Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » POST TRUTH PESTA DEMOKRASI

POST TRUTH PESTA DEMOKRASI

  • account_circle Dr. Eni Samayati
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 1.018
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Fenomena post-truth dalam pesta demokrasi semakin menguat dalam kehidupan politik Indonesia. Saat ini, emosi dan sentimen sering mengalahkan fakta. Akibatnya, opini publik mudah digiring oleh narasi manipulatif, bukan oleh data dan kebenaran.

Demokrasi yang Kehilangan Arah Nalar

Pada kenyataannya, Indonesia sedang melewati fase sosial-politik yang melelahkan. Pemerintah kerap melahirkan kebijakan tanpa dialog terbuka. Selain itu, ruang kritik publik terus menyempit. Karena itu, masyarakat kesulitan berpikir secara bebas dan rasional.

Lebih jauh, banyak program berjalan tanpa kajian yang matang. Pemerintah juga sering mengabaikan uji publik. Akibatnya, kebijakan gagal menjawab kebutuhan nyata rakyat. Situasi ini, pada akhirnya, memperbesar krisis kepercayaan terhadap negara.

Kritik Dipersempit, Polarisasi Diperlebar

Dalam iklim post-truth, kekuasaan menganggap dukungan sebagai kebenaran. Sebaliknya, mereka mencurigai kritik sebagai ancaman politik. Pola ini jelas merusak prinsip demokrasi. Padahal, demokrasi hidup dari perbedaan pendapat.

Lebih ironis lagi, penguasa sering memberi label negatif pada suara kritis. Mereka menyebut kritik sebagai radikalisme atau gangguan stabilitas. Karena itu, ketakutan tumbuh di ruang publik. Banyak warga akhirnya memilih diam daripada bersuara.

Narasi Palsu dan Peran Prajurit Maya

Untuk menjaga kepentingan politik, elite kekuasaan memanfaatkan narasi menyesatkan. Mereka menggerakkan aktor anonim di media sosial. Para prajurit maya ini menyerang lawan dengan stigma dan hoaks. Setelah itu, mereka menghilang tanpa jejak.

Akibat praktik ini, ruang digital berubah menjadi medan konflik. Diskusi sehat menghilang. Sebaliknya, provokasi dan ujaran kebencian mendominasi. Oleh karena itu, perpecahan sosial semakin sulit dicegah.

Suara Jalanan yang Dianggap Gangguan

Di sisi lain, penguasa sering memandang demonstrasi sebagai ancaman ketertiban. Mereka tidak melihatnya sebagai bagian dari demokrasi. Aparat kerap merespons aksi damai dengan pendekatan represif. Gas air mata pun menggantikan dialog.

Akibatnya, kepercayaan publik terus menurun. Negara gagal mendengar suara warganya sendiri. Dengan demikian, demokrasi kehilangan makna substansialnya.

Pesta Demokrasi Tanpa Substansi

Setiap lima tahun, negara menggelar pemilu dengan anggaran besar. Pemerintah menghabiskan triliunan rupiah. Namun, rakyat jarang merasakan manfaatnya. Proses demokrasi justru terasa elitis dan transaksional.

Dalam konteks post-truth dalam pesta demokrasi, pemilu sering hanya menjadi formalitas. Banyak pihak meragukan keadilan prosesnya. Karena itu, demokrasi tampak sekadar label administratif, bukan kehendak rakyat.

Melawan Post-Truth demi Masa Depan Demokrasi

Pada akhirnya, demokrasi membutuhkan nalar dan kejujuran. Masyarakat harus kembali menghargai fakta. Negara wajib membuka ruang kritik yang sehat. Selain itu, media dan warga perlu aktif melawan narasi palsu.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, demokrasi akan semakin rapuh. Indonesia berisiko kehilangan arah. Oleh sebab itu, melawan post-truth bukan pilihan, melainkan keharusan demi masa depan demokrasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan dapur fiktif MBG mencuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi. Namun, temuan di lapangan menunjukkan banyak persoalan serius. Komite Generasi Muda Timur Indonesia (KOGAMTI) menemukan dugaan 12.000 dapur fiktif yang tersebar di berbagai daerah. […]

  • Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

    Masda Agus: Dana Jaminan Reklamasi Harus Dikembalikan ke Daerah

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Isu pengelolaan dana reklamasi kembali mengemuka seiring lambannya pemulihan lingkungan pascatambang di sejumlah daerah. Pemerhati lingkungan hidup, Masda Agus, menilai dominasi pemerintah pusat dalam pengelolaan dana tersebut membuat pemerintah daerah sulit bergerak cepat. Masda mendorong pemerintah agar memberi ruang lebih besar kepada daerah dalam mengelola dana jaminan reklamasi. Menurutnya, daerah memahami kondisi […]

  • Banjir Semarang menggenangi jalur pantura Semarang–Demak

    Banjir Semarang Rendam Permukiman dan Jalur Pantura

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 125
    • 0Komentar

    SEMARANG, (duasatunews.com) – Banjir Semarang kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah kota sejak Minggu malam, 15 Februari 2026. Genangan air pada Senin dini hari langsung mengganggu aktivitas warga di sejumlah kawasan permukiman hingga jalur utama pantai utara Jawa. Hujan berintensitas sedang hingga tinggi menaikkan debit air secara cepat. Aliran air melampaui kapasitas drainase kota […]

  • seminar nasional hilirisasi sultra lp2d di kendari

    Eni Samayati : Hilirisasi Pertambangan Menjadi Motor Penggerak Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.752
    • 0Komentar

    Seminar Nasional Hilirisasi Sultra Dorong Keadilan Energi Jakarta, duasatunews.com |Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) menggelar seminar nasional bertema hilirisasi dan energi baru terbarukan (EBT) di Kota Kendari, Selasa (20/5/2025). LP2D bekerja sama dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan PUSPIN-EBT dalam kegiatan ini. Seminar tersebut mendapat dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), […]

  • aksi nyata Pemuda 21 bangun SDM Sulawesi Tenggara melalui sosialisasi pendidikan

    Aksi Nyata Pemuda 21 Bangun SDM Sulawesi Tenggara Lewat Sosialisasi Pendidikan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KONAWE, duasatunews.com – Pemuda 21 bangun SDM Sulawesi Tenggara melalui langkah konkret di bidang pendidikan. Organisasi kepemudaan ini kembali menggelar sosialisasi pendaftaran mahasiswa baru bagi pelajar SMA di Kabupaten Konawe. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada pertengahan Februari dan menyasar siswa kelas akhir. Program ini berada di bawah koordinasi Sarini Abdullah, kader Pemuda 21. Ia memimpin […]

  • Kebakaran Tambora Jakarta Barat hanguskan rumah warga

    Kebakaran Tambora Jakarta Barat Hanguskan 15 Bangunan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09, Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu dini hari. Peristiwa ini menghanguskan 14 rumah tinggal dan satu bangunan konveksi milik warga. Kronologi Kejadian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa kebakaran mulai terjadi sekitar pukul […]

expand_less