Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KLH/BPLH Serahkan Penegakan Hukum Pidana 28 Perusahaan Kawasan Hutan ke Bareskrim Polri

KLH/BPLH Serahkan Penegakan Hukum Pidana 28 Perusahaan Kawasan Hutan ke Bareskrim Polri

  • account_circle Adrian moita
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 392
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Penegakan hukum lingkungan kembali menjadi perhatian pemerintah setelah Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyerahkan penanganan pidana terhadap 28 perusahaan pelanggar kawasan hutan kepada Bareskrim Polri.

Langkah ini menindaklanjuti keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin usaha perusahaan-perusahaan tersebut. Sebelumnya, pemerintah menilai aktivitas perusahaan berkontribusi terhadap banjir di sejumlah wilayah Sumatra. Oleh karena itu, pemerintah mempercepat proses hukum lintas sektor.

Bareskrim Tangani Proses Pidana Perusahaan

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Rizal Rawan, menegaskan bahwa Bareskrim Polri menangani langsung seluruh proses pidana. Dengan demikian, KLH/BPLH tidak menjalankan penyidikan pidana.

“Bareskrim menangani pidana. Sementara itu, KLH/BPLH fokus pada penanganan non-pidana,” ujar Rizal saat konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Selain itu, pembagian peran ini mengikuti skema kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) agar penindakan berjalan cepat dan terkoordinasi.

Sanksi Administrasi dan Gugatan Perdata Tetap Jalan

Meski Bareskrim menangani pidana, KLH/BPLH tetap menjatuhkan sanksi administratif. Di sisi lain, lembaga ini juga mengajukan gugatan perdata terhadap perusahaan pelanggar.

“Kami menjalankan seluruh instrumen hukum secara paralel,” kata Rizal. Artinya, pemerintah tidak menghentikan satu pun proses hukum.

Dengan pendekatan ini, pemerintah mendorong efek jera yang lebih kuat. Akibatnya, perusahaan tidak dapat menghindari tanggung jawab atas dampak aktivitasnya.

Kajian Ahli BRIN dan IPB Perkuat Dasar Hukum

Untuk memperkuat dasar hukum, KLH/BPLH menurunkan tim ahli ke wilayah terdampak bencana di Sumatra. Hasil kajian tim menunjukkan indikasi kerusakan lingkungan akibat aktivitas perusahaan.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terlibat langsung dalam penelitian lapangan. Sementara itu, akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menyampaikan analisis ilmiah.

Temuan tersebut memberi dasar kuat bagi pemerintah untuk melanjutkan proses hukum.

Presiden Cabut Izin Usai Terima Laporan Satgas

Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan setelah menerima laporan Satgas PKH. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keputusan itu setelah rapat terbatas yang berlangsung secara daring dari London, Inggris, Senin (19/1).

Dalam rapat tersebut, Satgas PKH memaparkan hasil audit dan investigasi. Selain itu, tim juga melaporkan pelanggaran di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Lebih dari Satu Juta Hektare Kawasan Masuk Evaluasi

Dari total 28 perusahaan, sebanyak 22 perusahaan menguasai PBPH. Total luas konsesi mereka mencapai 1.010.592 hektare.

Sementara itu, enam perusahaan lain bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, dan pemanfaatan hasil hutan kayu. Satgas PKH mengevaluasi seluruh aktivitas tersebut dalam rangka pengawasan kawasan hutan.

Pengawasan Kawasan Hutan Jadi Fokus Pemerintah

Ke depan, pemerintah menegaskan komitmen untuk menertibkan pemanfaatan kawasan hutan. Untuk itu, pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga melalui Satgas PKH.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah menargetkan pencegahan kerusakan lingkungan berulang. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan menekan risiko bencana di wilayah rawan.

  • Penulis: Adrian moita
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerja memeriksa tabung LPG Bright Gas 5,5 kg di gudang distribusi saat harga LPG naik

    Harga LPG Non-Subsidi Naik Secara Nasional

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Harga LPG naik mulai 18 April 2026 setelah PT Pertamina Patra Niaga menetapkan harga baru untuk produk non-subsidi. Kebijakan ini berlaku di seluruh Indonesia dan langsung memengaruhi tabung 5,5 kg serta 12 kg. Perusahaan menyesuaikan harga dengan kondisi pasar energi dan biaya distribusi di tiap daerah. Kenaikan Terasa di Jawa hingga Bali Di wilayah Jawa, […]

  • Perketat seleksi beasiswa LPDP dibahas Komisi X DPR RI di Gedung DPR

    Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 293
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Perketat seleksi beasiswa LPDP menjadi perhatian serius DPR setelah muncul polemik yang melibatkan mantan penerima beasiswa. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, secara terbuka meminta pemerintah memperkuat mekanisme seleksi agar penerima beasiswa memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen pengabdian yang jelas. Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS menuai […]

  • uji coba KRL Bekasi Cikarang di lintas rel kereta

    KRL Bekasi Cikarang Uji Coba Lancar, Pemulihan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – PT Kereta Api Indonesia menyatakan uji coba KRL Bekasi Cikarang berjalan lancar seiring proses pemulihan layanan yang terus berlangsung. Langkah ini memastikan keselamatan dan kelancaran operasional bagi penumpang. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tim berhasil melaksanakan uji coba operasional pertama dengan aman setelah menyelesaikan evakuasi sarana dan prasarana. […]

  • Prabowo GE alat medis saat Business Summit di Washington DC

    Prabowo GE Alat Medis Dorong Investasi di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 356
    • 0Komentar

    WASHINGTON DC, (duasatunews.com) — Prabowo GE alat medis mengemuka ketika Presiden Prabowo Subianto mengajak General Electric meningkatkan investasi dan produksi peralatan medis di Indonesia. Selain itu, Presiden menilai sektor kesehatan nasional membutuhkan dukungan industri berteknologi tinggi agar layanan terus meningkat. Selanjutnya, Prabowo menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC, Amerika […]

  • Proyek hilirisasi Danantara fase II 2026

    Rosan Ungkap Proyek Hilirisasi Fase II Danantara Dimulai Maret–April 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 471
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Proyek hilirisasi Danantara fase II kembali menarik perhatian publik karena pemerintah menargetkan peningkatan nilai tambah industri nasional. Program ini diharapkan mendorong penciptaan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi daerah. Pikiran Jakarta sebelumnya mencatat agenda serupa dalam kanal Investasi Nasional. Mengapa Hilirisasi Mendesak Sekarang Pemerintah mendorong hilirisasi untuk mengurangi ketergantungan ekspor bahan mentah. Tekanan […]

  • Antonio Guterres PBB dorong perundingan AS Iran

    Perundingan AS Iran: PBB Desak Itikad Baik

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 214
    • 0Komentar

    PBB (duasatunews.com) – Perundingan AS Iran kembali menjadi perhatian internasional setelah Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk menunjukkan itikad baik sejak awal proses diplomasi. Ia menilai langkah ini sebagai peluang penting untuk meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas kawasan. Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric, menyatakan bahwa Guterres menyambut rencana dialog […]

expand_less