Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KPK Hentikan Kasus Izin Tambang Nikel Konawe Utara, Publik Soroti Batas Kewenangan Hukum

KPK Hentikan Kasus Izin Tambang Nikel Konawe Utara, Publik Soroti Batas Kewenangan Hukum

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 632
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi izin tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, memicu perhatian publik. KPK menghentikan perkara yang menjerat mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman, karena auditor tidak dapat menghitung kerugian negara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa auditor menyimpulkan pengelolaan tambang nikel tidak termasuk dalam ranah keuangan negara. Ketentuan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

“Auditor menyatakan tidak dapat menghitung kerugian negara karena pengelolaan tambang tidak masuk keuangan negara,” ujar Budi dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).

Unsur Pidana Tidak Terpenuhi

Budi menegaskan bahwa ketiadaan perhitungan kerugian negara membuat unsur utama dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi tidak terpenuhi. Kondisi ini menyebabkan alat bukti yang tersedia tidak cukup untuk melanjutkan perkara.

Selain itu, KPK juga menghadapi kendala dalam upaya penjeratan melalui pasal suap. Budi menyebut bahwa dugaan suap dalam perkara ini telah melewati masa daluwarsa. Karena itu, hukum tidak lagi memungkinkan proses lanjutan.

Sesuai Ketentuan Undang-Undang

KPK menyatakan telah menjalankan penghentian penyidikan sesuai aturan hukum. Lembaga mengacu pada Pasal 5 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Berdasarkan ketentuan tersebut, KPK menilai tidak memiliki dasar hukum yang cukup untuk melanjutkan perkara ke tahap penuntutan.

Kasus ini merupakan perkara lama. KPK menetapkan Aswad Sulaiman sebagai tersangka sejak 2017. Saat itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyebut Aswad diduga melakukan dua tindak pidana korupsi terkait penerbitan izin usaha pertambangan nikel di Konawe Utara.

Penghentian penyidikan ini memicu beragam reaksi masyarakat. Sejumlah pihak mempertanyakan efektivitas penegakan hukum di sektor sumber daya alam. Di sisi lain, sebagian kalangan menyoroti celah regulasi yang menyulitkan pembuktian kerugian negara.

Perkara ini kembali membuka diskusi publik tentang definisi keuangan negara. Publik juga menyoroti kewenangan aparat penegak hukum serta perlunya pembaruan regulasi. Banyak pihak berharap kasus serupa tidak kembali menemui jalan buntu di masa depan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor Chongqing China akibat hujan lebat di kawasan Sungai Wujiang

    Longsor Terjang Chongqing Usai Hujan Lebat, 8 Tewas dan 34 Orang Masih Hilang

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 205
    • 5Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Longsor Chongqing China akibat hujan lebat menewaskan sedikitnya delapan orang dan menyebabkan 34 warga masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban setelah bencana melanda kawasan pegunungan di sepanjang Sungai Wujiang, Kota Chongqing, pada Jumat (17/7). Media pemerintah China, Xinhua, melaporkan hujan deras memicu pergerakan tanah yang menghantam permukiman warga. Tim penyelamat mengevakuasi 10 orang […]

  • Petugas Kementerian Kehutanan mengamankan ratusan batang kayu ilegal di Luwu, Sulawesi Selatan.

    Kemenhut Tangkap Tangan Pengangkutan Ratusan Kayu Ilegal di Luwu Raya

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 691
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — kayu ilegal Sulawesi Selatan kembali mencuat ke permukaan. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggelar operasi tangkap tangan terhadap pengangkutan ratusan batang kayu ilegal di Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Operasi Tangkap Tangan di Luwu dan Luwu Utara Dalam operasi tersebut, petugas Gakkumhut menghentikan dua truk pengangkut kayu. Selanjutnya, petugas memeriksa kelengkapan […]

  • RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 679
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – RKAB 2026 smelter yang belum terbit mulai berdampak langsung pada industri pengolahan dan pemurnian mineral nasional. Sejumlah perusahaan smelter menunda produksi karena belum mengantongi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), Haykal Hubies, menyebut banyak perusahaan smelter belum menjalankan produksi secara […]

  • KPK ambil alih kasus FA di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Buka Peluang Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah Jika Penanganan Mandek

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 165
    • 4Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengambil alih perkara dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), apabila Kejaksaan Agung tidak melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, meminta publik merujuk Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Pasal tersebut mengatur […]

  • Anton Timbang Sultra dalam kegiatan organisasi KADIN

    KADIN Sultra Sukses Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Sultra

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.038
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — KADIN Sultra ekonomi daerah terus menunjukkan tren positif di tengah dinamika ekonomi nasional. Melalui peran aktifnya, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Sulawesi Tenggara menjaga stabilitas dunia usaha, mendorong investasi, serta membuka peluang kerja di berbagai sektor strategis. Peran KADIN Sultra di Tengah Tantangan Ekonomi Di tengah tantangan ekonomi global dan nasional, […]

  • AS serang Iran 2026 memicu kepulan asap dan ledakan di kawasan perkotaan Iran

    AS Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka: Ledakan Terdengar hingga Bahrain dan Saudi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 520
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Ketegangan di Timur Tengah kembali melonjak tajam setelah itu, Amerika Serikat melancarkan serangan militer ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Langkah ini menyusul serangan pendahuluan Israel ke sejumlah target strategis. Akibatnya, kekhawatiran akan pecahnya perang regional semakin menguat. Sebelumnya, Washington dan Teheran menjalani negosiasi terkait isu nuklir. Namun demikian, pembicaraan terakhir pada Kamis […]

expand_less