Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Demo Biaya Hidup Guncang Teheran, Puluhan Orang Tewas

Demo Biaya Hidup Guncang Teheran, Puluhan Orang Tewas

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 452
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teheran, duasatunews.com — Demonstrasi Teheran Iran kembali memanas pada Selasa (6/1/2026). Ribuan warga turun ke jalan memprotes krisis ekonomi, lonjakan harga kebutuhan pokok, serta anjloknya nilai tukar mata uang rial yang semakin menekan kehidupan masyarakat.

Lembaga swadaya masyarakat Iran Human Rights (IHR) mencatat aparat keamanan menewaskan sedikitnya 27 demonstran. Dari jumlah itu, lima korban merupakan anak-anak di bawah usia 18 tahun.
Laporan IHR: https://iranhr.net

Bentrokan Pecah di Ibu Kota Iran

Ketegangan meningkat ketika aparat keamanan menyerbu sebuah rumah sakit di kawasan Hasanabad, Teheran. Aparat menembakkan gas air mata ke dalam area rumah sakit, meski petugas medis masih menangani warga sipil yang terluka.

Kelompok HAM internasional mengecam tindakan tersebut karena aparat melanggar prinsip perlindungan fasilitas medis dalam situasi konflik sipil.

Di sisi lain, Kepolisian Iran mengklaim bentrokan turut menewaskan sejumlah anggota aparat. Kantor berita Agence France-Presse (AFP) mengutip pernyataan resmi otoritas Iran tersebut.
Sumber AFP: https://www.afp.com

Krisis Ekonomi Dorong Aksi Massa

Gelombang protes bermula pada 28 Desember 2025. Ribuan pedagang menutup toko-toko di pasar utama Teheran yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional.

Para demonstran menuntut pemerintah segera mengendalikan harga pangan, menciptakan lapangan kerja, serta menghentikan pelemahan nilai tukar rial terhadap mata uang asing. Pengamat menilai demonstrasi Teheran Iran kali ini mencerminkan akumulasi kekecewaan publik terhadap kondisi ekonomi yang memburuk.

Slogan Politik Warnai Aksi Jalanan

Selain tuntutan ekonomi, massa meneriakkan slogan bernuansa politik seperti “Pahlavi akan kembali” dan seruan agar Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, mundur dari jabatannya.

Pengamat menilai eskalasi slogan tersebut menunjukkan pergeseran arah gerakan. Massa kini menyasar sistem politik dan kepemimpinan nasional, bukan sekadar kebijakan ekonomi.

Aksi Terbesar Sejak Kasus Mahsa Amini

Sejumlah analis menyebut aksi kali ini sebagai yang terbesar sejak gelombang protes 2022–2023. Kematian Mahsa Amini saat itu memicu demonstrasi nasional di berbagai kota.

Hingga kini, pemerintah Iran belum mengumumkan langkah konkret untuk meredam ketegangan. Aparat keamanan menjaga berbagai titik strategis ibu kota, sementara otoritas membatasi aktivitas publik di sejumlah kawasan. Situasi di Teheran masih tetap rawan.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak putus sekolah Sulbar kembali belajar ditandai penyerahan penghargaan Hardiknas di Mamuju

    550 Anak Putus Sekolah di Sulbar Kembali Belajar, Program Ini Jadi Titik Awal Perubahan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 155
    • 0Komentar

    jakarta,(duasatunews.com)// – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengembalikan 550 anak tidak sekolah (ATS) ke bangku pendidikan melalui program Gerakan Kembali Bersekolah. Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Nehru Sagena, menyatakan capaian ini berasal dari total 1.700 anak yang tersebar di enam kabupaten. Ia menyampaikan keterangan itu saat peringatan Hari Pendidikan Nasional di Mamuju, Sabtu. Sebaran Anak Kembali Sekolah Secara […]

  • Perbedaan cerdas dan bijak dalam kehidupan

    CERDAS DAN BIJAK apa bedanya

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatnews.com – Kita hidup di era ketika banyak orang menilai kecerdasan dari kecepatan menjawab, bukan dari kedalaman memahami. Banyak orang mengagungkan mereka yang mampu menjelaskan teori kompleks, meskipun penjelasan itu sering berdiri di atas logika yang lemah. Sebaliknya, orang yang memilih diam dan berpikir perlahan justru sering menyimpan kebijaksanaan yang tidak terlihat. Perbedaan Mendasar […]

  • pengembangan kelapa sawit Indonesia untuk energi nasional

    Pengembangan Kelapa Sawit Indonesia Fokus Prabowo

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 322
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pengembangan kelapa sawit Indonesia menjadi perhatian serius pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional. Presiden RI Prabowo Subianto menilai sektor ini mampu mendorong pertumbuhan industri sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Prabowo menyampaikan pandangan tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa […]

  • pencak silat cerminkan kepribadian bangsa disampaikan Prabowo di Munas IPSI

    Pencak Silat Kepribadian Bangsa, Tegas Prabowo di Munas IPSI

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pencak silat mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Menurut Prabowo, pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai olahraga dan seni bela diri, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya […]

  • lapangan kerja Indonesia melalui industrialisasi nasional

    Lapangan Kerja Indonesia Didorong Prabowo lewat Industrialisasi

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Lapangan kerja Indonesia menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui percepatan industrialisasi nasional dan pembangunan sektor perumahan rakyat. Pemerintah menempatkan penciptaan kesempatan kerja sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata. Presiden menyampaikan komitmen tersebut dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Jakarta. Ia menegaskan pemerintah akan memimpin kebangkitan industri […]

  • “hukum sepekan, kasus Chromebook, Nadiem Makarim”

    Dinamika Hukum Sepekan: Dari Kasus Chromebook hingga Polemik Nobar Film

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 67
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Sejumlah peristiwa hukum menarik perhatian publik sepanjang pekan ini. Kasus dugaan korupsi Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjadi isu paling menonjol. Selain itu, pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai soal larangan nobar film juga memicu perhatian masyarakat. Kejaksaan Agung menuntut Nadiem Makarim dengan hukuman 18 tahun penjara. Jaksa menilai Nadiem terlibat dalam dugaan […]

expand_less