RTH dan Tiang Monorel DKI 2026 Dorong Ruang Hijau
- account_circle Reski
- calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto..Ilustrasi penambahan ruang terbuka hijau (RTH) dan pembongkaran tiang monorel sebagai capaian pembangunan DKI Jakarta triwulan I-2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta,(duasatunews.com)//RTH monorel DKI 2026 menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pembangunan triwulan I tahun ini. Pemerintah mengarahkan kebijakan pada peningkatan kualitas lingkungan, penataan kota, dan penguatan aktivitas ekonomi.
Pemprov DKI Jakarta menambah ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari capaian tersebut. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyatakan pemerintah meresmikan tiga taman baru, yaitu Taman Bendera Pusaka, Taman Kelinci Rorotan, dan Taman Dukuh.
Penambahan ini meningkatkan luas RTH sekitar 3,7 hektare, sehingga total RTH Jakarta mencapai 5,6 persen. Pemerintah memanfaatkan penambahan ini untuk memperbaiki kualitas udara, menyediakan ruang interaksi publik, serta mengurangi dampak pemanasan perkotaan.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta membongkar 109 tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said. Pemerintah kemudian menata kawasan tersebut dengan konsep complete street yang mengakomodasi pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna kendaraan bermotor secara seimbang.
Program ini mencakup pelebaran trotoar, pembangunan jalur sepeda, perbaikan drainase, peningkatan penerangan jalan, serta penyediaan fasilitas penyeberangan. Pemerintah menargetkan penyelesaian proyek ini pada 22 Juni 2026.
Di sektor sosial dan budaya, Pemprov DKI Jakarta menggelar berbagai kegiatan untuk memperkuat interaksi masyarakat. Jakarta Light Festival, Festival Imlek Jakarta, Pawai Ogoh-Ogoh, dan Ramadhan Festival berhasil menarik perhatian publik.
Kegiatan tersebut mencatat transaksi hingga Rp67,5 triliun dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah juga melihat kegiatan ini sebagai sarana memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan beragam.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta menangani 29.027 titik jalan berlubang sepanjang Januari hingga Maret 2026. Pemerintah juga menggelar program kerja bakti massal “Jaga Jakarta Bersih” untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengantisipasi potensi bencana.
Secara keseluruhan, RTH monorel DKI 2026 mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun kota yang lebih hijau, tertata, dan berkelanjutan.
- Penulis: Reski
- Editor: Windi anggraini

Saat ini belum ada komentar