Seskab Teddy dan Menaker cek program Magang Nasional
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
- visibility 224
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – Program Magang Nasional menjadi fokus kunjungan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat meninjau langsung pelaksanaannya di PT Paragon, Jakarta. Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja muda agar siap bersaing di dunia kerja.
Saat melakukan peninjauan, Sekretaris Kabinet dan Menteri Ketenagakerjaan berdialog dengan peserta magang serta manajemen perusahaan. Melalui dialog tersebut, pemerintah ingin memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi peserta, sejalan dengan kebijakan pada Program Ketenagakerjaan Nasional (/program-ketenagakerjaan).
Menurut Teddy Indra Wijaya, program magang pemerintah memberikan kontribusi penting dalam membekali peserta dengan pengalaman kerja langsung. Selain itu, peserta juga meningkatkan keterampilan profesional melalui pembimbingan dan pelatihan dari mentor perusahaan.
“Peserta magang memperoleh pengalaman dan keterampilan bekerja, serta mendapatkan pendampingan langsung dari mentor,” ujar Teddy.
Di samping pengalaman kerja, peserta magang juga menerima uang saku atau gaji. Pemerintah menyesuaikan besarannya dengan Upah Minimum Kota atau Kabupaten sesuai lokasi magang, sehingga peserta tetap memperoleh perlindungan kesejahteraan dasar selama mengikuti kegiatan tersebut.
Dampak Positif bagi Peserta dan Dunia Usaha
Selama dua bulan terakhir, lebih dari 175 peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan telah menjalani kegiatan di PT Paragon. Manajemen perusahaan menilai para peserta mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan kerja serta menunjukkan kreativitas dan inovasi.
Kontribusi peserta magang tersebut membantu meningkatkan produktivitas perusahaan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan. Teddy Indra Wijaya menilai pengalaman magang di perusahaan nasional menjadi bekal penting bagi peserta setelah lulus kuliah. Menurutnya, inisiatif ini membantu lulusan baru lebih siap memasuki dunia kerja profesional, termasuk melalui skema Pelatihan dan Magang (/pelatihan-dan-magang).
Pemerintah Perluas Akses Magang bagi Lulusan Baru
Ke depan, pemerintah menargetkan Program Magang Nasional 2025 diikuti sekitar 100.000 peserta hingga pertengahan tahun. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembukaan kembali program magang pada 2026 dengan target minimal 100.000 peserta.
Melalui program ini, lulusan baru atau fresh graduate memperoleh kesempatan mendapatkan pengalaman kerja awal. Di sisi lain, perusahaan mendapat dukungan tenaga magang yang pembiayaannya berasal dari pemerintah. Pemerintah berharap Program Magang Nasional dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia dan meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.
Informasi resmi mengenai kebijakan dan program ketenagakerjaan dapat diakses melalui Kementerian Ketenagakerjaan (https://www.kemnaker.go.id) serta Sekretariat Kabinet (https://www.setkab.go.id).
