Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Mahasiswa Boikot Kantor Penghubung di Jakarta, Tagih Janji Manis Gubernur Sultra Soal Asrama Dan Bantuan Anak Yatim. 

Mahasiswa Boikot Kantor Penghubung di Jakarta, Tagih Janji Manis Gubernur Sultra Soal Asrama Dan Bantuan Anak Yatim. 

  • account_circle Afs
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 1.028
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Aksi mahasiswa Sultra di Jakarta kembali menggema. Pada Jumat (26/9/2025), puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi boikot di depan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Aksi ini muncul sebagai respons atas belum terealisasinya janji bantuan asrama mahasiswa serta bantuan bagi mahasiswa yatim.

Mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra dan elemen kepemudaan menyuarakan kekecewaan secara terbuka. Namun demikian, mereka tetap menjaga aksi berlangsung tertib. Mereka menilai Gubernur Sulawesi Tenggara belum menunjukkan keseriusan dalam menepati komitmen kepada mahasiswa perantauan di Jakarta.

Kondisi Asrama Dinilai Kian Mengkhawatirkan

Dalam aksi mahasiswa Sultra di Jakarta tersebut, massa menyoroti kondisi asrama mahasiswa yang semakin tidak menentu. Sementara itu, sejumlah asrama dilaporkan telah habis masa kontraknya. Akibatnya, sebagian mahasiswa terancam kehilangan tempat tinggal.

Selain persoalan kontrak, mahasiswa juga menyoroti minimnya komunikasi dari pemerintah provinsi. Padahal, asrama berperan penting dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa di perantauan. Oleh karena itu, mahasiswa menilai ketidakjelasan kebijakan ini berdampak langsung pada kondisi ekonomi dan psikologis mereka.

Lebih lanjut, mahasiswa menegaskan bahwa persoalan asrama tidak bisa dianggap sebagai isu kecil. Sebaliknya, masalah ini menyangkut hak dasar mahasiswa Sultra untuk mendapatkan dukungan pendidikan dari daerah asalnya.

Arin Fahrul Sanjaya, kader Pemuda 21 Sultra Jakarta, menyampaikan tuntutan tersebut secara langsung. Dengan tegas, ia meminta pemerintah provinsi berhenti menyampaikan janji tanpa realisasi.

“Kami tidak membutuhkan janji di depan kamera. Sebaliknya, kami menuntut bukti nyata. Asrama mahasiswa Sultra di Jakarta tidak mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, pemerintah provinsi harus hadir dan bertanggung jawab,” ujar Arin.

Penyegelan Simbolis dan Tuntutan Audiensi

Aksi mahasiswa Sultra di Jakarta berlangsung damai. Meski demikian, mahasiswa tetap menyampaikan pesan politik secara jelas. Mereka tidak melibatkan aparat kepolisian dalam pengamanan aksi.

Sebagai bentuk tekanan moral, massa melakukan penyegelan simbolis di gerbang Kantor Penghubung Pemprov Sultra. Dengan langkah ini, mahasiswa ingin menunjukkan keseriusan tuntutan mereka.

Selain itu, mahasiswa mendesak pemerintah provinsi segera membuka audiensi terbuka. Tujuannya, agar pemerintah dapat menjelaskan secara transparan progres bantuan asrama dan bantuan mahasiswa yatim. Dengan demikian, mahasiswa berharap tidak ada lagi janji yang berakhir tanpa kepastian.

Pada akhirnya, mahasiswa menegaskan akan melanjutkan aksi serupa jika Gubernur Sulawesi Tenggara tidak memberikan respons resmi. Karena itu, mereka mengajak seluruh elemen mahasiswa Sultra di perantauan untuk terus mengawal isu ini secara kolektif dan berkelanjutan.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menlu RI Sugiono bahas eskalasi konflik Timur Tengah dengan Arab Saudi

    Eskalasi Konflik Timur Tengah Dibahas Menlu RI dan Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Eskalasi konflik Timur Tengah menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud pada Rabu (4/3). Percakapan tersebut membahas perkembangan terbaru situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun media […]

  • Divhumas Mabes Polri Konfirmasi Laporan, Kapolres Konawe Utara Masuk Radar Pemeriksaan

    Divhumas Mabes Polri Konfirmasi Laporan, Kapolres Konawe Utara Masuk Radar Pemeriksaan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 592
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 9 Januari 2026 Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara  (PERSAMA Sultra-Jakarta) melaporkan Kapolres Konawe Utara ke Mabes Polri. PERSAMA menilai Kapolres gagal mencegah dan menindak aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara. Selain itu, organisasi ini menekankan bahwa kerusakan hutan semakin parah karena pembiaran aparat wilayah. Tambang Ilegal Berlangsung […]

  • Pembatasan senjata strategis dalam Perjanjian New START

    Perjanjian New START: Rusia Tak Lagi Terikat Kewajiban

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Moskow, duasatunews.com — Perjanjian New START memasuki fase baru setelah pemerintah Rusia menyatakan bahwa mulai 4 Februari para pihak tidak lagi mematuhi kewajiban dan deklarasi simetris. Rusia menegaskan setiap negara kini bebas menentukan langkah lanjutan terkait kebijakan senjata strategis. Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (4/2). Pemerintah Rusia mengaku telah mengajukan upaya […]

  • Ilustrasi pemindahan proyek aspal Karawang dari Buton yang memicu polemik, menampilkan peta Indonesia, aktivitas tambang, pabrik aspal, dan aksi penolakan masyarakat

    Pemindahan Proyek Aspal Karawang Picu Polemik Daerah

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Pemerintah mengarahkan pembangunan fasilitas produksi Aspal Buton ke Karawang, Jawa Barat. Kebijakan ini memicu perdebatan karena banyak pihak menilai langkah tersebut menyimpang dari semangat hilirisasi berbasis daerah. Keputusan Proyek Picu Sorotan Pemerintah memasukkan proyek Ekosistem dan Fasilitas Produksi Aspal Buton dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) tahap kedua tahun 2026. Pemerintah memilih Karawang sebagai […]

  • pengusaha tambang berkuasa dan konflik kepentinga

    PENGUSAHA TAMBANG MEMIMPIN DAERAH TAMBANG

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

    Oleh: Eni Samayati JAKARTA, duasatunews.com – Demokrasi lahir untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Cita-cita itu tertulis tegas dalam Undang-Undang Dasar 1945. Namun hingga kini, keadilan dan kemakmuran masih terasa jauh dari realitas hidup rakyat. Setiap lima tahun sekali, pesta demokrasi kembali digelar. Pada saat yang sama, para kontestan mengorbankan waktu, tenaga, dan dana […]

  • IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

    IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com | IPMKU Jakarta mendesak pemerintah segera mengaudit izin usaha pertambangan di Konawe Utara. Desakan tersebut mereka suarakan melalui Aksi Jilid IV sebagai bentuk konsistensi dalam mengawal dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara, Senin (26/01/26). Dalam aksi unjuk rasa itu, massa IPMKU Jakarta memusatkan sorotan pada aktivitas PT Kembar Emas […]

expand_less