Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » POST TRUTH PESTA DEMOKRASI

POST TRUTH PESTA DEMOKRASI

  • account_circle Dr. Eni Samayati
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 1.507
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Fenomena post-truth dalam pesta demokrasi semakin menguat dalam kehidupan politik Indonesia. Saat ini, emosi dan sentimen sering mengalahkan fakta. Akibatnya, opini publik mudah digiring oleh narasi manipulatif, bukan oleh data dan kebenaran.

Demokrasi yang Kehilangan Arah Nalar

Pada kenyataannya, Indonesia sedang melewati fase sosial-politik yang melelahkan. Pemerintah kerap melahirkan kebijakan tanpa dialog terbuka. Selain itu, ruang kritik publik terus menyempit. Karena itu, masyarakat kesulitan berpikir secara bebas dan rasional.

Lebih jauh, banyak program berjalan tanpa kajian yang matang. Pemerintah juga sering mengabaikan uji publik. Akibatnya, kebijakan gagal menjawab kebutuhan nyata rakyat. Situasi ini, pada akhirnya, memperbesar krisis kepercayaan terhadap negara.

Kritik Dipersempit, Polarisasi Diperlebar

Dalam iklim post-truth, kekuasaan menganggap dukungan sebagai kebenaran. Sebaliknya, mereka mencurigai kritik sebagai ancaman politik. Pola ini jelas merusak prinsip demokrasi. Padahal, demokrasi hidup dari perbedaan pendapat.

Lebih ironis lagi, penguasa sering memberi label negatif pada suara kritis. Mereka menyebut kritik sebagai radikalisme atau gangguan stabilitas. Karena itu, ketakutan tumbuh di ruang publik. Banyak warga akhirnya memilih diam daripada bersuara.

Narasi Palsu dan Peran Prajurit Maya

Untuk menjaga kepentingan politik, elite kekuasaan memanfaatkan narasi menyesatkan. Mereka menggerakkan aktor anonim di media sosial. Para prajurit maya ini menyerang lawan dengan stigma dan hoaks. Setelah itu, mereka menghilang tanpa jejak.

Akibat praktik ini, ruang digital berubah menjadi medan konflik. Diskusi sehat menghilang. Sebaliknya, provokasi dan ujaran kebencian mendominasi. Oleh karena itu, perpecahan sosial semakin sulit dicegah.

Suara Jalanan yang Dianggap Gangguan

Di sisi lain, penguasa sering memandang demonstrasi sebagai ancaman ketertiban. Mereka tidak melihatnya sebagai bagian dari demokrasi. Aparat kerap merespons aksi damai dengan pendekatan represif. Gas air mata pun menggantikan dialog.

Akibatnya, kepercayaan publik terus menurun. Negara gagal mendengar suara warganya sendiri. Dengan demikian, demokrasi kehilangan makna substansialnya.

Pesta Demokrasi Tanpa Substansi

Setiap lima tahun, negara menggelar pemilu dengan anggaran besar. Pemerintah menghabiskan triliunan rupiah. Namun, rakyat jarang merasakan manfaatnya. Proses demokrasi justru terasa elitis dan transaksional.

Dalam konteks post-truth dalam pesta demokrasi, pemilu sering hanya menjadi formalitas. Banyak pihak meragukan keadilan prosesnya. Karena itu, demokrasi tampak sekadar label administratif, bukan kehendak rakyat.

Melawan Post-Truth demi Masa Depan Demokrasi

Pada akhirnya, demokrasi membutuhkan nalar dan kejujuran. Masyarakat harus kembali menghargai fakta. Negara wajib membuka ruang kritik yang sehat. Selain itu, media dan warga perlu aktif melawan narasi palsu.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, demokrasi akan semakin rapuh. Indonesia berisiko kehilangan arah. Oleh sebab itu, melawan post-truth bukan pilihan, melainkan keharusan demi masa depan demokrasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

    IPMKU Jakarta Soroti Dugaan Pelanggaran Tambang Nikel di Konawe Utara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com | IPMKU Jakarta mendesak pemerintah segera mengaudit izin usaha pertambangan di Konawe Utara. Desakan tersebut mereka suarakan melalui Aksi Jilid IV sebagai bentuk konsistensi dalam mengawal dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara, Senin (26/01/26). Dalam aksi unjuk rasa itu, massa IPMKU Jakarta memusatkan sorotan pada aktivitas PT Kembar Emas […]

  • Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 678
    • 0Komentar

    JAYAPURA, duasatunews.com — Ekspansi perkebunan kelapa sawit di Papua kembali memicu kekhawatiran publik karena dampaknya langsung terhadap hutan, tanah adat, dan keberlanjutan hidup masyarakat. Di sejumlah wilayah, pembukaan kebun sawit mempercepat hilangnya tutupan hutan sekaligus memicu konflik lahan yang belum terselesaikan hingga kini. Mengapa Isu Ini Mendesak Sekarang Sorotan terhadap sawit Papua menguat seiring evaluasi […]

  • jet tempur KF-21 Indonesia uji terbang

    Jet Tempur KF-21 Indonesia, Korsel Siap Kirim 16 Unit

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Seoul, (duasatunews.com) – Jet tempur KF-21 Indonesia menjadi sorotan setelah Korea Selatan menyiapkan rencana ekspor 16 unit KF-21 Boramae ke Indonesia. Rencana ini akan berjalan jika kedua negara mencapai kesepakatan resmi dalam waktu dekat. Pembahasan akan berlangsung saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan pada akhir Maret hingga awal April. Selain itu, kedua pihak […]

  • Target setoran Danantara Rp800 triliun oleh Presiden Prabowo

    Danantara Rp800 Triliun: Prabowo Targetkan Setoran Tiap Tahun

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 318
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Danantara Rp800 triliun menjadi target setoran tahunan dari pengelolaan aset negara. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target tersebut dalam peringatan satu tahun Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Menurut Prabowo, Danantara harus memberikan kontribusi besar bagi negara. Pemerintah menargetkan setoran sekitar 50 miliar dolar AS setiap tahun. Target tersebut berasal dari perhitungan return […]

  • Danantara integrasikan WBS BUMN dengan KPK untuk memperkuat pencegahan korupsi di perusahaan negara.

    Danantara Gandeng KPK, Sistem WBS Seluruh BUMN Akan Diintegrasikan untuk Perkuat Pencegahan Korupsi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mempercepat penguatan tata kelola badan usaha milik negara (BUMN). Salah satu langkahnya ialah mengintegrasikan sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system atau WBS) seluruh BUMN dengan sistem milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan rencana itu usai bertemu pimpinan KPK di […]

  • Agenda politik nasional, isu Menteri Keuangan, kerja sama pertahanan TNI SAF

    Isu Reshuffle, Penegakan Hukum, hingga Kerja Sama Pertahanan Warnai Agenda Politik Nasional

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Sejumlah agenda politik nasional menjadi perhatian publik pada Kamis (4/6). Pemerintah menegaskan fokus menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat pengawasan program strategis, serta meningkatkan kerja sama internasional. TNI dan SAF Perkuat Hubungan Pertahanan TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) memperkuat kerja sama pertahanan melalui sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 di Singapura. […]

expand_less