Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Ada Mafia Instansi Negara yang Diduga Membackup Pebisnis Tambang Ilegal

Ada Mafia Instansi Negara yang Diduga Membackup Pebisnis Tambang Ilegal

  • account_circle Admin 21
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 644
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Praktik perlindungan atau backing terhadap bisnis tambang ilegal oleh oknum aparat berseragam merupakan pelanggaran hukum serius. Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib bertindak tegas. Hukum Indonesia tidak mengenal perlindungan bagi kegiatan ilegal.

Instansi Negara Dinilai Membekingi Tambang Ilegal

Wakil Menteri Kajian Strategi dan Pergerakan BEM Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Brian Putra, menyoroti rendahnya integritas instansi negara yang membekingi pebisnis tambang ilegal. Ia menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap hukum dan etika kenegaraan.

“Instansi negara seharusnya memberantas tambang ilegal, bukan menjadi tameng bagi kepentingan korporasi,” tegas Brian.

Pernyataan Presiden Dinilai Tak Sejalan dengan Fakta Lapangan

Brian menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan komitmen memberantas tambang ilegal. Presiden menyebut adanya lebih dari seribu tambang ilegal yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah. Ia juga menegaskan tidak gentar menghadapi pihak besar yang membekingi praktik tersebut.

Namun, Brian mempertanyakan konsistensi pernyataan itu dengan realitas di lapangan. Menurutnya, praktik tambang ilegal terus berlangsung tanpa penindakan tegas.

“Jika pemerintah tidak gentar, mengapa praktik ini terus terjadi hingga sekarang?” ujarnya.

Keterlibatan Aktor Besar Bukan Rahasia Umum

Brian menegaskan bahwa keterlibatan aktor besar dalam bisnis tambang ilegal bukan rahasia. Media massa telah berulang kali mengungkap keterlibatan politisi, aparat keamanan, hingga mantan pejabat tinggi negara.

Jaringan ini kerap menggunakan perusahaan boneka untuk menyamarkan praktik ilegal dan menghindari jerat hukum.

Perusahaan Berizin Juga Melanggar Hukum

Menurut Brian, persoalan pertambangan tidak hanya berasal dari tambang ilegal. Perusahaan yang memiliki izin resmi juga sering melanggar hukum. Namun, pemerintah tetap membiarkan mereka beroperasi.

Ia mencontohkan kasus di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan. PT Gema Kreasi Perdana (GKP), anak usaha Harita Group, masih melakukan aktivitas pertambangan. Padahal, warga telah memenangkan gugatan izin lingkungan dan izin kawasan hutan hingga Mahkamah Agung.

Kerusakan Lingkungan dan Ancaman Nyata bagi Warga

Brian menilai hampir semua perusahaan tambang merugikan masyarakat. Mereka merampas tanah warga, merusak hutan, dan mencemari sungai serta laut.

Ia juga menyoroti lubang bekas tambang yang dibiarkan tanpa reklamasi. Lubang-lubang tersebut telah menelan banyak korban jiwa, terutama anak-anak.

Hukum Harus Menjadi Panglima Tertinggi

Brian menegaskan bahwa persoalan tambang bukan sekadar legal atau ilegal. Industri pertambangan memiliki watak predatoris dan sering mendapat perlindungan negara.

Ia berharap penegak hukum bertindak tegas tanpa pandang bulu. Menurutnya, hukum harus menjadi panglima tertinggi di Indonesia.

Admin 21

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR AS Iran, resolusi Kongres AS, Donald Trump

    DPR AS Setujui Resolusi Pembatasan Aksi Militer ke Iran, Tekanan Politik untuk Trump Menguat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – DPR AS Iran menjadi sorotan setelah DPR Amerika Serikat menyetujui resolusi yang mengharuskan Presiden Donald Trump meminta persetujuan Kongres sebelum melanjutkan aksi militer terhadap Iran. Keputusan itu memunculkan dinamika baru dalam politik Amerika Serikat menjelang Pemilu Sela 2026. DPR AS mencatat 215 suara yang mendukung resolusi tersebut dan 208 suara yang menolaknya. Selain itu, […]

  • AS Tangkap Kapal Tanker Berbendera Rusia, Libatkan Minyak Venezuela

    AS Tangkap Kapal Tanker Berbendera Rusia, Libatkan Minyak Venezuela

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – AS sita tanker di Samudra Atlantik dan Laut Karibia pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini meningkatkan ketegangan geopolitik setelah Rusia mengecam keras tindakan Amerika Serikat yang mereka nilai melanggar hukum maritim internasional. Perkembangan ini memperpanjang daftar konflik dalam Ketegangan Geopolitik Global, terutama di sektor energi. Sejumlah analis energi internasional menilai kebijakan Washington berpotensi […]

  • Soeharto Pahlawan Nasional Presiden kedua Republik Indonesia

    Soeharto dan Gelar Pahlawan Nasional: Analisis Sejarah, Politik, dan Moral

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Saydul La Opua
    • visibility 893
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menetapkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 pada 10 November 2025. Keputusan ini segera memicu perdebatan luas di ruang publik dan media nasional. Publik kembali menilai posisi Soeharto dalam sejarah Indonesia, antara prestasi pembangunan dan kontroversi kekuasaan Orde Baru. Soeharto menjabat sebagai Presiden kedua […]

  • Kepercayaan publik Polri mencapai 82,4 persen menurut Survei Litbang Kompas

    Kepercayaan Publik Polri Capai 82,4 Persen, GIC Nilai Jadi Modal Stabilitas Nasional

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Gerakan Indonesia Cerah (GIC) menilai tingginya kepercayaan publik terhadap Polri menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas nasional. Penilaian itu mengacu pada hasil Survei Litbang Kompas. Survei tersebut menunjukkan 82,4 persen responden mempercayai Polri. Sebanyak 80,6 persen responden juga menilai kinerja Polri terus meningkat. Koordinator GIC, Febri Wahyuni Sabran, mengatakan capaian itu memperkuat posisi Polri […]

  • Bunuh Ibu Tiri Tangerang: Pria Emosi karena Tak Dipinjami Ponsel

    Tak Dipinjami Ponsel, Pria di Tangerang Tega Habisi Ibu Tiri

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Kasus bunuh ibu tiri Tangerang menggegerkan warga Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (18/4/2026) dan melibatkan seorang pria berinisial NS (25) yang menghabisi nyawa ibu tirinya, W (45). Polisi mengungkap pelaku melakukan aksi tersebut setelah emosi karena korban tidak meminjamkan ponsel. Pelaku ingin menggunakan ponsel itu untuk bermain gitar. […]

  • KPK: Perjanjian Dagang RI-AS soal Energi Berisiko Terjadi Korupsi

    KPK: Perjanjian Dagang RI-AS soal Energi Berisiko Terjadi Korupsi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 470
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan pemerintah tentang potensi risiko korupsi dalam perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Risiko tersebut muncul dari rencana pembelian serta investasi energi yang masuk dalam kebijakan tarif resiprokal. Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan pemerintah belum menyusun instrumen hukum operasional yang mengikat untuk kesepakatan tersebut. Akibatnya, ketidakpastian hukum […]

expand_less