Breaking News
light_mode
Beranda » News » Koalisi Aktivis Bersatu Desak KPK Usut Dugaan Kolusi Proyek RSUD Kolaka Timur, Sejumlah Pejabat dan PT Arafah Alam Sejahtera Diminta Diperiksa

Koalisi Aktivis Bersatu Desak KPK Usut Dugaan Kolusi Proyek RSUD Kolaka Timur, Sejumlah Pejabat dan PT Arafah Alam Sejahtera Diminta Diperiksa

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com)_ Kasus lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) kembali menjadi sorotan. Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Bersatu mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengambil langkah penyelidikan terhadap proses pelaksanaan proyek yang nilainya disebut mencapai lebih dari Rp30 miliar. (Senin, 3 Agustus 2026)

Jendral Lapangan Koalisi Aktivis Bersatu Arnol Ibnu Rasyid, mengatakan KPK harus segera memanggil dan memeriksa Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Kesehatan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Timur. Para pejabat tersebut kami minta diperiksa terkait dugaan kolusi dalam proses pelaksanaan proyek lanjutan pembangunan RSUD Koltim.

Selain itu, Arnol juga mendesak KPK menelusuri dugaan adanya praktik suap dan rekayasa dalam proses tender proyek tersebut. Mereka menduga mekanisme pengadaan telah diarahkan atau didesain untuk menguntungkan pihak tertentu, dengan pola yang menurut mereka memiliki kemiripan dengan dugaan yang sebelumnya pernah menjadi sorotan publik.

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur sebelumnya telah menjadi perhatian publik setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan(OTT) dan menetapkan sejumlah tersangka salah satunya mantan Bupati Koltim Abdul Azis terkait dugaan suap dalam proyek pembangunan rumah sakit tersebut.

Kordinator Lapangan Rendi Salim, dalam orasinya juga meminta KPK mendalami dugaan ketidaksesuaian aspek kualifikasi perusahaan yang memenangkan pekerjaan tersebut. Aktivis mempertanyakan dugaan bahwa PT Arafah Alam Sejahtera merupakan perusahaan dengan kualifikasi besar, namun diduga mengerjakan proyek yang dikategorikan dalam klasifikasi anggaran atau kualifikasi menengah.

Seluruh dugaan tersebut perlu diusut secara transparan guna memastikan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan persaingan usaha yang sehat. Tutup Rendi Salim

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan harta tidak dilaporkan LHKPN oleh anggota DPRD DKI Jakarta

    DUGAAN TIPIKOR MENYERET NAMA ANGGOTA DPRD PROVINSI DKI JAKARTA INISIAL DP

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 782
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Saat ini, publik menaruh perhatian serius pada dugaan harta tidak dilaporkan LHKPN oleh seorang anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta. Sebab, masyarakat menemukan perbedaan data kekayaan antara dokumen hukum dan laporan resmi. Pada dasarnya, pejabat publik memikul tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, anggota legislatif harus menjaga integritas sebagai wakil rakyat. […]

  • Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 515
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali menyedot perhatian publik. Selain itu, praktik tersebut mengancam lingkungan dan kawasan wisata. Akibatnya, warga menghadapi risiko konflik sosial yang berulang. Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak pada Agustus 2024. Saat itu, massa membakar lokasi tambang di Desa Batu Montor. Peristiwa tersebut menandai puncak keresahan […]

  • ilustrasi stop rokok ilegal dan penindakan peredaran rokok tanpa cukai

    Rokok Ilegal Jadi Sorotan, Gus Lilur Dorong Jalur Legal untuk UMKM Tembakau

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com} – Persoalan rokok ilegal kembali menjadi perhatian di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola industri tembakau nasional. Praktisi kewirausahaan Khalilur Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur meminta pemerintah membuka ruang transformasi bagi pelaku usaha agar masuk ke sistem legal. Gus Lilur menilai penindakan saja tidak cukup untuk menekan peredaran produk tanpa cukai. Pemerintah perlu menghadirkan […]

  • Taklimat Awal Tahun 2026, Presiden Prabowo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret Pemerintah

    Taklimat Awal Tahun 2026, Presiden Prabowo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik masih memengaruhi kondisi nasional. Pemerintah perlu memastikan kebijakan sejak awal tahun menjawab persoalan publik secara nyata, bukan sekadar agenda internal. Atas dasar itu, Presiden Prabowo Subianto memimpin Taklimat Awal Tahun bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025). Pemerintah menggelar pertemuan […]

  • Dialog interaktif RRI Kendari tentang kolaborasi literasi Sultra bersama pejabat pendidikan dan penyiaran di Sulawesi Tenggara

    Kolaborasi Literasi Sultra Diperkuat, Sinergi Pusat dan Daerah Dorong Budaya Baca Siswa

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)— Program kolaborasi literasi Sultra menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara. Selain itu, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan media bersama-sama menggerakkan inisiatif ini guna membangun budaya baca yang kuat di kalangan siswa. Dalam pelaksanaannya, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk […]

  • Denny Indrayana saat diwawancarai media menyoroti tambang batubara dekat permukiman warga

    Tambang Batubara Dekat Permukiman, Eks Wamenkumham Era SBY Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 257
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Tambang batubara dekat permukiman di Kalimantan Selatan memicu perhatian serius. Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Denny Indrayana, secara terbuka mengkritik aktivitas tambang yang berdiri sangat dekat dengan rumah warga. Kritik tersebut muncul melalui unggahan media sosial. Dalam unggahan itu, Denny memperlihatkan lokasi tambang batubara di Sungai […]

expand_less