Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Terus Dipercepat

Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Terus Dipercepat

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 355
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah menjadikan pembangunan huntara pascabencana Sumatera sebagai prioritas untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana alam. Hingga akhir Januari 2026, pemerintah merampungkan 4.263 unit hunian sementara (huntara) atau sekitar 24 persen dari total rencana 17.499 unit di tiga provinsi terdampak.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa Aceh membutuhkan huntara dalam jumlah paling besar. Pemerintah merencanakan pembangunan 15.934 unit di provinsi tersebut dan telah menyelesaikan 3.248 unit hingga akhir Januari 2026.

Di lapangan, pemerintah membangun huntara di berbagai kabupaten dan kota yang terdampak banjir, banjir bandang, serta tanah longsor. Melalui langkah ini, pemerintah menyediakan tempat tinggal sementara yang layak bagi masyarakat selama masa pemulihan berlangsung.

Sumatera Barat Catat Progres Tertinggi

Pemerintah mencatat capaian pembangunan huntara di Sumatera Utara mencapai 539 unit dari target 947 unit atau sekitar 57 persen. Persentase tertinggi justru tercatat di Sumatera Barat, dengan 476 unit selesai dari rencana 618 unit atau setara 77 persen.

Menurut pemerintah, perbedaan capaian antarwilayah muncul karena perbedaan kebutuhan, kesiapan lahan, serta kondisi akses logistik menuju lokasi terdampak. Meski menghadapi tantangan tersebut, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan secara bertahap dan merata.

Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Pekerjaan

Untuk mempercepat pembangunan huntara, pemerintah melibatkan kolaborasi lintas sektor. Kementerian dan lembaga bekerja bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, serta mitra nonpemerintah dan lembaga filantropi.

Sinergi tersebut mempercepat pekerjaan di lapangan sekaligus menjaga kualitas dan standar kelayakan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana.

Penyaluran Dana Tunggu Hunian Terus Diperluas

Selain membangun huntara, pemerintah memperluas penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi keluarga terdampak yang belum menempati hunian sementara maupun hunian tetap. Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp600.000 per bulan per kepala keluarga selama tiga bulan.

Hingga akhir Januari 2026, pemerintah menyalurkan DTH kepada 5.448 kepala keluarga dari total 18.043 keluarga terdampak di tiga provinsi. Di Aceh, bantuan menjangkau 2.310 keluarga dari 9.474 keluarga terdata.

Di Sumatera Utara, pemerintah menyalurkan bantuan kepada 1.666 keluarga dari total 6.565 keluarga. Sementara itu, Sumatera Barat kembali mencatat progres tertinggi dengan 1.472 keluarga penerima dari total 2.004 keluarga atau sekitar 73 persen.

Pemerintah Targetkan Masa Pengungsian Segera Berakhir

Dalam penyaluran DTH, pemerintah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta perbankan Himpunan Bank Milik Negara guna menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran.

Melalui percepatan pembangunan huntara dan penyaluran bantuan sosial, pemerintah menargetkan masa pengungsian dapat segera berakhir. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat serta menjadi dasar awal menuju pembangunan hunian tetap yang aman dan berkelanjutan.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

    Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Gelombang desakan terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali mencuat. Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara bersama Lingkar Studi Mahasiswa Hukum Indonesia (LSM-HI) menggelar aksi pada Kamis, 4 Juni 2026, di Mabes Polri dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Gerakan ini disebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap dugaan praktik ilegal di […]

  • Tim KKP survei muara dangkal Aceh untuk memperlancar aktivitas nelayan dan mengurangi risiko banjir di wilayah pesisir.

    KKP Survei 13 Muara Dangkal di Aceh untuk Lancarkan Aktivitas Nelayan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – KKP survei muara dangkal Aceh sebagai langkah mempercepat penanganan sedimentasi di sejumlah wilayah pesisir. Pendangkalan muara selama ini menghambat aktivitas nelayan dan meningkatkan risiko banjir di beberapa daerah. Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Ditjen Penataan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Permana Yudiarso, mengatakan survei tersebut menindaklanjuti permintaan Pemerintah Aceh terkait kondisi […]

  • Riva Siahaan divonis penjara saat sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta

    Tok! Riva Siahaan Dijatuhi Hukuman 9 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Migas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 253
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menghukum Riva Siahaan selama 9 tahun penjara. Riva merupakan mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga. Perkara ini menyangkut korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018–2023. Selain pidana badan, majelis hakim menjatuhkan denda Rp1 miliar kepada Riva. Ketua Majelis Hakim Fajar Kusuma Aji membacakan […]

  • pembakaran lahan Konawe Selatan oleh PT Marketindo Selaras

    Pembakaran dan Penggusuran Lahan Masyarakat : Diamnya Pemerintah Daerah dan Aparat Kepolisian Adalah Bentuk Pembiaran Kejahatan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 458
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia Sulawesi Tenggara–Jakarta (Famhi Sultra–Jakarta) mengecam keras tindakan pembakaran rumah dan penggusuran lahan milik masyarakat di Desa Lamoen, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan. Tindakan ini tidak hanya merampas hak hidup masyarakat, tetapi juga menunjukkan kegagalan negara dalam menjalankan kewajiban perlindungan terhadap warganya. Oleh karena itu, Famhi Sultra–Jakarta menilai peristiwa […]

  • Bupati Muara Enim Edison tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring OTT

    Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Bupati Muara Enim Edison tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) pagi setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) sehari sebelumnya. Pantauan di lokasi menunjukkan Bupati Muara Enim Edison datang sekitar pukul 08.51 WIB menggunakan kendaraan penyidik KPK. Ia mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan […]

  • Menteri PU meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya di Sumatera Barat

    Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya, Target Rampung Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 133
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap II di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Rabu. Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem di berbagai daerah. Sekolah Rakyat Dharmasraya Capai Progres Sembilan Persen Dody mengatakan […]

expand_less