Kemhan Rawat Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Dalam Negeri
- account_circle adrian moita
- calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
- visibility 121
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapal induk Giuseppe Garibaldi milik Angkatan Laut Italia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) – Kemhan rawat kapal induk Giuseppe Garibaldi sepenuhnya di dalam negeri setelah Indonesia memperoleh kapal tersebut melalui skema hibah dari pemerintah Italia. Pemerintah memastikan langkah ini untuk menjaga kesiapan teknis dan operasional sebelum kapal digunakan oleh TNI Angkatan Laut.
Kementerian Pertahanan menyampaikan kepastian tersebut melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Kemhan, Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait. Ia menegaskan pemerintah tetap menyiapkan anggaran meskipun Indonesia tidak membeli kapal induk tersebut.
“Seluruh proses perawatan dan modernisasi akan kami laksanakan di dalam negeri,” kata Rico saat dihubungi pada Sabtu (28/2/2026).
Anggaran Difokuskan pada Sistem Tempur
Rico menjelaskan anggaran mencakup pemeliharaan peralatan yang masih berfungsi serta peningkatan kemampuan tertentu. Dalam tahap modernisasi, pemerintah memprioritaskan instalasi dan penyesuaian sistem tempur sesuai kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut.
Pemerintah menyesuaikan nilai anggaran dengan kondisi teknis kapal. Saat ini, Kemhan memperkirakan pagu anggaran berada di kisaran Rp7,2 triliun. Rico menegaskan angka tersebut masih bersifat estimasi dan dapat berubah setelah pemeriksaan teknis menyeluruh.
Proses Hibah Masih Berlangsung
Saat ini, proses pengalihan kepemilikan kapal masih berada pada tahap administrasi hibah di masing-masing negara. Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas Italia untuk menyelesaikan tahapan tersebut.
Rico menyampaikan harapan agar kapal induk itu tiba di Indonesia sebelum peringatan HUT TNI 2026. Namun, ia menegaskan jadwal kedatangan tetap bergantung pada kesiapan teknis kapal serta penyelesaian proses administrasi.
Dukungan Operasi Militer dan Misi Kemanusiaan
Kemhan rawat kapal induk ini agar mampu mendukung berbagai tugas TNI AL. Kapal tersebut berpotensi digunakan dalam operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang.
Selain itu, TNI AL dapat memanfaatkan kapal induk tersebut untuk misi kemanusiaan dan bantuan bencana. Hingga kini, TNI AL masih mematangkan rencana pengawakan dan skema penugasan kapal.
Kerja Sama Pertahanan Indonesia–Italia
Pemerintah Indonesia dan Italia menyepakati skema hibah kapal induk melalui komunikasi antarpemerintah. Kedua negara menjalankan kerja sama tersebut melalui mekanisme government-to-government.
Kemhan menilai hibah ini sebagai bagian dari penguatan hubungan strategis Indonesia–Italia di bidang pertahanan, khususnya dalam pengembangan kemampuan pertahanan maritim.
Pakar Ingatkan Tantangan Perawatan
Mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Andi Widjajanto, menilai tantangan terbesar terletak pada perawatan jangka panjang. Ia menyoroti usia kapal induk yang sudah lanjut.
Menurut Andi, kapal induk dan kapal selam memiliki karakteristik khusus. Negara yang tidak memproduksi alutsista tersebut akan menghadapi keterbatasan pemeliharaan. Karena itu, ia menilai dukungan galangan kapal asal tetap memegang peran penting.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: DUASATUNEWS.COM
