Karhutla di Sumatra Meningkat, Manggala Agni Dikerahkan
- account_circle Darman
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026
- visibility 215
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — Karhutla di Sumatra kembali meningkat seiring masuknya musim kemarau. Kementerian Kehutanan mengerahkan tim Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah rawan, terutama Aceh, Sumatra Utara, dan Riau.
Tim Manggala Agni langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan pemadaman darat di titik-titik api yang terdeteksi. Petugas meningkatkan patroli rutin dan memperkuat kesiapsiagaan personel guna mencegah api meluas ke kawasan hutan lindung maupun permukiman warga. Pemantauan hotspot menunjukkan kenaikan titik panas seiring tingginya suhu udara dan minimnya curah hujan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa potensi karhutla juga mengancam wilayah Jambi serta sebagian Sumatra Selatan, khususnya Kabupaten Musi Banyuasin. Menurutnya, respons cepat pada fase awal kebakaran menjadi langkah krusial untuk menekan perluasan api dan mengurangi dampak lingkungan.
Di lapangan, petugas memfokuskan upaya pada pemadaman dini, pendinginan area bekas terbakar, serta pengamanan wilayah sekitar titik api. Mereka juga menjalin koordinasi aktif dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan setempat agar proses penanganan berjalan lebih cepat dan efektif. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menekan potensi bencana asap yang kerap berdampak pada kesehatan masyarakat.
Selain pemadaman, Kemenhut memperkuat langkah pencegahan karhutla di Sumatra. Tim lapangan secara aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Petugas juga mengintensifkan pemantauan hotspot berbasis data satelit untuk mendeteksi kemunculan titik api sejak dini.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Warga diminta segera melaporkan tanda-tanda kebakaran kepada aparat setempat atau petugas terdekat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Dengan keterlibatan semua pihak, pemerintah berharap dapat menekan angka karhutla di Sumatra dan meminimalkan dampaknya selama musim kemarau berlangsung.

Saat ini belum ada komentar