKI

    Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dimulai Pemprov DKI

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Pembongkaran monorel Rasuna Said resmi dimulai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Rabu. Pemprov DKI mengambil langkah ini sebagai bagian dari penataan kawasan Jakarta Selatan sekaligus upaya meningkatkan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas di salah satu ruas utama ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan Pemprov DKI mengambil keputusan tersebut setelah […]

  • rapat terbatas Presiden Prabowo di Kertanegara

    Rapat Terbatas Presiden Prabowo Digelar di Kertanegara

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Rapat terbatas Presiden Prabowo langsung menjadi agenda utama setelah Kepala Negara kembali ke Tanah Air dari kunjungan luar negeri.   JAKARTA, (duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto tiba di Jakarta pada Jumat pagi setelah menyelesaikan lawatan resmi ke Amerika Serikat, Inggris, Yordania, dan Uni Emirat Arab. Setibanya di Tanah Air, Presiden langsung melanjutkan agenda pemerintahan tanpa […]

  • dampak tambang nikel Sultra terhadap lingkungan

    KERUSAKAN LINGKUNGAN DI SULAWESI TENGGARA : Kritik Akademik terhadap Pemerintah dan Oligarki ekstraktif

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 929
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, di Sulawesi Tenggara, kekayaan tersebut justru melahirkan ironi ekologis. Daerah dengan cadangan nikel besar ini menjadi pusat aktivitas pertambangan selama dua dekade terakhir. Sayangnya, ekspansi tambang yang masif tanpa tata kelola berkelanjutan memicu persoalan lingkungan dan sosial yang semakin serius. Perusahaan tambang terus memamerkan […]

expand_less